GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut: Masih Sikat Gigi dengan Cara Lama? Dokter Ungkap Kesalahan Umum yang Bikin Gigi Kuning

WHO menegaskan bahwa penyakit gigi seperti karies dan radang gusi termasuk masalah kesehatan paling umum di dunia, namun bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana
Kamis, 11 Desember 2025 - 23:53 WIB
Ilustrasi Waspada Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut: Masih Sikat Gigi dengan Cara Lama? Dokter Ungkap Kesalahan Umum yang Bikin Gigi Kuning
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu aspek penting yang sering terabaikan, padahal dampaknya sangat besar bagi kualitas hidup. Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa 56,9 persen masyarakat Indonesia usia di atas tiga tahun mengalami masalah gigi dan mulut. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menegaskan bahwa penyakit gigi seperti karies dan radang gusi termasuk masalah kesehatan paling umum di dunia, namun bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana: menyikat gigi dua kali sehari, penggunaan benang gigi, dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Contoh nyatanya dapat dilihat pada rekomendasi Kementerian Kesehatan RI, yang menekankan pentingnya menyikat gigi sebelum tidur dan setelah sarapan sebagai langkah paling efektif mencegah plak.

Sayangnya, pola hidup modern membuat banyak orang kesulitan mempertahankan kebiasaan ini. Konsumsi kopi, teh, makanan beraroma kuat, hingga pola menyikat gigi yang terburu-buru membuat masalah seperti gigi kuning, bau mulut, dan penumpukan plak dianggap seolah hal lumrah.

Padahal, menurut American Dental Association (ADA), noda gigi dan bau napas tidak hanya dipengaruhi gaya hidup, tetapi juga cara merawat gigi yang kurang tepat. Di tengah kondisi ini, kebutuhan edukasi dan solusi perawatan yang lebih efektif terus meningkat, termasuk melalui inovasi produk perawatan gigi dari berbagai perusahaan global.

Melansir dari berbagai sumber, menjawab tantangan kesehatan gigi di Indonesia, usmile mulai memfokuskan peluncuran lini pasta giginya di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Persoalan gigi di Indonesia sebenarnya dapat diatasi melalui kombinasi edukasi dan kebiasaan yang lebih tepat.

“Teknologi bukan soal kecanggihan semata, melainkan bagaimana inovasi bisa benar-benar membantu masyarakat merawat kesehatan gigi dengan cara yang lebih tepat, aman, dan relevan dengan kebiasaan harian mereka,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minat masyarakat terhadap pasta gigi berbasis edukasi dan sains terus tumbuh, sehingga penting bagi industri untuk tidak hanya menjual, tetapi ikut berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan gigi sejak dini.

Dalam sesi edukasi, drg. Aswar Sandi menjelaskan bahwa penyebab utama gigi kuning dan bau mulut di Indonesia berasal dari penumpukan plak serta noda ekstrinsik akibat konsumsi kopi, teh, rokok, dan makanan beraroma tajam. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Fakta Terbaru Buronan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Syekh Al-Misry, Rupanya Punya 2 Kewarganegaraan dan Simpan Paspor Mesir

Polri mengungkap fakta baru terkait buronan kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis, Syekh Al-Misry. Tersangka yang kini berada di Mesir itu dipastikan memiliki lebih dari satu kewarganegaraan.
Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Heboh Soal Kabar Jaringan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M, Ini Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan dugaan jaringan pedofilia yang disebut melibatkan warga negara asing asal Jepang di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Lebih Besar Pahala Kurban Sapi Bersama 7 Orang atau Kambing Milik Sendiri? Begini Kata Buya Yahya

Dalam pemilihan hewan kurban, umat muslim memiliki opsi berkurban seekor kambing secara individu atau patungan satu ekor sapi diperuntukkan bagi tujuh orang.
Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Minim Laporan Korban, Komnas Perempuan Menduga Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Fenomena Gunung Es

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menengarai bahwa kasus kekerasan seksual yang terjadi di pondok pesantren merupakan fenomena gunung es. 
Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat Menolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Kini Bangga Kenakan Jersey Garuda hingga Tuai Sorotan Warganet

Sempat menolak tawaran membela Timnas Indonesia, Tijjani Reijnders kini justru mencuri perhatian setelah terlihat bangga mengenakan jersey Garuda, momen viral.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT