News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Suka Makan Nasi Goreng? Meski Rasanya Lezat, dr Zaidul Akbar Bilang Kalau Mengandung Biang Keroknya Penyakit, Apa Itu?

Masih suka makan nasi goreng? Meski rasanya lezat, dr Zaidul Akbar bilang kalau mengandung biang keroknya penyakit, apa itu?
Selasa, 17 Desember 2024 - 13:47 WIB
Nasi goreng - dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - dr Zaidul Akbar menjelaskan tentang bahayanya makan nasi goreng.

Nasi goreng menjadi salah satu makanan khas Indonesia yang banyak disukai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada dasarnya nasi goreng terbuat dari nasi yang digoreng dengan tambahan bumbu-bumbu tertentu.

Nasi goreng - dr Zaidul Akbar
Nasi goreng - dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Rasanya yang lezat membuat makanan yang satu ini jadi favorite banyak orang. 

Meski enak, ternyata nasi goreng mengandung sesuatu yang menjadi biang keroknya penyakit.

Nasi goreng biasanya menggunakan nasi putih.

Seperti diketahui, nasi mengandung gula yang sangat tinggi, dan jenis gula dalam nasi adalah gula sederhana.

"Nasi isinya apa? Gula. Gulanya jenis gula sederhana," ujar dr Zaidul Akbar dalam tayangan video YouTube Assabil Channel.

Gula kompleks mengandung serat, enzim serta vitamin, dan adanya pada kulit ari beras.

"Karena gula kompleks, seratnya, enzimnya, vitaminnya, sudah hilang dengan pengolahan beras. Itu ada pada kulit ari-nya beras," kata dr Zaidul Akbar.

Dr Zaidul Akbar mengatakan, jika gula tidak dipakai dalam tubuh, maka akan diubah menjadi glikogen.

Dan glikogen apabila tidak dipakai akan diubah menjadi lemak.

Maka, terlalu banyak makan nasi putih akan berpotensi menimbulkan banyaknya lemak dalam tubuh. 

"Banyak kelebihan gula, tandanya adanya lipatan di pinggang," ujar dr Zaidul Akbar.

"Itu lemak isinya," imbuhnya.

Selain nasi yang mengandung gula, nasi goreng dimasak menggunakan minyak.

Biasanya, makan nasi goreng juga dilengkapi dengan bakwan, kerupuk, hingga minum es teh.

Semua makanan dan minuman tambahan tersebut mengandung gula yang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi terus-menerus.

"Yang kedua, nasi goreng dimasak pakai minyak. Minyak lemak. Terus makannya pakai bakwan, bakwan isinya gula nggak? (Gula) Nggak dipakai jadinya lemak," kata dr Zaidul Akbar.

"Ada temannya namanya kerupuk. Kerupuknya digoreng, jadi lemak. Ada temennya lagi, teh manis, isinya gula," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Zaidul Akbar juga menyebut gula sebagai biang keroknya penyakit. 

Oleh karena itu, dokter sekaligus pendakwah tersebut menyarankan untuk mengurangi konsumsi gula pasir.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Seskab Teddy: Tak Ada Rencana Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Meski tidak ada opsi penarikan, pemerintah memastikan aspek keselamatan seluruh personel TNI di wilayah konflik tetap menjadi perhatian utama.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam Tak Habis Pikir, PSSI Siapkan Laga Kelas Dunia untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver besar Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Rencana ambisius PSSI mengundang tim raksasa Eropa bikin tak habis pikir.
Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT