GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momentum World Sight Day 2025, Indonesia Gerakkan Kampanye Besar untuk Kesehatan Mata

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2019, ada sekitar 2,2 miliar orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 23:03 WIB
Campaign for Good resmi memperkenalkan kampanye nasional bertajuk #MelihatMasaDepan, bertepatan dengan peringatan World Sight Day 2025.
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com – Sebuah langkah besar untuk masa depan kesehatan mata Indonesia dimulai hari ini. Campaign for Good resmi memperkenalkan kampanye nasional bertajuk #MelihatMasaDepan, bertepatan dengan peringatan World Sight Day 2025.

Inisiatif ini digagas untuk mengurangi kasus gangguan penglihatan yang sebenarnya dapat dicegah. Program tersebut memadukan edukasi masyarakat, penelitian nasional, dan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses terhadap layanan kesehatan mata yang berkualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2019, ada sekitar 2,2 miliar orang di seluruh dunia yang mengalami gangguan penglihatan atau kebutaan. Dari jumlah itu, sekitar satu miliar kasus bisa dicegah atau belum mendapatkan penanganan yang tepat.

Situasi di Indonesia pun tidak jauh berbeda. Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari tiga juta warga Indonesia hidup dengan kebutaan, menempatkan negara ini di posisi dengan tingkat kebutaan tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Masalah ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Gangguan penglihatan sering kali berdampak pada pendidikan, produktivitas kerja, bahkan martabat keluarga di berbagai daerah.

Melalui #MelihatMasaDepan, Campaign for Good berkomitmen mendorong solusi berbasis data dan bukti ilmiah. Salah satu langkah awalnya adalah peluncuran studi lanskap nasional yang memetakan berbagai organisasi lokal maupun internasional di bidang kesehatan mata.

Selain itu, kampanye ini juga akan menyelenggarakan survei publik berskala nasional untuk memahami kebutuhan dan kendala masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan mata. Hasil survei diharapkan menjadi dasar bagi kebijakan publik dan investasi sosial di masa depan.

“Kesehatan mata bukan sekadar urusan penglihatan, tapi tentang kemanusiaan dan kesempatan untuk menentukan jalan hidup sendiri,” ujar William Gondokusumo, CEO Campaign for Good. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi semua orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

William menambahkan bahwa melalui #MelihatMasaDepan, pihaknya berupaya menyatukan komunitas dan lembaga dalam satu visi besar. “Kami ingin setiap orang memiliki hak untuk melihat dunia dengan jelas dan menikmati hidup sepenuhnya,” katanya.

Kampanye ini juga dibuka dengan Open Call untuk Program Kesehatan Mata di Indonesia, yang mengundang berbagai inisiatif masyarakat. Fokusnya mencakup bidang pencegahan, edukasi, pemberdayaan komunitas, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan mata.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengenakan gelang detektor elektronik di pergelangan kaki saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT