Synchronize Fest 2026 Hari Kedua: Wali Hingga Ayu Ting Ting Goyang Panggung Dynamic Stage
- Istimewa
Deretan band tersebut membawa kembali karakter musik emo dan alternatif yang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan musik independen Indonesia. Penampilan mereka menjadi ruang nostalgia bagi penggemar yang mengikuti perkembangan skena tersebut sejak era 2000-an.
Seringai, The Panturas, Souljah hingga Sajama Cut
Di Forest Stage, musik cadas hadir melalui Seringai yang dijadwalkan tampil mulai pukul 22.40 WIB. Karakter musik keras band tersebut melengkapi variasi genre yang disuguhkan Synchronize Fest pada hari kedua.
The Panturas kemudian membawa warna surf-rock di Forest Stage menjelang tengah malam. Sementara itu, District Stage menghadirkan Souljah dengan sajian reggae yang dijadwalkan mulai pukul 23.25 WIB.
Di XYZ Stage, eksplorasi musik berlanjut melalui Sajama Cut: Deluxe Set yang melibatkan Alkateri, Eleanor Whisper, Patrivia, dan Sunwich, serta penampilan Sigmun. Panggung lain juga diisi berbagai nama dari skena independen dan elektronik, termasuk Acid Dub, kolaborasi The Paps dengan Rub of Rub.
Sejumlah penampil lain yang masuk dalam rangkaian hari kedua mencakup Alice, Aneka Nada Selekta, Bagvs, Bergas, Dangerdope, Discko Tanah bersama DJ Desa dan Fahmy Fay yang menghadirkan Toton Caribo, Jacson Zeran, serta Ecko Show, Dub Container, Jo Soegono, Littlefingers, LLW, Mad Madmen, MANTASTICMATE bersama Muztang, dan Mardial & Friends.
Program lainnya mencakup OM PMR, Orkes Ndugal NDGJ, Preachja: Long Live Bawah Tanah, Pijar, PNNY, Rantau, Symphony Polyphonic, Geng Format, Black Sabar, Tahlilan, Wicker Basket, Masakre, Olsam, Patras, Jiwa Jiwa, dan sejumlah penampil lain di berbagai area. Agenda festival juga dilengkapi sesi diskusi, aktivitas komunitas, serta program yang berkaitan dengan industri musik.
Hindia Bawa Post Order Set ke Penghujung Malam
Menjelang tengah malam, Hindia tampil di Dynamic Stage melalui konsep Post Order Set. Penampilan Baskara Putra tersebut menjadi salah satu sorotan utama di penghujung rangkaian pertunjukan malam.
Hindia hadir setelah beragam warna musik mewarnai festival sejak sore, mulai dari pop Melayu, dangdut, pop romantis, reuni girl group, hingga musik alternatif dan emo. Konsep pertunjukannya membawa karakter musikal serta pesan emosional yang lekat dengan karya-karyanya.
Load more