News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Asal-asalan, Ternyata Veneer Gigi Punya 2 Macam, Kata dr. Kim Seong Seon Lebih Bagus Pakai Bahan Ini biar Warna Giginya Lebih Alami

Dr. Kim Seong Seon menyarankan untuk melakukan veneer gigi indirect, agar warna putih giginya jauh lebih alami. Sebab, veneer-nya menggunakan bahan ceramic.
Rabu, 10 Juli 2024 - 18:36 WIB
Ilustrasi veneer gigi
Sumber :
  • Sumber: Pexels/Karolina Kaboompics

tvOnenews.com - Veneer gigi menjadi salah satu prosedur medis yang dilakukan untuk memperbaiki ketidaksempurnaan tampilan gigi. Biasanya veneer digunakan untuk memperbaiki warna gigi agar terlihat lebih putih.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Veneer mungkin baru populer beberapa tahun belakangan ini. Namun, tahukah kamu jika prosedur estetika gigi satu ini sudah ada sejak 100 tahun lalu?

 

Veener dotemukan pertama kali pada tahun 1928 oleh Max Factor, penemu glamor Hollywood dengan riasan dan dr. Charles Pincus, seorang dokter gigi California, Amerika Serikat.

 

 

tvonenews

 

 

Max Factor menjadi pengagas konsep veneer, karena kala itu ia membutuhkan solusi untuk memperbaiki riasan yang tidak bisa diperbaiki. Lalu dr. Charles Pincus menerima permintaan untuk mengubah tampilan gigi seorang aktor, ia lalu menemukan pelapis gigi sementara dari bahan prostesis keramik tipis.

 

Pada tahun 1959, dr. Michael Buoneker bereksperimen dengan etsa enamel, yakni proses pengikisan permukaan gigi dengan ringan untuk memperkuat ikatan selan dan restorasi gigi.

 

Proses tersebut juga nantinya akan membantu veneer terpasang dengan nyaman agar tidak menonjol saat dipasang di gigi pasien.

 

Barulah pada 1982 penyempurnaan veneer dilakukan oleh dr. Simonsen dan dr. Calamia. Mereka meingkatkan kekuatan perekat dengan mengaplikasikan asam florida dalam etsa dan resing komposit. Tujuannya adalah untuk merekatkan porselen ke gigi secara permanen, sehingga bisa bertahan antara 10-30 tahun.

 


Ilustrasi veneer gigi. Sumber: Pexels/Anna Shvets

 

Pernahkah kamu merasa tidak percaya diri dengan warna maupun bentuk gigi yang kurang sempurna? Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk membuat gigi terlihat lebih putih adalah dengan melakukan prosedur veneer.

 

Veneer sendiri dalam dunia estetika merupakan salah satu cara untuk membuat tampilan gigi bagian depan terlihat lebih rapi dan punya warna putih. Nantinya akan ada sesuatu yang ditempel di gigi untuk membuat penampilannya lebih baik lagi.

 

Dr. Kim Seong Seon yang merupakan dokter gigi sekaligus pendiri Arirang Dental Clinic menjelaskan, bahwa sebenarnya ada dua macam veneer yang bisa dilakukan oleh seseorang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Veneer gigi itu ada dua macam, direct dan satunya lagi inderict. Kalau direct biasanya menggunakan bahan dari komposit atau plastik. Kalau Inderict-nya biasanya pakai ceramic," jelas Dr. Kim Seong Seon di acara Hidup Sehat tvOne.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT