News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pagi-pagi Perut Kosong Jangan Langsung Sarapan Bubur Ayam atau Nasi Uduk, Kata dr Zaidul Akbar Sebaiknya Minum Dulu...

Pagi-pagi jangan lagi sarapan bubur ayam ataupun nasi uduk, dr Zaidul Akbar ungkap menu sarapan sehat di pagi hari, apa yang sebaiknya dikonsumsi di pagi hari?
Jumat, 6 Desember 2024 - 14:33 WIB
dr Zaidul Akbar, menu sarapan pagi yang sehat bukan nasi uduk atau bubur ayam
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Ketika terasa lapar pagi hari, biasanya orang akan memilih untuk mengisi perut kosongnya dengan sarapan nasi uduk atau bubur ayam.

Ternyata, ada menu yang lebih baik untuk dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas apa yang sebaiknya dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube dr Zaidul Akbar, berikut penjelasan tentang cara mengisi perut di pagi hari.

dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa pagi hari bukanlah waktu yang tepat untuk banyak makan.

Sayangnya, kebiasaan orang Indonesia di pagi hari sering makan dalam jumlah porsi yang cukup banyak.

Misalnya, sarapan pagi makan nasi uduk atau bubur ayam untuk mengisi perut kosong.

Biasanya orang akan sarapan pagi dengan porsi yang cukup banyak karena ingin mendapatkan tenaga hingga siang harinya.

Namun menurut dr Zaidul Akbar, justru dengan banyak makan di pagi hari akan membuat tubuh menjadi lemas dan mudah mengantuk.

Oleh karena itu, jangan sembarangan dalam memilih menu sarapan pagi.

dr Zaidul Akbar menyarankan salah satu menu sarapan sehat di pagi hari.

Menurut dr Zaidul Akbar, pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk minum rempah-rempah karena perut dalam keadaan kosong.

Selain itu, pagi hari adalah waktu bagi tubuh untuk membuang kotoran dan penyakit.

"Pagi-pagi itu waktu paling bagus sebenarnya untuk minum rempah-rempah dalam keadaan perut yang kosong karena memang pagi-pagikan jatahnya kita itu adalah untuk bersih-bersih atau buang sampah gitu kan pagi - pagi ya," ungkap dr Zaidul Akbar.

Barulah di siang harinya, kata dr Zaidul Akbar sebaiknya konsumsi buah dan sayur sehingga tubuh akan mendapatkan nutrisi yang cukup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti siang makan, nah itu Anda asup dengan buah-buahan dengan buah-buahan atau sayur-sayuran sehingga nutrisi dapat semua tuh ya nutrisi dapat semua," ujar dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar menganjurkan agar di pagi hari jangan lagi sarapan dengan porsi banyak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.
Forum Leadership Bahas Kepemimpinan Adaptif, INTI Tangsel Dorong Lahirnya Pemimpin Tangguh di Era Ketidakpastian

Forum Leadership Bahas Kepemimpinan Adaptif, INTI Tangsel Dorong Lahirnya Pemimpin Tangguh di Era Ketidakpastian

Ikatan Alumni PPM School of Management menggelar Forum Leadership bertajuk "Adaptive & Resilient Leadership : Menjadi Pemimpin Adaptif Menghadapi Ketidakpastian" di PPM School of Management, Jakarta, Sabtu (27/6).
Drone Iran Serang Bahrain

Drone Iran Serang Bahrain

Iran mengerahkan serangan drone ke wilayah Bahrain. Kementerian Luar Negeri Bahrain mengecam keras serangan pesawat nirawak (drone) Iran ke wilayah kerajaan itu pada Sabtu (27/6) dini hari.
Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Usut Tuntas Dugaan Kasus Penggelapan Dana, Ribuan Korban Beri Apresiasi Langkah Bareskrim Polri

Dittipideksus Bareskrim Polri membongkar dugaan kasus penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI).

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT