News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Tedak Siten, Tradisi Adat Jawa yang Digelar Via Vallen

Sosok pedangdut Via Vallen bersama suaminya menggelar upacara adat Tedak Siten untuk anak keduanya yang bernama Namy Shafiyyah Azzahra biasa disapa Shazza.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:45 WIB
Via Vallen bersama suami dan kedua anaknya
Sumber :
  • Instagram/@viavallen

Jakarta, tvOnenews.com - Pedangdut Via Vallen menggelar upacara adat Tedak Siten untuk putri keduanya, Namy Shafiyyah Azzahra Radia yang akrab disapa Shazza.

Momen tersebut menjadi perhatian publik karena sekaligus kesempatan bagi Via Vallen dan sang suami, Chevra Yolandi, memperkenalkan wajah putri mereka kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, publik selama ini hanya mengetahui putri keduanya bernama lengkap Namy Shafiyyah Azzahra Radia. Shazza lahir pada 8 Maret 2026.

"Selamat tedhak siten putri kecilku. Tumbuhlah menjadi perempuan yang kuat, lembut hati, cerdas, mandiri dan berani menggapai semua mimpi - mimpimu. Semoga hidupmu selalu bahagia, setiap langkahmu dijaga dan setiap jalanmu dimudahkan," ucap Via Vallen dikutip tvOnenews.com, Selasa (13/10/2026).

Melalui tradisi turun tanah ini, keluarga Via Vallen turut menjalankan salah satu warisan budaya Jawa yang sarat makna dan doa bagi perjalanan hidup anak.

Mengenal Tedak Siten, Tradisi Turun Tanah Khas Jawa

Tedhak Siten merupakan upacara adat masyarakat Jawa yang menandai momen ketika anak mulai diperkenalkan dengan tanah sebagai bagian dari proses tumbuh kembangnya. Istilah ini berasal dari kata tedhak yang berarti menapakkan kaki dan siti yang bermakna tanah atau bumi.

Menurut Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, tradisi ini umumnya dilaksanakan ketika anak berusia tujuh lapan dalam kalender Jawa, atau sekitar delapan bulan kalender Masehi.

Upacara tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan orang tua agar anak mampu menjalani kehidupan dengan baik, mandiri, dan kuat menghadapi berbagai tantangan. 

Rangkaian Prosesi dan Makna Simbolis Tedhak Siten

Dalam pelaksanaannya, Tedhak Siten memiliki sejumlah tahapan yang mengandung filosofi tersendiri.

Salah satunya adalah menginjak jadah atau makanan berbahan ketan dengan tujuh warna. Prosesi ini melambangkan beragam rintangan kehidupan yang diharapkan dapat dilewati anak dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada pula prosesi menaiki tangga yang terbuat dari tebu sebagai simbol tekad dan harapan agar anak berani menapaki perjalanan hidupnya. Selanjutnya, anak biasanya ditempatkan di dalam kurungan yang berisi beragam benda, seperti buku, mainan, atau perlengkapan lainnya.

Benda yang dipilih anak dalam prosesi tersebut kerap dimaknai secara simbolis sebagai gambaran minat atau harapan terhadap masa depannya. Meski demikian, tahapan dan perlengkapan Tedhak Siten dapat berbeda sesuai kebiasaan keluarga maupun daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Sibuk Usai Bela Timnas Indonesia, Dean James Pastikan Komitmen dengan Go Ahead Eagles

Jadwal Sibuk Usai Bela Timnas Indonesia, Dean James Pastikan Komitmen dengan Go Ahead Eagles

Bahkan Dean James harus segera ke bandara dan melewatkan perayaan bersama Timnas Indonesia karena mengejar penerbangan malam.
Reaksi Michael Carrick soal Perbandingan dengan Diego Simeone Jelang Manchester United Tantang Atletico Madrid

Reaksi Michael Carrick soal Perbandingan dengan Diego Simeone Jelang Manchester United Tantang Atletico Madrid

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menanggapi perbandingan dengan Diego Simeone. The Red Devils akan menantang Atletico Madrid dalam lawatan ke ibu kota Spanyol.
Bulu Tangkis, Boccia dan Atletik Jadi Tumpuan Medali Indonesia di Asian Para Games 2026

