News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koes Hendratmo Pernah Rilis Sejumlah Album

Album Karya Koes Hendratmo, diantaranya, Album Pop Indonesia Vol 1 yang direkam pada 1970 dibawah label Ramayana Record.
Selasa, 7 September 2021 - 13:53 WIB
Koes Hendratmo di Sampul Belakang Album "LAMBAIAN BUNGA" 1967 .
Sumber :
  • tim tvOne/pendopokoeshendratmo.com

Jakarta - Penyanyi senior sekaligus presenter Koes Hendratmo meninggal dunia di usia ke-79 pada Selasa (7/9). Sejatinya, Koes mengawali karirnya di dunia hiburan sebagai seorang penyanyi. 

Berdasarkan informasi dari website pendopokoeshendratmo.com, setidaknya ada sejumlah album yang pernah dirilis oleh Koes Hendratmo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diantaranya; Album Pop Indonesia Vol 1 yang direkam pada 1970 dibawah label Ramayana Record. Dalam album ini terdapat single populer seperti, "Lambaian Bunga", "wanita wanita wanita".

Album lainnya, yakni, Gordon Tobing Special Edition Vol 2. Dalam album ini Koes Hendratmo duet dengan vokalis Hakim Tobing. Album ini berisi lagu indonesia serta sejumlah lagu rakyat yang diaransemen ulang, seperti lagu "Rasa Sayange" dan "Bengawan Solo".

Kemudian ada album "Pop Batak Legendaris-o..Tano Batak" dibawah label Romora Record dan Virgoramayana reord. Album ini berisi kompilasi lagu daerah tradisional Batak yang diproduksi pada awal 1980-an. Koes Hendratmo kemudian menjadi salah satu artis non Batak yang paling populer untuk tampil di banyak acara dan Festival Sumatera Utara di Indonesia dan luar negeri. 

Kemudian ada pula album "Koes Hendratmo dengan Lagu-lagu nostalgia Gumarang. Album "Jang terbaik dari Kus Hendratmo, Lambaian Bunga, dibawah bendera Elshinta Record 1968.

Serta Album "Romantika", Album "My Love For You", dan Album duet "Golden Hits Kris Biantoro dan Koes Hendratmo. 

Selain sebagai penyanyi, Koes Hendratmo juga dikenal publik sebagai presenter kondang. Salah satu acara yang begitu dikenal publik yakni 'Berpacu Dalam Melodi'. Koes Hendratmo populer sebagai presenter sekitar tahun 1990-an. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah banyak muncul presenter baru, Koes Hendratmo mulai mundur dari dunia hiburan. Dia memilih mendirikan usaha sendiri, yaitu usaha travel dan kursus menyanyi. 

Koes Hendratmo sempat menikah dua kali. Pernikahan dengan istri pertamanya, Herdawati Bakrie, menghasilkan tiga orang anak. Setahun setelah perceraian dengan istri pertama, Koes menikah lagi dengan seorang wanita bernama Aprilia. (ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT