News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengalaman Menegangkan Wulan Guritno Akibat Gigi Berlubang yang Terabaikan dan Memburuk, Akhirnya Temukan Solusi di Devya Dental Clinic

Wulan Guritno awalnya mengeluhkan bau tidak sedap dari mulutnya, kemudian Devya Dental Clinic menyarankan untuk rontgen hingga diketahui ada gigi berlubang.
Kamis, 19 Desember 2024 - 13:29 WIB
Wulan Guritno saat melakukan penanganan masalah gigi berlubang di Devya Dental Clinic.
Sumber :
  • Dok. Devya Dental Clinic

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak orang tidak sadar bahwa gigi berlubang yang dibiarkan bisa memicu masalah serius, bahkan tanpa menimbulkan rasa sakit. Hal inilah yang pernah dialami Wulan Guritno saat berkunjung ke Devya Dental Clinic untuk memeriksa kondisi giginya.

Awalnya, Wulan mengeluhkan bau tidak sedap dari mulutnya, yang kemudian membuat drg. Devya menyarankan untuk melakukan rontgen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasilnya mengejutkan. Bau tersebut ternyata berasal dari gigi berlubang yang dibiarkan begitu lama hingga mahkotanya habis, menyisakan akar gigi yang sudah terinfeksi.

“Dulu itu kan masih ada mahkotanya, jadi aku maunya ditambal aja,” ujar Wulan Guritno.

Drg. Devya menjelaskan bahwa kondisi gigi Wulan saat itu memang masih memungkinkan untuk dilakukan penambalan.

“Iya, masih ada mahkotanya tapi pendek, dan tetap berusaha agar tidak dicabut karena takut. Kan sekarang sudah habis, tinggal sisa akarnya,” tambah drg.

Devya. Kondisi ini terjadi karena gigi yang mati menjadi rapuh dan akhirnya patah sedikit demi sedikit.

Setelah melihat hasil rontgen, drg. Devya memaparkan bahwa akar gigi Wulan sudah tidak bisa diselamatkan.

“Sekarang ini sudah benar-benar nggak ada mahkotanya, sudah nggak bisa ditambal lagi karena bagian akar yang seharusnya menyatu kini sudah terpisah,” jelas drg. Devya.

Meskipun Wulan merasa tidak ada rasa sakit, drg. Devya menegaskan bahwa gigi tersebut harus segera dicabut.

Wulan sempat bertanya, “Kalau didiemin aja memang kenapa, Dok? Kan mahkotanya sudah nggak ada, yaudah didiemin aja.”

Drg. Devya menjelaskan bahwa membiarkan gigi dalam kondisi seperti itu dapat menyebabkan berbagai masalah serius.

“Banyak banget efeknya. Tulang di bawah akar itu semakin habis karena infeksi. Nah, infeksi ini, biarpun dari gigi, tidak berhenti di area mulut saja. Bisa menyebar melalui pembuluh darah ke organ lain, seperti jantung dan menyebabkan endokarditis, yaitu peradangan pada lapisan dalam jantung yang bisa berbahaya jika tidak ditangani, atau ke otak dan menyebabkan meningitis. Jadi, dampaknya bisa luas sekali,” ujar drg. Devya.

Akhirnya, Wulan memutuskan untuk melakukan pencabutan gigi. Namun, drg. Devya mengingatkan pentingnya mengganti gigi yang dicabut dengan dental implant. Jika dibiarkan kosong terlalu lama, akan ada risiko kerusakan pada gigi di sebelahnya.

“Giginya nanti akan dicabut, tapi jangan sampai dibiarkan lama-lama. Tulang di sekitar gigi itu bisa turun, dan lama-lama gigi sebelahnya ikut goyang. Gigi atasnya juga bisa merosot turun karena tidak ada lagi penyangga di bawahnya,” jelas drg. Devya.

Drg. Devya menjelaskan bahwa pemasangan dental implant dapat dilakukan langsung setelah pencabutan, yang disebut dengan direct implant.

Namun, jika pasien menunda, prosesnya akan memakan waktu lebih lama karena perlu menunggu jaringan pulih terlebih dahulu.

“Implan sangat penting untuk menjaga struktur tulang agar tidak turun dan mencegah gigi di sebelahnya bergeser,” tambah drg. Devya.

Foto rontgen masalah gigi berlubang yang dialami oleh Wulan Guritno.
Foto rontgen masalah gigi berlubang yang dialami oleh Wulan Guritno.
Sumber :
  • Devya Dental Clinic

 

Meskipun demikian, Wulan memilih untuk melakukan pencabutan gigi terlebih dahulu dan menunda pemasangan implant. “Bertahap aja, aku takut hahaha,” ucap Wulan dengan candaan, yang disambut tawa oleh drg. Devya.

Proses pencabutan gigi berjalan lancar, dan Wulan pun merasa nyaman sepanjang prosedur.

“Gimana rasanya? Sakit nggak?” tanya drg. Devya. Wulan dengan lega menjawab, “Nggak. Lama juga nggak, ternyata cuma gitu doang, the best!” ucapnya sambil tersenyum puas.

Setelah prosedur, drg. Devya menjelaskan perawatan yang harus dilakukan untuk mencegah pendarahan dan mempercepat penyembuhan. Pasien disarankan untuk menggigit kapas selama 15 menit agar darah berhenti mengalir, menghindari makanan panas selama satu hari, dan tidak merokok.

“Yang paling penting, kita harus mencegah darah agar tidak mencair lagi. Jadi, mengompres dengan es atau meminum minuman dingin untuk meredakan peradangan sangat direkomendasikan karena dapat mempercepat pemulihan,” ujar drg. Devya.

Wulan juga diberikan resep obat antibiotik, obat anti nyeri, dan obat anti bengkak. “Minumnya harus sesuai aturan, ya. Kalau mulai terasa nggak nyaman, langsung diminum obat anti nyerinya. Jangan ditunda sampai sakit,” kata drg. Devya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kontrol ulang setelah 10 hari untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal.

Pengalaman Wulan Guritno ini menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Gigi berlubang yang dibiarkan terlalu lama bukan hanya menyebabkan bau tidak sedap, tetapi juga dapat memicu masalah serius jika tidak segera ditangani.

Dengan perawatan profesional dan solusi terbaik seperti di Devya Dental Clinic, masalah gigi bisa diselesaikan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Bagi Wulan, langkah awal dengan pencabutan gigi ini menjadi pengingat akan pentingnya tindakan preventif agar kesehatan gigi tetap terjaga.  (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam Kaget, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Siap Datangkan Raksasa Dunia untuk FIFA Matchday

Media Vietnam kembali menyoroti manuver Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday. Kaget skuad Garuda berpotensi datangkan raksasa dunia untuk laga persahabatan.
Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Pendiri Sekaligus Mantan Direktur PT DSI Akhirnya Masuk Rutan Usai Dicecar 50 Pertanyaan oleh Penyidik

Babak baru kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali bergulir panas. Bareskrim Polri resmi tahan pendiri sekaligus Direktur PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Enterpreneur Muda Renaldy Pujiansyah Bidik Ekosistem Industri Kreatif Nasional

Renaldy Pujiansyah dikenal sebagai serial entrepreneur yang menitikberatkan pembangunan sistem sebagai fondasi pertumbuhan bisnis.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT