News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Porsi Makan Sedikit, Mustahil Berat Badan Turun Malah Makin Gemuk kalau Masih Begini, Kata dr Zaidul Akbar...

Mustahil berat badan turun dan akan malah semakin naik walau porsi makan sudah dikurangi jika masih melakukan kebiasaan ini kata dr Zaidul Akbar, apa sebabnya?
Senin, 25 September 2023 - 07:29 WIB
dr Zaidul Akbar, penyebab berat badan sulit turun padahal makan sudah sedikit
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Ada satu hal yang harus diperhatikan jika ingin menurunkan berat badan, ternyata bukan hanya persoalan mengurangi porsi makan.

Anggapan yang sering muncul adalah ketika ingin menurunkan berat badan maka cukup dengan mengurangi porsi makan setiap hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun nyatanya ada juga orang yang sudah mengurangi porsi makan tapi berat badan tidak kunjung turun, malah ada yang malah semakin gemuk.

Lalu apa yang salah atau kurang dari program diet yang dilakukannya sehingga tidak mampu menurunkan berat badan?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, berikut penjelasan tentang penyebab berat badan tak mau turun.

Menurut dr Zaidul Akbar, jika ingin berat badan turun bukan hanya memikirkan cara mengurangi porsi makan.

Karena sudah terbukti bahwa ada orang yang porsi makan sedikit tapi berat badan tidak turun.

Juga ada yang malah mengalami peningkatan padahal porsi makan sudah dikurangi secara drastis.

Ternyata yang menjadi masalah dari berat badan bukanlah jumlah porsi makan menurut dr Zaidul Akbar.

Tapi kata dr Zaidul Akbar, yang paling berpengaruh adalah jenis makanan yang disantap serta kapan waktu makannya.

Misalnya, orang yang sehari hanya makan satu kali tapi sekalinya makan ia memakan karbohidrat berlebihan, maka itu justru akan membuat berat badan naik.

"Dia one meal a day tapi tiap hari makannya nasi-nasian, nasi goreng, karbo-karbo, ya tetep gemuk, malah makin gemuk," ungkap dr Zaidul Akbar soal berat badan.

Kemudian terkait waktu makan, kata dr Zaidul Akbar jika punya kebiasaan makan malam maka itu akan membuat sulit berat badan.

"Malah justru dengan kalori yang sama, kalau anda makan siang dan makan malam itu lebih cepat gemuknya kalau malam," kata dr Zaidul Akbar.

Menurut dr Zaidul Akbar, malam bukanlah waktu yang tepat untuk banyak makan sehingga sangat tidak dianjurkan dalam dunia kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena malam tidak diset-up untuk banyak makan," ungkap dr Zaidul Akbar.

Dari sini dr Zaidul Akbar menyatakan bahwa sebenarnya jika ingin turunkan berat badan itu sangat mudah, salah satu caranya adalah hindari makan malam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kakorlantas Polri: Polantas Miliki Prioritas Utama Keselamatan Masyarakat

Kakorlantas Polri: Polantas Miliki Prioritas Utama Keselamatan Masyarakat

Korlantas Polri menekankan prioritas utama berupa keselamatan masyarakat di ruas jalan raya.
Terangi Desa Bojong di Bandung Barat, BRI Peduli Hadirkan PLTS untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat

Terangi Desa Bojong di Bandung Barat, BRI Peduli Hadirkan PLTS untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat

BRI Peduli menyalurkan PLTS berkapasitas 17,4 kWp yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 43,2 kWh di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Bandung Barat.
Tak Hanya Lampung! Jokowi akan Keliling Jateng dari Solo

Tak Hanya Lampung! Jokowi akan Keliling Jateng dari Solo

Tak hanya Lampung, mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melanjutkan safari politiknya dengan melakukan roadshow ke berbagai wilayah di
Kenapa Megawati Hangestri Tak Bisa Pakai Nomor Punggung 8 di Hyundai Hillstate? Ini Alasan di Baliknya

Kenapa Megawati Hangestri Tak Bisa Pakai Nomor Punggung 8 di Hyundai Hillstate? Ini Alasan di Baliknya

Megawati Hangestri dipastikan tak lagi memakai nomor punggung 8 di Hyundai Hillstate nantinya. Simak alasan sebenarnya di balik pilihan nomor baru Megatron.
Cemerlang di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap Go Global

Cemerlang di Bawah Danantara, Pegadaian Akselerasi Ekosistem Bank Emas Nasional dan Siap Go Global

Pegadaian di bawah naungan Danantara memantapkan posisinya sebagai pelopor sekaligus satu-satunya Bank Emas di Indonesia yang memiliki ekosistem hulu-ke-hilir.
Indonesia Siap Kirim Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei

Indonesia Siap Kirim Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkapkan dirinya bersama Ketua MPR RI Ahmad Muzani direncanakan menghadiri proses pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

PM India Narendra Modi Sambangi Jakarta 6-8 Juli, Simak 12 Ruas Jalan Protokol Jakarta yang Terdampak

Polda Metro Jaya bersiap melakukan pengamanan ketat terkait kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026. 
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT