Tutup Menu
LIVESTREAM
Artikel
Viral Santri Tutup Telinga, Penelitian Ungkap Pengaruh Musik Terhadap Hafalan
Sumber :
  • Internet

Viral Santri Tutup Telinga, Penelitian Ungkap Pengaruh Musik Terhadap Hafalan

Kamis, 16 September 2021 - 14:30 WIB
Oleh :

Jakarta - Belakangan ini jagat maya diramaikan oleh sebuah video dimana terlihat para santri sedang berada di sebuah aula sambil menutup telinga. Diduga para santri itu menutup telinga karena tidak ingin mendengar musik yang sedang diputar oleh penyelenggara vaksin.

Dalam video berdurasi 23 detik itu perekam video yang diduga merupakan ustaz dari santri-santri itu mengatakan bahwa para santri sedang mengantre untuk melakukan vaksinasi Covid-19.
 
"MasyaAllah santri kami sedang antre untuk vaksin, Qodarullah.. di tempat vaksin ini ada musik, maka lihat para santri menutup kuping mereka agar kuping mereka tidak mendengar musik ini," kata perekam video.
 
Diketahui, video santri tutup telinga tersebut diunggah di media sosial Twitter oleh akun @David_Wijaya03 pada Minggu (12/9) malam, dengan disertai tulisan "Ada yang tahu ini dari santri mana? Lebay banget sampai menutup kupingnya. Indoktrinasi mengharamkan musik ini gak beda jauh dengan Taliban, ISIS, Al Qaeda & Wahabi Takfiri," tulis David dalam postingannya.
 
Tentu, beredarnya video santri tutup telinga tersebut telah menuai reaksi yang beragam. Tak terkecuali, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), M Ziyad memberikan komentarnya dan meminta masyarakat untuk tidak nyinyir. Kendati demikian, Ziyad mengaku belum tahu pasti lokasi para santri yang menutup telinga saat disuntik vaksin Covid-19 itu.
 
Sebab, perlu dilihat secara proporsional apakah betul para santri tutup telinga itu sekedar menghindari dari suara bisingnya musik atau menjaga konsentrasi hafalan Alquran. 
 
Lantas, apakah musik memiliki pengaruh terhadap hafalan seseorang? 
 
Dilansir dari European Journal of Social Sciences Education and Research berjudul The Impact of Music in Memory (2017) oleh Arian Musliu dan sumber lainnya dilakukan eksperimen yang diawali dengan tes pertama terdapat 50 suku kata yang tidak masuk akal untuk mengarah ke fase percobaan berikutnya. Selanjutnya, memisahkan siswa menjadi 3 kelompok dengan jumlah suku kata yang tidak benar dan hampir sama dari tes pertama.
 
Kelompok pertama mengerjakan tes tanpa musik sama sekali dan diam, kelompok kedua mengerjakan tes dengan musik lirik dan kelompok ketiga dengan musik santai. Ketiga kelompok memiliki 5 menit untuk masing-masing 3 tes berbeda untuk menghafal 50 suku kata tidak masuk akal lainnya (termasuk 3 suku kata yang sama), 12 baris dari puisi dan 50 urutan angka yang berbeda, kemudian menuliskan berapa banyak yang mereka hafal. 
 
Musiknya sama selama fase menghafal dan diulang selama fase menulis dengan volume yang sama dan dengan headphone menyala.
 
Berdasarkan hasil eksperimen tersebut, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang menghafal dengan musik dan tidak. Diketahui musik mempengaruhi memori secara negatif sehingga siswa mampu menghafal lebih baik tanpa musik. 
 
Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa diam adalah faktor kunci untuk menghafal. Para peneliti juga merekomendasikan untuk tidak mendengarkan musik ketika membaca, apalagi jika tujuannya adalah untuk menghafalkan bacaannya. (adh/ito)
 

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
KPK Amankan Rp1,7 Miliar Dalam OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK Amankan Rp1,7 Miliar Dalam OTT Bupati Musi Banyuasin

KPK mengamankan uang sekitar Rp1,7 miliar terkait operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (DRA) dan kawan-kawan.
Garut Darurat Pengguna Obat Haram, Ibu Jadi Pengedar ke Remaja dan Pelajar

Garut Darurat Pengguna Obat Haram, Ibu Jadi Pengedar ke Remaja dan Pelajar

Obat - obat haram tersebut sudah sampai di jaringan Desa di pelosok Garut, bahkan yang bikin miris, pengedarnya seorang ibu rumah tangga
Imigrasi Sumbawa Buka Layanan Eazy Passport

Imigrasi Sumbawa Buka Layanan Eazy Passport

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Kanwil Kemenkumham NTB, menghadirkan solusi pembuatan paspor Eazy Passport.
Puan: Pinjol Harus Diberantas Hingga ke Pemodal

Puan: Pinjol Harus Diberantas Hingga ke Pemodal

Pinjol ilegal harus diberntas hingga ke akar-akarnya, termasuk pemodal meski ia merupakan Warga Negara Asing.
Hari Jadi Kota Batu, Panitia Perketat Klaster Covid-19

Hari Jadi Kota Batu, Panitia Perketat Klaster Covid-19

gugus tugas penanganan Covid-19 setempat terus melakukan pengawasan kegiatan masyarakat yang diduga mampu menimbulkan klaster baru penularan Covid-19
Gagal Selundupkan Sabu ke dalam Rutan, Seorang IRT Gol di Tangan Polisi

Gagal Selundupkan Sabu ke dalam Rutan, Seorang IRT Gol di Tangan Polisi

Seorang IRT berupaya menyelundupkan Sabu-sabu di dalam nasi bungkus ke Rutan Labuhan Deli.
Trending
Gempa Bali, Sejumlah Warga Masih Tertimbun

Gempa Bali, Sejumlah Warga Masih Tertimbun

Made mengatakan, guncangan terasa di hampir seluruh wilayah di Bali, terutama di dua daerah.
Bus Wisata yang Tabrakan Beruntun di Tol Merak Angkut Rombongan Ziarah

Bus Wisata yang Tabrakan Beruntun di Tol Merak Angkut Rombongan Ziarah

Akibat tabrakan beruntun itu, satu orang bernama Haji Boto, meninggal dunia.
Ratusan Warga Kepung & segel Desa Bonto Kassi Takalar, Ada Apa?

Ratusan Warga Kepung & segel Desa Bonto Kassi Takalar, Ada Apa?

Ratusan warga di Desa Bonto Kassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi selatan, mengepung Kantor Desa Bontokassi dan melakukan aksi unjuk rasa terkait dugaan kecurangan seleksi Kepala Desa.
Sejumlah Bangunan Rusak akibat Gempa Bumi di Bali 

Sejumlah Bangunan Rusak akibat Gempa Bumi di Bali 

SAR Denpasar juga menyebutkan, masyarakat di sejumlah wilayah merasakan guncangannya.
Selain Anak Alex Noerdin, Ini Pejabat Muba yang Terjaring OTT KPK

Selain Anak Alex Noerdin, Ini Pejabat Muba yang Terjaring OTT KPK

Buntut penangkapan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejumlah pejabat Pemkab pun turut diamankan KPK.
Gempa Bali, BPBD Sibuk Evakuasi Korban yang Tertimbun

Gempa Bali, BPBD Sibuk Evakuasi Korban yang Tertimbun

Korban belum bisa dikeluarkan dari reruntuhan karena BPBD masih menunggu Tim SAR. 
Solar Langka, Picu Antrean Panjang di SPBU

Solar Langka, Picu Antrean Panjang di SPBU

Sejumlah SPBU beberapa hari terakhir, mengalami kelangkaan Bahan Bakar Minyak khususnya jenis solar
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Apa Kabar Indonesia Malam
20:00 - 21:00
Kabar Utama
21:00 - 22:00
Indonesia Dalam Peristiwa
22:00 - 00:00
One Pride Mixed Martial Arts
23:59 - 01:00
Kabar Hari Ini
01:00 - 02:00
Trust
Selengkapnya