Ekonomi Global Makin Menantang, Kadin Ungkap 3 Strategi agar Bisnis Indonesia Tetap Bertahan dan Ekspor Tumbuh
- ANTARA/A Muzdaffar Fauzan
Dengan demikian, ketahanan ekonomi tidak hanya diukur dari kemampuan perusahaan bertahan menghadapi tekanan, tetapi juga dari kekuatan pasar domestik dalam menyerap hasil produksi.
Rantai Pasok Bahan Baku Perlu Terhubung dari Hulu hingga Hilir
Rekomendasi kedua berkaitan dengan ketersediaan bahan baku untuk menjaga keberlanjutan produksi. Kadin menilai rantai pasok perlu diperkuat, terutama untuk mendukung kegiatan produksi rakyat.
Salah satu pendekatan yang disoroti adalah sistem terintegrasi dari hulu hingga hilir atau closed loop. Melalui pola tersebut, hubungan antara penyedia bahan baku, produsen, pengolah, hingga pasar dapat dibangun secara lebih terstruktur.
Integrasi rantai pasok penting karena ketergantungan pada pasokan yang tidak stabil dapat meningkatkan risiko produksi. Keterlambatan bahan baku, perubahan harga, atau hambatan distribusi berpotensi memengaruhi biaya dan jadwal produksi.
Bagi pelaku usaha kecil dan industri rakyat, kepastian pasokan juga dapat membantu menjaga kapasitas produksi serta memenuhi permintaan konsumen. Karena itu, penguatan hubungan antarpelaku dalam rantai produksi menjadi salah satu bagian penting dari strategi menghadapi persaingan ekonomi global.
Kepastian Berusaha dan Strategi 5D untuk Perkuat Ekspor
Rekomendasi ketiga adalah memperkuat kepastian berusaha agar Indonesia semakin kompetitif di pasar internasional. Anindya menyebut Indonesia telah mencatatkan surplus perdagangan sebesar 7 miliar dolar AS pada tahun ini.
Meski demikian, peluang memperluas perdagangan melalui pembukaan perjanjian perdagangan baru dinilai masih perlu dimanfaatkan.
Kadin juga mengusung jargon untuk mendorong perdagangan dan investasi, yakni Buy from Indonesia dan Buy Indonesia. Ajakan tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi produk Indonesia sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Anindya menilai potensi ekspor nasional masih dapat dikembangkan. Dari total ekspor sekitar 300 miliar dolar AS, sekitar 60 miliar dolar AS disebut berasal dari sumber daya Indonesia.
Selain tiga rekomendasi utama, Kadin memperkenalkan strategi 5D sebagai pendekatan untuk memperkuat perekonomian.
Strategi tersebut meliputi disiplin dan desentralisasi fiskal, deregulasi, debottlenecking atau penghapusan hambatan usaha, Danantara sebagai enabler, serta dukungan agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas.
Load more