Bulu Tangkis, Boccia dan Atletik Jadi Tumpuan Medali Indonesia di Asian Para Games 2026

Kontingen Indonesia mengandalkan cabang olahraga (cabor) bulu tangkis, boccia, dan atletik untuk memburu medali di Asian Para Games 2026, Jepang.
Update BSU 2026 Rp900 Ribu, Sudah Cair atau Belum? Segera Cek Melalui 4 Cara Ini

Update BSU 2026 Rp900 Ribu, Sudah Cair atau Belum? Segera Cek Melalui 4 Cara Ini

Update BSU 2026 Rp900 ribu periode Oktober-Desember sudah cair atau belum? Segera cek melalui 4 cara ini.
Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib EPA U-18 Ditangkap

Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib EPA U-18 Ditangkap

Polresta Batang mengamankan seorang terduga pelaku penyerangan bus Persib EPA U-18 yang diketahui berinisial BPA (33 tahun) saat hendak kembali ke Jakarta.
Tetap Menolak Jika Waktu Diputar Kembali, Radja Nainggolan Sebut Bisa Bela Timnas Indonesia Selama 15 Tahun

Tetap Menolak Jika Waktu Diputar Kembali, Radja Nainggolan Sebut Bisa Bela Timnas Indonesia Selama 15 Tahun

Radja Nainggolan beralasan jika saat itu sepak bola Indonesia dalam keadaan tidak baik-baik saja.

Trending

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Rival Terberat Megawati Hangestri Menggila di KOVO Cup 2026, Antar Hi-Pass Tumbangkan Juara Bertahan

Moma Bassoko, rival terberat Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, tampil gemilang dengan 25 poin saat mengantarkan Korea Expressway Hi-Pass menumbangkan juara
Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sempat Jadi Komentator, Sahabat Megawati Hangestri Comeback dan Langsung Bersinar di KOVO Cup 2026

Sahabat Megawati Hangestri, Pyo Seung-ju, akhirnya comeback ke lapangan setelah sempat setahun menjadi komentator dan langsung membantu Pink Spiders menang.
Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Rivan Nurmulki Main Abroad Lagi, Bintang Timnas Voli Indonesia Gabung Klub Liga Voli Vietnam

Bintang Timnas Voli Indonesia, Rivan Nurmulki akan kembali berkarier di luar negeri. Pemain yang berposisi sebagai opposite itu bergabung dengan The Cong Tan Cang pada putaran kedua Liga Voli Vietnam 2026.
Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak Pernah Benci dengan Indonesia, Radja Nainggolan Kenang Kisah Miris di Balik Kepergian Sang Ayah

Tak pernah benci dengan Indonesia, ternyata Radja Nainggolan punya kisah miris dengan orang yang mengalirkan darah Indonesia padanya, yakni ayahnya sendiri. 
ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

ISPU Palembang Masuk Kategori Berbahaya Dengan Nilai 433, Ribuan Hotspot Karhutla Terdeteksi di Sumsel

Jumlah hotspot kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan, mengalami kenaikan 1.917 titik pada Senin 12 Oktober 2026. Atas kenaikan hotspot tersebut, membua
Pelaku Bullying di Telkom University Bertambah Jadi Empat Orang, Keempatnya Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Pelaku Bullying di Telkom University Bertambah Jadi Empat Orang, Keempatnya Mahasiswa Baru Angkatan 2026

Telkom University menjatuhkan sanksi kepada empat mahasiswa baru yang terlibat dalam kasus bullying terhadap rekan sekamar di asrama putra. Seluruh pihak yang terlibat merupakan mahasiswa baru angkatan 2026.
Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dari Skandal Paspor ke Juara FIFA ASEAN Cup, Dean James Ternyata Takut Tak Bisa Lagi Bela Timnas Indonesia 

Dean James sempat menjadi Si Anak Hilang setelah terkena skandal paspor yang melibatkan para pemain naturalisasi kelahiran Belanda di akhir musim 2025-2026 lalu. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT