News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kajian BRIN dan DEN: Pemanfaatan Energi Nuklir Tuntut Kesiapan Tata Kelola dan Ekosistem Nasional

Wacana pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kini semakin mencuat sebagai salah satu alternatif strategis dalam peta jalan energi Indonesia. 
Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:22 WIB
Wacana pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kini semakin mencuat sebagai salah satu alternatif strategis dalam peta jalan energi Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) kini semakin mencuat sebagai salah satu alternatif strategis dalam peta jalan energi Indonesia. 

Kebutuhan daya yang terus meningkat, target dekarbonisasi, serta urgensi memperkuat kedaulatan energi mendorong pemerintah melirik teknologi nuklir sebagai penopang sistem ketenagalistrikan yang stabil sekaligus beremisi rendah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, merealisasikan PLTN tidak sesederhana mendatangkan teknologi pembangkit. 

Kebijakan ini menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari infrastruktur penunjang, jaminan standar keselamatan tertinggi, kejelasan skema pembiayaan, persetujuan publik, hingga kapabilitas negara dalam menguasai teknologi strategis tersebut demi kepentingan jangka panjang.

Oleh karena itu, evaluasi berbasis riset dan arah kebijakan yang terukur sangat dibutuhkan guna memetakan kontribusi nyata nuklir dalam mengejar target net zero emission tanpa mengorbankan stabilitas pasokan daya nasional.

Peneliti nuklir dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Topan Setiadipura, menyoroti pentingnya perubahan mendasar dalam tata kelola penyediaan listrik. 

Indonesia perlu mempercepat diversifikasi energi rendah emisi guna memangkas kebergantungan pada bahan bakar fosil, sembari memastikan kebutuhan sektor industri dan konsumsi publik tidak terganggu.

Sumber energi baru dan terbarukan, seperti surya, bayu, hidro, maupun panas bumi—memiliki karakteristik operasional yang bervariasi. 

Sebagian di antaranya bersifat intermiten karena dipengaruhi cuaca, sehingga membutuhkan sokongan infrastruktur penyimpanan energi (energy storage), interkoneksi, serta manajemen jaringan yang solid.

"PLTN memiliki karakteristik berbeda karena dapat menghasilkan listrik dalam jumlah besar secara berkelanjutan, dengan emisi gas rumah kaca yang rendah selama siklus hidup pembangkit dibandingkan pembangkit berbahan bakar fosil" ungkap topan dalam diskusi Economic Frontline di Jakarta, dikutip Rabu (14/10).

Kelebihan tersebut menempatkan PLTN sebagai kandidat ideal untuk menyediakan pasokan listrik beban dasar (baseload) yang bersih dan konsisten. 

Kebutuhan daya jenis ini kian krusial menyusul laju elektrifikasi transportasi, pesatnya ekonomi digital, serta ekspansi manufaktur nasional.

Kendati menjanjikan, nuklir bukan satu-satunya jalan keluar dalam transisi energi. 

Perannya harus ditimbang secara cermat dengan mengkalkulasi kecocokan sistem kelistrikan, kematangan teknologi, besaran modal, rentang waktu konstruksi, serta kecakapan mengelola limbah radioaktif dan potensi risiko insiden.

Pembangunan PLTN pun wajib diimbangi dengan penguatan sektor pendidikan dan riset guna mencetak SDM kompeten. 

Lewat cara ini, pemanfaatan nuklir tidak berhenti pada pengadaan fisik pembangkit semata, melainkan mampu menginisiasi terbentuknya ekosistem industri dan sains berteknologi tinggi di dalam negeri.

Dari sudut pandang regulasi, keberhasilan proyek nuklir sangat bergantung pada kepastian kebijakan pemerintah. Rencana pembangunan reaktor harus terintegrasi dalam skenario ketenagalistrikan jangka panjang yang memperhitungkan proyeksi permintaan, komposisi bauran energi, kalkulasi investasi, dan jaminan bahan bakar.

Dalam kerangka ini, peran Dewan Energi Nasional (DEN) menjadi vital untuk menyelaraskan arah pengembangan PLTN dengan pilar ketahanan energi nasional. 

M. Khalid Syeirazzi dari DEN menegaskan bahwa kedaulatan energi mencakup kepastian suplai, daya tahan terhadap gejolak harga komoditas global, penguasaan kompetensi teknologi, serta keleluasaan negara dalam menetapkan arah kebijakannya sendiri.

"PLTN berpotensi mendukung ketahanan pasokan listrik karena kebutuhan bahan bakarnya relatif kecil dibandingkan energi yang dihasilkan jika dibanding dengan batu bara. Namun, Indonesia tetap harus memperhitungkan rantai pasok bahan bakar nuklir, ketergantungan pada teknologi dan komponen tertentu, pembiayaan proyek, serta kemampuan mengelola limbah dan dekomisioning pembangkit" papar Khalid.

Maka dari itu, Khalid menilai proyek PLTN wajib didukung peta jalan yang jelas guna mengasah kapasitas nasional—mulai dari transfer teknologi, penyiapan tenaga ahli, pengawasan keselamatan yang ketat, hingga tata kelola proyek yang akuntabel.

Ia menambahkan, keandalan listrik merupakan fondasi vital bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Layanan publik penting, ekosistem pusat data (data center), transportasi massal berbasis listrik, dan fasilitas manufaktur memerlukan pasokan setrum yang ajek dan bermutu tinggi.

"Ketergantungan berlebihan pada satu sumber energi dapat meningkatkan kerentanan sistem terhadap gangguan pasokan, perubahan harga, maupun kendala operasional. 

Sebaliknya, diversifikasi sumber energi dapat membantu memperkuat ketahanan sistem kelistrikan apabila direncanakan dan dikelola dengan baik" tambah khalid.

Melalui pendekatan diversifikasi, PLTN berpeluang menjadi salah satu pilar penyuplai listrik rendah karbon yang stabil, disandingkan dengan pemanfaatan potensi energi terbarukan lokal di berbagai wilayah.

Meski begitu, hadirnya PLTN bukanlah garansi instan bagi keamanan pasokan daya secara keseluruhan. 

Ketahanan sistem kelistrikan nasional tetap ditentukan oleh kecukupan kapasitas cadangan, keandalan jalur transmisi dan distribusi, fleksibilitas jaringan, serta kesigapan operator dalam mengatasi potensi gangguan operasional. (dpi)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nicolo Zaniolo Bantah Ingin Gabung AC Milan, Tegaskan Sejak Awal Hanya Mau Bertahan di Udinese

Nicolo Zaniolo Bantah Ingin Gabung AC Milan, Tegaskan Sejak Awal Hanya Mau Bertahan di Udinese

Nicolo Zaniolo buka suara soal rumor kepindahannya ke AC Milan pada musim panas lalu. Ia menegaskan sejak awal ingin bertahan di Udinese.
Ledakan Dahsyat Guncang Ciputat: Dua Tewas dan 11 Orang Terluka, Polisi Pastikan Bukan Aksi Bom

Ledakan Dahsyat Guncang Ciputat: Dua Tewas dan 11 Orang Terluka, Polisi Pastikan Bukan Aksi Bom

Ledakan dahsyat terjadi di ruko kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (14/10).
8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

Chery Indonesia juga membuka kesempatan bagi pemilik Omoda 5 yang ingin memastikan kondisi kendaraannya.
Megawati Hangestri Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang, Kang Sung-hyung Ungkap Fakta Mencengangkan soal Megatron

Megawati Hangestri Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang, Kang Sung-hyung Ungkap Fakta Mencengangkan soal Megatron

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, sempat mengungkapkan kondisi Megawati Hangestri yang belum pulih 100 persen setelah menjalani operasi usus buntu.
Danantara Indonesia CX100 Award 2026: Jasa Marga Masuk Kategori 10 Besar

Danantara Indonesia CX100 Award 2026: Jasa Marga Masuk Kategori 10 Besar

Danantara Indonesia menggelar ajang CX100 Award 2026 yang merupakan momentum penting untuk membangun pola pikir pelayanan berkelanjutan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Harga Truk Mitsubishi Fuso Terbaru 2026: Fitur, Konsumsi BBM, dan Kisaran Harga Bekas

Harga Truk Mitsubishi Fuso Terbaru 2026: Fitur, Konsumsi BBM, dan Kisaran Harga Bekas

Cari tahu harga truk Mitsubishi Fuso terbaru 2026, pilihan Canter dan Fighter X, fitur pendukung bisnis, konsumsi BBM, serta hal yang perlu diperhatikan

Trending

iPhone 18 Pro dan Pro Max Dibanderol Rp21 Jutaan, Berapa Kali Gaji UMR Jakarta 2026 untuk Membelinya?

iPhone 18 Pro dan Pro Max Dibanderol Rp21 Jutaan, Berapa Kali Gaji UMR Jakarta 2026 untuk Membelinya?

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max diperkirakan mulai Rp21,5 juta. Simak perbandingan dengan UMP Jakarta 2026, spesifikasi kamera, baterai, dan chip A20 Pro
Layanan Air Minum Terdampak Banjir Kota Padang, Kemen PU Percepat Penanganan Infrastuktur

Layanan Air Minum Terdampak Banjir Kota Padang, Kemen PU Percepat Penanganan Infrastuktur

Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada pekan lalu turut berdampak terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Ekspor Nikel Melonjak dari USD3,3 Miliar Jadi USD40 Miliar, Menko Bahlil Bidik USD45 Miliar pada 2026

Ekspor Nikel Melonjak dari USD3,3 Miliar Jadi USD40 Miliar, Menko Bahlil Bidik USD45 Miliar pada 2026

Pemerintah membidik perolehan ekspor nikel nasional mampu menyentuh angka sedikitnya USD45 miliar pada 2026. 
Kata-kata Pelatih Viettel FC usai Takluk dari Persib Bandung, Bongkar Biang Kerok Kekalahan

Kata-kata Pelatih Viettel FC usai Takluk dari Persib Bandung, Bongkar Biang Kerok Kekalahan

Pelatih The Cong-Viettel FC, Velizar Popov, mengungkapkan penyebab timnya takluk 0-1 dari Persib Bandung pada laga kedua Grup E ACL 2 2026/2027. Ia menyoroti.
iPhone 18 Pro Max vs iPhone 17 Pro Max: Selisih Harga Jauh, Upgrade-nya Benar-Benar Worth It?

iPhone 18 Pro Max vs iPhone 17 Pro Max: Selisih Harga Jauh, Upgrade-nya Benar-Benar Worth It?

iPhone 18 Pro Max membawa chip A20 Pro, kamera variable aperture, dan baterai lebih awet. Simak perbandingannya dengan iPhone 17 Pro Max sebelum membeli.
8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

Chery Indonesia juga membuka kesempatan bagi pemilik Omoda 5 yang ingin memastikan kondisi kendaraannya.
Harga Truk Mitsubishi Fuso Terbaru 2026: Fitur, Konsumsi BBM, dan Kisaran Harga Bekas

Harga Truk Mitsubishi Fuso Terbaru 2026: Fitur, Konsumsi BBM, dan Kisaran Harga Bekas

Cari tahu harga truk Mitsubishi Fuso terbaru 2026, pilihan Canter dan Fighter X, fitur pendukung bisnis, konsumsi BBM, serta hal yang perlu diperhatikan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT