GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Tua Zaman Dulu Sering Makan Gorengan dan Tepung tapi kok Tetap Sehat? Kata dr Zaidul Akbar Ternyata...

Apa alasan orang tua zaman dulu sering makan gorengan tepung tapi tetap sehat? Ternyata kata dr Zaidul Akbar ada penyebabnya, lihat dari jenis tepung apa saja.
Jumat, 9 Juni 2023 - 13:15 WIB
dr Zaidul Akbar, penyebab orang tua makan tepung tapi tetap sehat
Sumber :
  • YouTube dan pexels

tvOnenews.com - Pernahkah merasa penasaran ingin tahu apa alasannya orang tua zaman dulu sering makan gorengan dan tepung tapi bisa tetap sehat.

Padahal, saat ini tepung sering dianggap sebagai makanan yang tak sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu sebabnya dr Zaidul Akbar berulang kali mengingatkan untuk menjauhi tepung agar tidak merasakan dampaknya bagi kesehatan.

Namun menurut dr Zaidul Akbar, orang tua zaman dulu juga makan tepung tapi tetap sehat.Apa bedanya dengan tepung yang dikonsumsi saat ini?

tvonenews

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang sebab orang tua zaman dulu tetap sehat walau sering makan tepung dan gorengan.

Menurut dr Zaidul Akbar, sebenarnya orang tua dan leluhur bangsa Indonesia sudah mengajarkan bahan makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

"Jadi sebenarnya orang tua kita itu sudah ngajarin tentang makan atau pangan sehat," ujar dr Zaidul Akbar.

Itu sebabnya orang tua zaman dulu memiliki pola hidup yang lebih sehat dibanding saat ini.

Berkaitan dengan hal ini, dr Zaidul Akbar menyebutkan bahwa tubuh manusia sebenarnya tidak terbiasa untuk mengonsumsi tepung terigu.

"Sebenarnya tubuh kita tuh tidak terbiasa dengan tepung terigu," ungkap dr Zaidul Akbar.

Juga dr Zaidul Akbar menyebut tepung terigu sebenarnya bukan merupakan produk asli Indonesia. 

"Dan itu bukan produk lokal kita, Indonesia tidak kenal dengan tepung terigu," ungkap dr Zaidul Akbar.

Adapun jenis tepung yang disebut oleh dr Zaidul Akbar digunakan oleh orang tua zaman dulu adalah tepung non gluten. 

"Tapi kita kenalnya dengan produk tepung non gluten," ujar dr Zaidul Akbar.

"Tepung non gluten itu apa, ya tepung singkong kan non gluten tuh, kemudian tepung jagung, tepung ubi, tepung apa lagi macam-macam banyak sekali," jelas dr Zaidul Akbar.

"Jadi mereka tuh kan zaman dulu tepung terigu tidak semudah sekarang mendapatkannya jadi mereka makan tepung juga," lanjutnya.

Sehingga walau makan tepung, tapi tepung yang digunakan adalah yang lebih sehat dibanding tepung terigu.

"Tapi mereka makan tepung non gluten, mereka makan umbi, makan singkong, makan ubi jalar, mereka juga makan jagung atau kentang," kata dr Zaidul Akbar.

"Itu kan tepung semua tapi sehat," lanjutnya.

Itulah penjelasan dr Zaidul Akbar tentang tepung sehat.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Identitas Terbongkar! Polisi Kantongi Nama Sejoli yang Viral Mesum Dalam Taksi Online di Jaksel

Identitas Terbongkar! Polisi Kantongi Nama Sejoli yang Viral Mesum Dalam Taksi Online di Jaksel

Polisi masih menyelidiki kasus sejoli yang viral diduga melancarkan aksi mesum di dalam taksi online, saat perjalanan dari Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.
Ditunjuk Jadi Pelatih Balap Pribadi, Jorge Lorenzo Siap Bangkitkan "Mental Pembunuh" Maverick Vinales di MotoGP 2026

Ditunjuk Jadi Pelatih Balap Pribadi, Jorge Lorenzo Siap Bangkitkan "Mental Pembunuh" Maverick Vinales di MotoGP 2026

Jorge Lorenzo mengungkapkan siap membantu Maverick Vinales menemukan kembali mentalitas “pembunuh” yang pernah dimilikinya sebelum berkarier di ajang MotoGP.
Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat Aturan FIFA Ini Timnas Indonesia Bisa Makin Gacor, Skuad Garuda Berpotensi Diperkuat Jebolan Piala Dunia yang Cetak 70 Gol Jelang Piala AFF

Berkat regulasi FIFA, lini depan Timnas Indonesia makin tajam menjelang Piala AFF. Skuad Garuda disebut-sebut siap menyambut kedatangan jebolan Piala Dunia.
Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Jelang Ramadhan, Sidak BAPANAS Temukan Harga Cabai Masih Tinggi di Bojonegoro

Mendekati tiga hari raya besar Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) RI bersama Tim Saber Pangan Kabupaten Bojonegoro melakukan pemantauan ketat terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar kota, ritel, dan gudang BULOG Bojonegoro, Jawa Timur.
Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Curhat Dikritik Publik Gegara Sibuk Urusi Persija, Gubernur Pramono: Kemarin Kalah Lawan Arema Saja Enggak Bisa Tidur

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kerap dikritik publik lantaran dianggap terlalu mengurusi Persija, klub sepakbola Jakarta.
Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Empat Bayi dan Balita Diperjualbelikan di Jambi, LPSK Buka Suara

Dua bayi dan dua balita menjadi korban perdagangan anak di Jambi beberapa waktu lalu. Kasus perdagangan anak ini terungkap berawal dari temuan transaksi balita di Tamansari, Jakarta Barat.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Media Korea Soroti Seruan Pemecatan Ko Hee-jin Usai Red Sparks Alami 10 Kekalahan Beruntun

Red Sparks tengah terpuruk di V-League 2025/2026 setelah menelan 10 kekalahan beruntun, memicu sorotan media Korea dan seruan pemecatan terhadap Ko Hee-jin.
Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cs Tikung Popsivo, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Lolos ke Final Four

Hasil Proliga 2026 putri, di mana Jakarta Pertamina Enduro berhasil lolos ke babak final four usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan mengalahkan Jakarta Popsivo Polwan.
Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Cs Resmi Bawa Jakarta Pertamina Enduro Jadi Tim Putri Pertama yang Lolos Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dan kawan-kawan sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi tim voli putri pertama yang dinyatakan lolos ke babak final four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT