News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Film Horor “Juminten Edan” Angkat Perempuan Disabilitas sebagai Tokoh Utama, Teror dan Trauma Keluarga Jadi Sorotan

Film Juminten Edan hadirkan tokoh perempuan disabilitas di tengah teror horor psikologis, angkat trauma keluarga dan misteri masa lalu.
Senin, 4 Mei 2026 - 15:04 WIB
Film Horor “Juminten Edan” Angkat Perempuan Disabilitas sebagai Tokoh Utama, Teror dan Trauma Keluarga Jadi Sorotan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan warna baru melalui film Juminten Edan yang diproduksi oleh Mercusuar Films bersama Digital Frame Production. Film “Juminten Edan” resmi memperkenalkan first look dengan konsep horor psikologis yang menempatkan perempuan disabilitas sebagai pusat cerita.

Disutradarai oleh Dedy Mercy dan Jonathan Ozoh, serta ditulis oleh Alim Sudio, film ini tidak hanya menghadirkan teror, tetapi juga mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tokoh Utama Perempuan Disabilitas Jadi Pembeda

Film “Juminten Edan” menghadirkan karakter Juminten, seorang perempuan dengan disabilitas wicara dan hambatan pendengaran, yang diperankan oleh Meisya Amira.

Berbeda dari karakter utama perempuan pada umumnya dalam film horor, Juminten digambarkan sebagai sosok yang tidak sempurna. Ia menyimpan trauma, luka batin, serta rahasia masa lalu yang perlahan terungkap sepanjang cerita.

Pendekatan ini menjadikan “Juminten Edan” sebagai film horor yang tidak hanya bertumpu pada kejutan, tetapi juga pada kedalaman karakter dan konflik psikologis.

Alur Cerita: Kepulangan yang Berubah Menjadi Teror

Cerita “Juminten Edan” mengikuti perjalanan Juminten yang kembali ke pulau tempat ia dibesarkan setelah delapan tahun merantau. Ia pulang bersama suami dan anaknya, dan awalnya disambut hangat oleh keluarga.

Namun, suasana mulai berubah ketika Juminten menunjukkan perilaku yang tidak wajar. Kejadian-kejadian aneh mulai muncul, baik dalam kondisi sadar maupun tidak.

Dalam beberapa momen, Juminten bahkan berusaha mencelakai:

  • Suami

  • Anak

  • Anggota keluarga lainnya

Perubahan tersebut menjadi pusat konflik yang memperlihatkan bagaimana trauma masa lalu dapat muncul kembali dan mengancam orang-orang terdekat.

Horor yang Mengangkat Realitas Sosial

Sutradara Dedy Mercy menegaskan bahwa “Juminten Edan” telah dipersiapkan dalam waktu yang cukup lama. Ia ingin menghadirkan cerita yang realistis dan jujur, bukan sekadar horor yang menakutkan.

Menurutnya, film ini menjadi refleksi masalah sosial dalam keluarga, mulai dari kehangatan, konflik, hingga pertanyaan tentang kewarasan di era modern.

Ia juga menekankan bahwa film ini mencoba menunjukkan bahwa kewarasan tidak selalu datang dari orang yang dianggap “normal”, melainkan bisa muncul dari mereka yang selama ini dipandang berbeda.

Tantangan Akting Tanpa Banyak Dialog

Bagi Meisya Amira, memerankan Juminten menjadi tantangan besar. Karakter ini menuntut penyampaian emosi tanpa banyak dialog, sehingga ekspresi harus dibangun melalui gestur dan bahasa tubuh.

Untuk mendalami peran tersebut, Meisya melakukan sejumlah persiapan, antara lain:

  • Membaca dan memahami sinopsis secara menyeluruh

  • Mempelajari latar belakang dan trauma karakter

  • Mendalami kondisi batin Juminten

Tak hanya itu, ia juga belajar bahasa isyarat bersama pelatih khusus sejak tahap reading hingga proses syuting berlangsung.

Pendekatan ini dilakukan agar komunikasi karakter tetap kuat di layar meskipun memiliki keterbatasan dalam berbicara.

Emosi Jadi Kunci Utama Peran Juminten

Dalam proses syuting, Meisya mengaku harus menjaga konsistensi emosi agar karakter tetap terasa hidup. Ia berusaha membawa seluruh latar belakang dan trauma Juminten ke dalam setiap adegan.

Tantangan terbesar, menurutnya, adalah menyampaikan emosi secara jujur tanpa bergantung pada dialog. Hal ini membuatnya perlu benar-benar memahami situasi batin karakter di setiap momen.

Pendekatan tersebut menjadikan karakter Juminten tampil lebih autentik dan emosional, sekaligus memperkuat nuansa horor psikologis dalam film.

Relasi Cinta dan Ketakutan dalam Keluarga

Selain fokus pada karakter utama, “Juminten Edan” juga menyoroti hubungan emosional antara Juminten dan suaminya, Manto, yang diperankan oleh Dimas Aditya.

Karakter Manto digambarkan berada dalam dilema antara cinta dan ketakutan. Ia tetap memilih bersama Juminten meskipun harus menghadapi perubahan yang mengancam keselamatan keluarganya.

Relasi ini menjadi salah satu elemen penting yang memperkuat cerita, menghadirkan konflik batin antara:

  • Cinta

  • Ketakutan

  • Kesetiaan

Deretan Pemeran Lengkap

Selain Meisya Amira dan Dimas Aditya, film “Juminten Edan” juga dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris lainnya, antara lain:

  • Anne J Coto sebagai Salma

  • Kukuh Prasetyo sebagai Marlan

  • Deden Bagaskara sebagai Kadir

  • Bambang Oeban sebagai Kakek Juminten

Serta didukung oleh:

  • Wina Marrino

  • Sharon Jovian

  • Teguh Julianto

  • Wanto Cacing

  • Feril Ali

  • Maria Lituhayu

Horor Psikologis yang Sarat Makna

First look “Juminten Edan” memperlihatkan pendekatan horor psikologis yang kuat. Teror tidak hanya hadir melalui kejadian ganjil, tetapi juga melalui perubahan karakter Juminten yang perlahan mengancam lingkungan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Film ini menempatkan trauma, relasi keluarga, dan rahasia masa lalu sebagai inti cerita, menjadikannya lebih dari sekadar film horor biasa.

Dengan pendekatan tersebut, “Juminten Edan” membuka ruang baru bagi karakter perempuan dalam film horor Indonesia—lebih kompleks, rapuh, dan penuh pergulatan batin—serta dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Tawuran geng motor di Patumbak, Deli Serdang, menewaskan remaja 14 tahun. Polisi mengungkap bentrokan telah direncanakan dengan label "Big Match" untuk adu dominasi antarkelompok
Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Lucky Hakim Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi, Petani Indramayu Terancam Gagal Panen

Lucky Hakim Bongkar Dugaan Pengoplosan LPG Subsidi, Petani Indramayu Terancam Gagal Panen

Bupati Indramayu Lucky Hakim menanggapi serius keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.
Kisah Hells Angels, Geng Motor Legendaris yang Kerap Dikaitkan dengan Narkoba dan Kekerasan

Kisah Hells Angels, Geng Motor Legendaris yang Kerap Dikaitkan dengan Narkoba dan Kekerasan

Hells Angels Motorcycle Club dikenal sebagai klub motor terbesar di dunia. Namun, berbagai lembaga penegak hukum mengaitkan organisasi ini dengan perdagangan narkoba, kekerasan
Dinamika Finansial 24 Juni 2026, 5 Weton Melesat Cuan vs 5 Weton yang Wajib Hemat

Dinamika Finansial 24 Juni 2026, 5 Weton Melesat Cuan vs 5 Weton yang Wajib Hemat

Berikut sepuluh weton yang diprediksi akan mengalami kenaikan dan penurunan finansial paling tajam pada tanggal 24 Juni 2026.

Trending

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti sebut Kaum Serakahnomic Dibalik Narasi 1998 Redux

Pemrakarsa 98 Resolution Network dan mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran Haris Rusly Moti menyebutkan, mereka kaum oligarki serakahnomic itu terobsesi
Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Kronologi "Big Match" Tawuran Geng Motor di Deli Serdang, Remaja 14 Tahun Tewas Dikeroyok Ratusan Orang

Tawuran geng motor di Patumbak, Deli Serdang, menewaskan remaja 14 tahun. Polisi mengungkap bentrokan telah direncanakan dengan label "Big Match" untuk adu dominasi antarkelompok
Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Cerita Detik-detik Taufik Hidayat Penyekap Pacar 3 Tahun Dibekuk Polda Jabar di Majalaya

Pelarian pelaku penyekap pacar berinisial YTR selama 3 tahun bernama Taufik Hidayat berakhir, usai viralnya cerita detik-detik Tim Resmob Priangan PPolda Jabar
Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT