Hashim Ungkap Pemerintah Berencana Beri Rekening Bank Gratis untuk Warga Usia 17 Tahun ke Atas, Bansos Langsung Ditransfer
- tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan bahwa pemerintah akan memberikan rekening bank gratis kepada setiap warga yang berusia 17 tahun.
Hal ini dinyatakan dirinya saat menghadiri Rapimnas Kadin 2026, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10).
Hashim mengatakan, sebanyak 30 persen rakyat Indonesia tidak memiliki rekening bank berdasarkan data. Adapun 60 juta orang dewasa tercatat belum memiliki akses perbankan.
"Ternyata ada data yang menunjukkan bahwa 30 persen rakyat kita, warga kita, tidak memiliki rekening bank. Kalau ada 200 juta orang dewasa di atas umur 17 tahun, berarti 60 juta orang tidak memiliki rekening bank," ucap Hashim.
Lebih lanjut, Hashim menerangkan, hal ini menjadi salah satu penyebab sekitar 35 persen ekonomi Indonesia tidak tercatat. Hashim menilai bahwa banyak transaksi tunai tidak masuk sistem keuangan formal.
Maka dari itu, Hashim menerangkan, pemerintah akan memberikan rekening bank gratis untuk masyarakat yang berusia 17 tahun keatas. Dia juga meluruskan bahwa yang diberikan adalah rekening bank, bukan ponsel gratis.
"Sudah diputuskan bahwa setiap warga di umur 17 tahun akan diberikan rekening bank gratis. Bukan HP gratis," tegasnya.
Kamudian, Hashim menerangkan, dengan adanya rekening bank ini nantinya setiap bantuan sosial (bansos) atau bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah pusat akan langsung ditransfer ke warga.
“Ini berarti apa? Saya kira bagi kawan-kawan kita di daerah, ini akan nanti menjadi stimulus ekonomi di daerah. Uang langsung ke orang yang perlu. Jangan sampai bantuan langsung sampai ke tangan seorang dirjen, atau kepala bareskrim, atau para kasat, atau anak atau anggota kita semua, yang tidak perlu. Bansos ini akan langsung tepat sasaran yang akan sampai ke rakyat yang perlu,” ucap Hashim.
Lebih lanjut, Hashim berharap dengan adanya hal ini nantinya akan meningkatkan daya beli masyarakat dan kemampuan fiskal pemerintah yang lebih kuat.
“Berarti untuk kita dunia usaha, masa depan terang. Masa depan Indonesia bukan gelap. Indonesia tidak gelap, Indonesia terang. Karena nanti daya beli masyarakat akan bertambah. Karena nanti ada pemerintah akan lebih mampu untuk menciptakan proyek-proyek untuk nanti dijalankan di daerah masing-masing, lebih banyak kegiatan-kegiatan yang bisa dinikmati oleh kawan-kawan dari Kadin,” ujar Hashim. (ars/dpi)
Load more