News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keren!, Wig Karya Narapidana Rutan IIB Wates ini Tembus Pasar Internasional

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II B Wates, Kulon Progo, DIY, membuat wig yang mampu menembus pasar internasional
Rabu, 6 Oktober 2021 - 11:11 WIB
Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II B Wates sedang membuat wig untuk dipasarkan, Rabu 6/10/2021
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Terkurung dalam jeruji besi tak membuat para narapidana ini berdiam diri dan merenungi nasib. Seperti yang dilakukan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas II B Wates yang didorong untuk tetap produktif meskipun berada di dalam tahanan. 

Para narapida ini mengisi masa tahanannya dengan berkarya membuat wig. Setiap harinya para WBP ini dapat menghasilkan sekitar 100 buah wig keriting butterfly. Bahkan, selama masa pandemi dan diberlakukannya PPKM berjenjang produksi wig justru mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Wig buatan WBP rutan Wates ini telah menembus pasar luar
Negeri .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Rutan Kelas II B Wates Deny Fajariyanto mengatakan pembuatan wig yang dilakukan oleh WBP merupakan upaya pemberdayaan yang dilakukan oleh Rutan. WBP didorong agar memiliki keterampilan dan keahlian lain sebagai bekal kembali ke masyarakat jika sudah dinyatakan bebas.

"Dalam pembuatan wig, kami bekerjasama dengan PT Sung Chang Indonesia. Pengolahan wig keriting Butterfly hingga saat ini menjadi produk unggulan di Rutan Wates. Selama masa pandemi ini, kegiatan pembuatan wig masih terus berjalan bahkan mengalami peningkatan produksi," ujar Deny. 

"Hingga saat ini produksi wig mengalami peningkatan cukup tajam. Bahkan, mencapai 400 buah wig per harinya. Wig hasil karya WBP tersebut akan di ekspor ke luar negeri oleh PT Sung Chang Indonesia setelah dilakukan finishing. Produksi wig PT Sung Chang Indonesia Kulonprogo cukup diminati di pasar luar negeri terutama pasar Eropa, Amerika dan Jepang," lanjutnya.

Dari bimbingan kerja ini, selain mendapatkan keterampilan para WBP juga mendapatkan upah atau premi yang diberikan setelah penyetoran hasil wig yang telah dilakukan  proses pengeritingan. Premi ini diberikan baik kepada WBP yang bersangkutan secara cashless (BRIZZI) atau keluarga dari WBP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kegiatan ini tentunya memberikan semangat bagi WBP. Meskipun di tengah pandemi Covid-19, WBP masih tetap produktif, kemampuan kreativitas WBP mampu dikelola dengan baik dan tepat guna," kata Deny.

Deny menambahkan selama ini WBP yang ada di Rutan Wates telah diberikan berbagai macam keterampilan. Seperti menjahit, pertukangan, cukur rambut, dan mengelola lahan pertanian. "Butuh lebih dari keterampilan untuk bisa bertahan di dunia kerja, apalagi di tengah pandemi saat ini, persaingan menjadi lebih kompetitif," kata Deny.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bicara di Akun Resmi Lille, Calvin Verdonk Buka Suara Usai Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Calvin Verdonk tak punya banyak waktu untuk larut dalam euforia setelah membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

3 Shio Siap-siap Dibanjiri Rezeki pada 11 Oktober 2026, Peluang Karier dan Keuangan Terbuka Lebar!

Ramalan keuangan dan karier 12 shio besok, 11 Oktober 2026. Shio Naga, Monyet, dan Kuda berpeluang dibanjiri rezeki serta peluang baru.
Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Perebutan Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 Memanas! Bos Aprilia Sadar Melawan Marc Marquez dan Ducati Tidaklah Mudah

Persaingan memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026 kini berjalan semakin ketat dengan bangkitnya Marc Marquez dan Ducati.
Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Hidangkan Ayam Bakakak ke Investor Jepang, Kelakar Dedi Mulyadi: Kalau Dikasih Salmon-Sashimi Sudah Tidak Aneh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghidangkan kuliner khas Sunda saat menjamu para delegasi investor Jepang. KDM juga berbincang-bincang mengenai filosofi kebahagiaan dan ritme kerja antara orang Sunda dan orang Jepang.
Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT