News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Buru-buru Sarapan Nasi Walau Sudah Jam 7 Pagi, dr Zaidul Akbar Bilang Bahayanya Tak Main-main, Katanya Pagi-pagi Itu Cocok...

Walau sudah jam 7 pagi, jangan langsung sarapan nasi atau makanan berat lainnya, dr Zaidul Akbar sebut bahayanya tak main-main, waktu terbaik itu katanya jam...
Selasa, 3 Desember 2024 - 04:30 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

tvOnenews.com - Menurut dr Zaidul Akbar, sarapan dengan nasi atau makanan berat lainnya di pagi hari sebaiknya dihindari.

Dalam sebuah penjelasan yang mengejutkan, dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa waktu sarapan yang tepat dan jenis makanan yang dikonsumsi sangat mempengaruhi kesehatan kita, terutama di pagi hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas jam berapa sebaiknya sarapan dan menu apa yang seharusnya dikonsumsi?

dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

 

dr Zaidul Akbar menegaskan bahwa sarapan dengan nasi atau makanan berat lainnya pada pagi hari bukanlah pilihan yang baik.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang sarapan nasi.

"Pagi-pagi itu tidak cocok makan makanan yang minus miskin enzim," kata dr Zaidul Akbar.

Menurutnya, di pagi hari, tubuh kita sebenarnya sedang berada dalam fase metabolisme yang lebih rendah, terutama hormon lapar yang ada di tubuh.

Oleh karena itu, sarapan nasi atau makanan berat lainnya justru bisa mengganggu proses pencernaan dan membuat kita merasa lemas seharian.

Meskipun sarapan sering dianggap penting untuk memulai hari, dr Zaidul Akbar malah menyarankan untuk melewatkan sarapan atau hanya meminum air putih di pagi hari.

"Lebih baik anda pagi-pagi tidak usah sarapan, minum saja cukup," ujar dr Zaidul Akbar.

Dia juga menjelaskan bahwa hormon lapar manusia berada pada titik terendah antara jam 6 hingga 7 pagi, sehingga makan terlalu banyak pada waktu tersebut bukanlah pilihan yang tepat.

"Karena memang secara sains pagi itu hormon lapar kita lagi rendah-rendahnya," ungkap dr Zaidul Akbar.

"Jadi antara jam 6 sampai jam 7 bukan waktu yang tepat untuk banyak makan sehingga fasenya pagi itu fase pengeluaran mangkanya kita buang hajat kalau pagi-pagi kan," sambungnya.

Bahkan, dr Zaidul Akbar mengingatkan bahwa jika kita makan saat hormon lapar sedang rendah, tubuh tidak akan optimal dalam mencerna makanan.

"Makan di saat hormon makan lagi rendah bukan waktu yang tepat untuk makan," tegas dr Zaidul Akbar. 

Selain itu, dampak lainnya adalah rasa kantuk setelah sarapan berat.

"Habis makan itu biasanya ngantuk enggak?" tanya dr. Zaidul Akbar.

"Coba makan rujak, habis makan itu ngantuk enggak? Rujaknya enggak pedes ya, rujak biasa aja," tambahnya.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk sarapan? Dr. Zaidul Akbar menyarankan agar kita makan sekitar jam 12 siang atau menjelang sore, saat hormon lapar sedang berada di puncaknya.

"Kapan makannya, siang sebelum siang," lanjutnya.

Pada waktu ini, tubuh lebih siap untuk mencerna makanan dengan baik.

Sebagai alternatif, di pagi hari, dr. Zaidul Akbar merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan segar sebagai sarapan yang lebih sehat dan ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, tubuh akan mendapatkan energi tanpa membebani sistem pencernaan.

"Biasanya menu mediteranian itu sehari sekali dan siang, karena saat itu hormon lapar kita lagi tinggi-tingginya," ungkap dr Zaidul Akbar. (far/asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Pengakuan Mencengangkan Cak Imin Terkait Diusung PKB Jadi Presiden 2029

Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin angkat bicara terkait target PKB untuk menjadikannya presiden atau wakil
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Sahroni Ceritakan Kronologi Diperas Pegawai Gadungan KPK Rp300 Juta

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ceritakan kronologi soal kasus dugaan pemerasan terhadap dirinya oleh oknum yang mengaku sebagai utusan pimpinan KPK
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 12 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan keuangan zodiak 12 April 2026 membawa kabar baik bagi enam zodiak ini. Peluang rezeki, pemasukan, dan keberuntungan finansial meningkat.
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Suara Hati Badru Dihadiahkan HP oleh Sumardji, Buntut Dijambret Sebelum Bhayangkara FC Permalukan Persija

Influencer Badru (23) bahagia dapat hadiah HP baru dari Sumardji, akibat mengalami jambret jelang laga Bhayangkara FC kontra Persija Jakarta di Bandar Lampung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT