News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ulasan Film: 'Notebook'

Dibintangi oleh Amanda Rawles dan Dimas Anggara, film yang disutradarai oleh Karsono Hadi ini mengusung genre drama romantis yang ditulis oleh Tisa TS dengan produsernya, Sukhdev Singh.
Minggu, 19 September 2021 - 09:46 WIB
ilustrasi - poster film Notebook
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta - Bulan agustus kemarin, Disney+ Hotstar menghadirkan film baru Indonesia berjudul 'Notebook' pada 27 Agustus 2021 silam. Dibintangi oleh Amanda Rawles dan Dimas Anggara, film yang disutradarai oleh Karsono Hadi ini mengusung genre drama romantis yang ditulis oleh Tisa TS dengan produsernya, Sukhdev Singh.

Film 'Notebook' bercerita tentang seorang guru bernama Rintik (Amanda Rawles) yang memutuskan untuk mengabdi di sebuah sekolah yang terletak di Sumba. Perjalanan itu juga diikuti motif lain untuk menghindari perjodohan yang dihadapinya di Jakarta. Namun tak disangka, di Sumba, Rintik justru bertemu dengan seorang pemuda bernama Arsa (Dimas Anggara).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antara lika-liku beradaptasi dengan lingkungan baru, bahkan sempat ragu menjadi guru yang baik karena keyakinannya sebagai muslim yang minoritas di sana, masalah perasaan 

antara Rintik dan Arsa juga dibahas dalam film ini. Temukan kumpulan film seru di layarkaca21.

Film ini menceritkan tentang sudut pandang dari Rintik tentang kepindahannya ke sumba, bagaimana perasaannya selama di sana, dan tantangan apa yang dihadapinya sebagai seorang guru. Semua itu ditulis oleh Rintik dalam diary dan disuarakan dalam beberapa adegan yang menampilkan tulisannya.

Secara keseluruhan, ada banyak lubang di jalan cerita film 'Notebook'. Narasi yang diawali dengan isu sensitif gesekan dua agama yang berbeda ternyata hanya sebatas rumor antara guru dan ibunda Arsa.

Dalam praktiknya, film tersebut justru mengarah pada konflik yang dihadapi Rintik selama ketika jadi seorang guru di Sumba yang di hadapkan pada wali murid yang tidak menizinkan anaknya untuk bersekolah. Keengganan ini tidak ada kaitannya dengan isu yang diusung di awal tentang agama yang dianut Rintik sebagai guru.

Wali siswa tersebut rupanya menolak memberikan izin kepada anaknya untuk bersekolah dengan alasan tekanan ekonomi sehingga membutuhkan tambahan tenaga dari sang anak untuk bekerja. Intinya, ada sedikit singgungan dari film tersebut terhadap potret sebagian anggota kelas ekonomi bawah yang masih meragukan bahwa pendidikan bisa menjadi alat untuk mengubah nasib hidup.

Mendekati akhir durasinya, film ini semakin menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah untuk menceritakan kisah romansa klise, perjodohan karena balas budi dan cinta yang bisa datang secara tiba-tiba.

Padahal, isu sensitif seperti pandangan sebuah agama yang menjadi minoritas di suatu daerah hanya diposisikan sebagai hiasan di awal. Tidak ada eksekusi yang serius. Film ini lebih banyak berkisah tentang hal-hal seputar cinta yang penuh dengan potret cinta dan kebimbangan.

Namun, kompleksitas kisah cintanya juga terasa setengah hati ketika diangkat, terutama mengenai masalah Rintik dalam 

menghadapi perjodohannya. Ketika dia diberitahu untuk menghindari situasi tersebut, tidak ada upaya untuk menjelaskan mengapa dia menolak pertandingan atau upaya untuk menegaskan penolakannya.

Penokohan Rintik dalam film 'Notebook' memang sangat aneh. Awalnya, ketika isu kehadiran Rintik diremehkan karena merupakan satu-satunya guru muslim di sekolah tersebut, sosoknya digambarkan cukup anggun dalam menjaga diri dan membatasi kedekatan dengan lawan jenis, bahkan menolak berjabat tangan dengan lawan jenis. Kepala sekolah. Namun, seiring berjalannya cerita, Rintik seolah mengesampingkan keanggunannya sebagai seorang muslimah.

Rintik rela merangkulnya saat Arsa menyuruhnya bertahan sambil mengayuh sepeda, mengulurkan tangan membantu, bahkan memeluk pria yang membuatnya merasakan perasaan cinta yang baru. Penyajian ceritanya memberikan kesan bahwa 'Notebook' bermaksud untuk menggambarkan efek samping dari cinta yang dapat menggoyahkan iman, kemudian 

menggiring para penganutnya untuk melewati hal-hal yang awalnya ia batasi.

Selain jalan cerita terkait konflik dan resolusi yang terkesan tidak terarah dengan jelas dan tegas, hal lain yang mengganggu adalah dialek Sumba yang diucapkan Dimas Anggara. Mengambil peran sebagai pemuda asal Sumba, aktor ini hanya tampil apik di awal. Namun, di pertengahan hingga akhir film, dialek Sumba menguap dan membuat perannya sebagai Arsa diragukan.

Meski tidak bisa dijalankan secara maksimal, peran Dimas Anggara sebagai sosok yang sedang jatuh cinta disajikan dengan baik. Ia mampu membuat penonton tersenyum melihat tingkahnya yang terkadang merona, terkadang memalukan. Bersama Amanda Rawles yang juga cukup piawai dalam berakting sebagai guru yang sederhana, lembut, dan sabar, kedua karakter utama membangun chemistry yang indah di depan kamera.

Penampilan Ira Wibowo juga melengkapi role play spesial para bintang yang memiliki jam terbang tinggi di dunia perfilman, bahkan Tanta Ginting sebagai Marius juga menghadirkan suasana yang menjiwai sisi menghibur di 'Notebook'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ketika berhadapan dengan pemain pendukung yang digambarkan sebagai orang lokal Sumba, terlihat kualitas akting yang tidak seimbang yang justru mengganggu sisi natural dari keseluruhan role play di 'Notebook'.

Sedangkan untuk aspek teknis scoring, tidak ada unsur musik latar khas yang membuatnya terasa istimewa dalam film ini. Dari awal hingga akhir, semua nada terdengar normal dan tidak menunjukkan peran apa pun dalam memengaruhi emosi penonton. Dari beberapa uraian di atas, dengan kata lain harus dikatakan, hal-hal yang menjadi kelebihan film ini memang sangat minim. (*adv)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT