News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dolar Tergelincir Dari Level Tertinggi 1 tahun Karena Pedagang Tunggu Data Pekerjaan AS

Dolar tergelincir terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), mundur dari level tertinggi satu tahun pekan lalu, karena pedagang menunggu data pekerjaan AS.
Selasa, 5 Oktober 2021 - 06:09 WIB
Dolar jatuh dari tertinggi 1 tahun, pedagang tunggu data pekerjaan AS
Sumber :
  • Antara

New York, tvOne

Dolar tergelincir terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), mundur dari level tertinggi satu tahun pekan lalu, karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS pada akhir pekan ini untuk petunjuk langkah Federal Reserve selanjutnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang saingannya, merosot 0,2 persen menjadi 93,802. Indeks naik 0,8 persen minggu lalu ke level tertinggi sejak akhir September 2020.

Dengan pasar daratan China ditutup hingga Kamis (7/10/2021) untuk liburan Hari Nasional dan pasar Korea Selatan juga ditutup pada Senin (4/10/2021), perhatian investor tertuju pada data AS yang akan datang.

“Data penggajian (payrolls) nonpertanian akan menjadi fokus besar untuk pasar minggu ini,” Brad Bechtel, kepala global valas di Jefferies di New York.

Data Jumat (8/10/2021) diperkirakan menunjukkan peningkatan berkelanjutan di pasar kerja, dengan perkiraan 488.000 pekerjaan telah ditambahkan pada September, menurut jajak pendapat Reuters - cukup untuk menjaga Federal Reserve di jalur untuk mulai melakukan tapering sebelum akhir tahun.

The Fed telah mengisyaratkan kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan segera setelah November tetapi tersandung besar dalam data tenaga kerja yang dapat menunda rencananya, para pedagang khawatir.

“Akankah Fed bereaksi negatif terhadap pencetakan 300 ribu (pekerjaan)? Mungkin tidak. Dengan momentum tapering yang sudah sangat tinggi, The Fed akan mengalami kesulitan untuk membalikkan keadaan setelah kehilangan kecil dari seri yang sangat fluktuatif,” kata Bechtel.

“Jika kita melihat sesuatu yang lebih ekstrem seperti cetakan NFP (Non Farm Payrolls) negatif misalnya, maka kita bisa memiliki cerita yang berbeda dan The Fed mungkin terpaksa setidaknya berhenti sejenak,” katanya.

Dolar mendapat sedikit dukungan dari data pada Senin (4/10/2021) yang menunjukkan pesanan baru untuk barang-barang buatan AS mengalami percepatan pada Agustus, bahkan ketika pertumbuhan ekonomi tampaknya telah melambat pada kuartal ketiga karena kekurangan bahan baku dan tenaga kerja.

Namun, spekulan di pasar valas telah tumbuh semakin bullish pada mata uang AS dalam beberapa pekan terakhir, dengan taruhan net long pada dolar AS naik ke level tertinggi sejak Maret 2020, data pada Jumat (1/10/2021) menunjukkan.

Dengan harga minyak naik ke level tertinggi hampir 7 tahun, greenback sangat lemah terhadap krona Norwegia yang sensitif terhadap energi dan dolar Kanada.

Dolar turun 0,6 persen terhadap krona dan tergelincir 0,5 persen terhadap loonie (dolar Kanada).

Pound Inggris 0,5 persen lebih tinggi pada 1,3611 dolar, memperpanjang rebound dari level terendah 9 bulan yang disentuh minggu lalu.

“Kami pikir GBP (pound sterling) masih dalam pijakan yang rapuh karena negara ini kemungkinan masih akan mengalami kekurangan energi dan pangan pada kuartal keempat. Ini, dikombinasikan dengan data AS yang kuat minggu ini, dapat membuat GBP menguji ulang zona 1,34 dan melanjutkan penurunan September,” Shaun Osborne, kepala strategi mata uang di Scotiabank, mengatakan. (Ant/Jeg)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Ajak Warga Olah Kotoran Sapi Jadi Biogas hingga Manfaatkan Kayu Bakar

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Ajak Warga Olah Kotoran Sapi Jadi Biogas hingga Manfaatkan Kayu Bakar

Harga gas Elpiji nonsubsidi naik sejak 18 April 2026. Di Jawa Barat gas Elpiji 12 kilogram naik menjadi Rp228.000 per tabung dan gas Elpiji 5,5 kilogram naik menjadi Rp107.000 per tabung.
Rupiah Menguat ke 17.281 di Tengah Buntunya Perundingan Iran-AS & Utang Jatuh Tempo RI

Rupiah Menguat ke 17.281 di Tengah Buntunya Perundingan Iran-AS & Utang Jatuh Tempo RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) disebut masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Namanya Jawa Banget, tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Eropa Rp26 Miliar Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Namanya Jawa Banget, tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Eropa Rp26 Miliar Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Nama Neraysho Kasanwirjo belakangan kembali mencuri perhatian supporter Timnas Indonesia. Bek Eropa Rp26 miliar jebolan Ajax Amsterdam ini tak masuk radar PSSI?
2 Faktor yang Bisa Untungkan Marc Marquez Jelang MotoGP Spanyol 2026: Nomor 1 Paling Krusial

2 Faktor yang Bisa Untungkan Marc Marquez Jelang MotoGP Spanyol 2026: Nomor 1 Paling Krusial

Berikut dua faktor yang akan menguntungkan Marc Marquez jelang tampil di MotoGP Spanyol 2026 akhir pekan ini.
Bareskrim Polri Tetapkan Syekh Akhmad Al Misry Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Bareskrim Polri Tetapkan Syekh Akhmad Al Misry Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Seorang ustadz atau pendakwah berinisial "SAM" dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan pelecehan seksual. 
Empat Anggota Polda Jambi Dipecat Setelah Terbukti Langgar Kode Etik

Empat Anggota Polda Jambi Dipecat Setelah Terbukti Langgar Kode Etik

Sebanyak empat anggota Polda Jambi diberikan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

Trending

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Mengenal Reno Munz, Bek Rp26 Miliar yang Bakal Jadi Saingan Jay Idzes hingga Rizky Ridho di Timnas Indonesia

Lantas, seperti apa profil Reno Munz, pemain Bundesliga 2 yang siap dinaturalisasi untuk bermain bersama Timnas Indonesia? Simak penjelasannya di bawah ini.
Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! JPE Tantang Gresik Phonska Plus

Jadwal Grand Final Proliga 2026, Jumat 24 April, menyuguhkan laga perdana partai puncak dari sektor putra dan putri yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta.
5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

5 Fakta Menarik Taisei Marukawa yang Berpeluang Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Taisei Marukawa berpeluang dinaturalisasi Timnas Indonesia. Simak fakta menarik winger Jepang ini, dari syarat residency hingga perannya di skuad John Herdman.
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Tak Ingin Bertele-tele, Pengacara Jusuf Kalla Skak Rismon soal Kasus Ijazah Jokowi: Simple, Sebut Saja Siapa Pendananya

Dalam kasus ijazah mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Pengacara Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) Abdul Haji Talaohu tak ingin bertele-tele. Ia langsung
Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Meski Sebentar Lagi Eligible, Raja Assist Eks Kasta Teratas Eropa Belum Bisa Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni karena Alasan Ini

Raja assist eks kasta teratas Eropa ini belum bisa dinaturalisasi untuk FIFA Matchday Juni. Ada tembok regulasi FIFA yang menghalanginya membela Timnas Indonesia lebih cepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT