News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2.000 Karya Anak Muda Warnai by.U Korea Kaja! Vol.3, “Dance of Dreams” Bawa Talenta Muda Indonesia Lebih Dekat ke Mimpi

Sepanjang rangkaiannya, by.U Korea Kaja! Vol.3 menerima 2.000 video submission RPD, meningkat sekitar 38% dibandingkan lebih dari 1.450 submission pada Vol.2.
Rabu, 9 September 2026 - 19:32 WIB
Telkomsel melalui by.U menggelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams”.
Sumber :
  • Telkomsel

Jakarta, tvOnenews.com – by.U, youth telco brand serba digital dari Telkomsel, menggelar Grand Final kompetisi Random Play Dance (RPD) Korea Kaja! Vol.3 bertajuk “Dance of Dreams” di Jakarta (6/9).

Sebagai puncak rangkaian kegiatan di lima kota, program ini membuka kesempatan bagi talenta muda Indonesia untuk kembangkan kemampuan, bangun kepercayaan diri, dan ubah kecintaan K-Culture jadi pengalaman serta peluang nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang rangkaiannya, Korea Kaja! Vol.3 menerima 2.000 video submission RPD, meningkat sekitar 38% dibandingkan lebih dari 1.450 submission pada Vol.2.

Roadshow di Jakarta, Pontianak, Palembang, Solo, dan Bandung juga menjangkau sekitar 10.000 penonton secara langsung dan lebih dari 60.000 penonton secara online, dengan dukungan lebih dari 20 mitra komunitas. Capaian ini menunjukkan kuatnya kebutuhan anak muda akan ruang yang dekat dengan minat mereka, tempat untuk tampil, belajar, dan terhubung dengan komunitas yang mendukung.

Head of by.U Product Marketing Telkomsel, Herman A. Prasetyo, mengatakan, “Banyak anak muda Indonesia punya passion besar terhadap K-pop dan dance, tetapi belum semuanya memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan dan melangkah lebih jauh. Korea Kaja! kami hadirkan sebagai platform untuk berpartisipasi, mendapatkan pengalaman baru, dan membuka peluang nyata. Antusiasme tahun ini menguatkan komitmen kami untuk membawa kesempatan tersebut lebih dekat kepada talenta dari berbagai daerah, sejalan dengan semangat Telkomsel untuk melayani sepenuh hati.”

Dari kompetisi di lima kota, sepuluh pemenang dan dua peserta penerima comeback chance melaju ke Grand Final. Sebanyak 12 finalis tersebut akan menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menerjemahkan “Dance of Dreams”, yakni keberanian untuk mengambil kesempatan dan membawa setiap langkah lebih dekat kepada mimpi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Grand Final menghadirkan Khloe Kim, SM Universe Dance Trainer, sebagai global dance judge dari Korea, bersama Asyifa Nadya Ivan (Acipa) sebagai local dance judge. Keduanya memberikan perspektif global dan lokal bagi para finalis, termasuk mengenai pentingnya teknik, karakter, musikalitas, kepercayaan diri, dan kemampuan membangun hubungan dengan penonton.

Khloe Kim mengatakan, “Sebagai profesional di industri K-Pop, saya sangat antusias melihat bagaimana para dancer Indonesia akan menghadirkan energi dan karakter mereka sendiri dalam berbagai koreografi ikonik. Saya menantikan finalis yang tidak sekadar mengikuti gerakan, tetapi juga memiliki true star quality dan stage presence yang mampu memikat audiens global.”

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT