GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS kaji ulang kebijakan pelarangan tiktok dan wechat

Langkah pemerintahan Biden mencerminkan kekhawatiran berkelanjutan bahwa data pribadi orang Amerika dapat diekspos oleh aplikasi populer yang terkait dengan China.
Kamis, 10 Juni 2021 - 08:13 WIB
Ilustrasi aplikasi tiktok dan wechat.
Sumber :
  • AP Photo

Washington, 10/6 - Pihak Gedung Putih membatalkan perintah eksekutif era Donald Trump yang melarang aplikasi populer TikTok dan WeChat. Pemerintah AS akan melakukan tinjauan ulang yang bertujuan untuk mengidentifikasi risiko keamanan nasional atas aplikasi yang terkait dengan China, kata para pejabat, Rabu, sebagaimana dikutip dari APNews.

Perintah eksekutif baru mengarahkan Departemen Perdagangan untuk melakukan analisis transaksi “berbasis bukti” yang melibatkan aplikasi yang diproduksi/dipasok/dikendalikan oleh China. Selama ini, para pejabat AS sangat prihatin dengan aplikasi yang mengumpulkan data pribadi pengguna atau memiliki koneksi ke militer China atau aktivitas intelijen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pencabutan perintah Presiden Donald Trump terhadap perusahaan teknologi China dan menggantinya dengan pendekatan yang lebih sempit, pemerintahan Biden belum benar-benar mempertimbangkan apakah TikTok dan aplikasi lain menimbulkan bahaya bagi orang Amerika.

Tetapi seorang pejabat senior administrasi mengatakan bahwa tindakan Trump tidak “selalu diterapkan dengan cara yang paling masuk akal” dan tujuan dari tinjauan tersebut adalah untuk menetapkan kriteria yang jelas untuk mengevaluasi keamanan data dan risiko privasi tertentu untuk setiap aplikasi. 

Dia mengatakan itu dapat mengarah pada berbagai tindakan potensial di masa depan berdasarkan aplikasi demi aplikasi. “Kami ingin mengambil pendekatan yang disesuaikan dan tangguh di sini,” katanya.

Departemen tersebut juga akan membuat rekomendasi tentang bagaimana melindungi informasi genetik dan kesehatan pribadi orang Amerika, dan akan mengatasi risiko aplikasi perangkat lunak tertentu yang terhubung ke China atau musuh lainnya.

TikTok pada hari Rabu menolak berkomentar. WeChat tidak menanggapi permintaan komentaratas kebijakan terbaru AS itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, analis dari Paul Tsai China Center di Yale Law School, Samm Sacks menilai langkah pemerintahan Biden mencerminkan kekhawatiran berkelanjutan bahwa data pribadi orang Amerika dapat diekspos oleh aplikasi populer yang terkait dengan China, saingan utama ekonomi dan politik AS. (ito/AP)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Baik! Presiden Prabowo Subianto Targetkan Renovasi Sekolah Rampung pada Tahun 2029

Kabar Baik! Presiden Prabowo Subianto Targetkan Renovasi Sekolah Rampung pada Tahun 2029

Presiden Prabowo Subianto menargetkan dua hal untuk generasi bangsa, salah satunya renovasi sekolah yang merata sampai di daerah. Berikut penjelasannya.
Kemenimipas Buka Pendaftaran Calon Taruna/Taruni Poltekimipas 2026, Tersedia 405 Formasi Pendidikan Kedinasan

Kemenimipas Buka Pendaftaran Calon Taruna/Taruni Poltekimipas 2026, Tersedia 405 Formasi Pendidikan Kedinasan

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan (BPSDM Imipas) resmi membuka Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.
Sambut Libur HUT Kemerdekaan ke-81 RI, Promo Tiket Naik Whoosh Mulai Rp8.800

Sambut Libur HUT Kemerdekaan ke-81 RI, Promo Tiket Naik Whoosh Mulai Rp8.800

PT KCIC menawarkan promo tiket maupun diskon untuk Kereta Cepat Whoosh untuk perjalanan dalam momentum libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Geledah Empat Lokasi di Bengkulu, KPK Sita BBE dan Dokumen

Geledah Empat Lokasi di Bengkulu, KPK Sita BBE dan Dokumen

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di empat Lokasi, yang berada di wilayah Kota Bengkulu, Rabu (12/8) dan Kamis (13/8). Penggeledahan
Mensesneg Luruskan Wacana Pengadilan Ad Hoc Korupsi BUMN dan Amnesti Petinggi Bermasalah, Ini Maksudnya Prabowo

Mensesneg Luruskan Wacana Pengadilan Ad Hoc Korupsi BUMN dan Amnesti Petinggi Bermasalah, Ini Maksudnya Prabowo

Mensesneg Prasetyo Hadi meluruskan wacana amnesti petinggi BUMN yang disampaikan Prabowo. Pras menegaskan fokus utama pemerintah adalah pembenahan tata kelola.
Khabib Nurmagomedov Masuk Perdebatan GOAT, Bos UFC Ungkap Hal yang Mengganjal

Khabib Nurmagomedov Masuk Perdebatan GOAT, Bos UFC Ungkap Hal yang Mengganjal

Presiden UFC Dana White ikut angkat bicara soal perdebatan Khabib Nurmagomedov sebagai GOAT. Menurutnya, karier yang relatif singkat menjadi salah satu faktor.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT