GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Rekomendasi Obat Panas Dalam yang Aman dan Efektif  

Perubahan iklim, kelelahan, konsumsi makanan terlalu asin atau berbumbu kuat, paparan polusi, dan kurangnya minum air putih jadi faktor penyebab panas dalam.
Jumat, 27 Desember 2024 - 18:22 WIB
6 Rekomendasi Obat Panas Dalam yang Aman dan Efektif
Sumber :
  • istimewa

tvOnenews.com - Menurut informasi dari pafipcgianyar.org, panas dalam adalah istilah untuk kumpulan gejala awal radang tenggorokan, yang dapat disebabkan oleh infeksi, iritasi, atau dehidrasi.

Perubahan iklim, kelelahan, konsumsi makanan terlalu asin atau berbumbu kuat, paparan polusi, dan kurangnya minum air putih adalah semua faktor yang sering menyebabkan kondisi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panas dalam juga disebut sebagai kondisi yang sering menyebabkan ketidaknyamanan di dalam tubuh, terutama di tenggorokan dan mulut.

Ilustrasi (sumber: istimewa)

Meskipun istilah ini sering digunakan, dalam kedokteran, panas dalam tidak dianggap sebagai penyakit medis.

Panas dalam artinya seseorang merasa panas atau tidak nyaman. Kondisi ini seringkali disertai dengan gejala seperti sakit tenggorokan, sariawan, bibir pecah-pecah, bau mulut, dan masalah pencernaan seperti sembelit.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa saja penyebab terjadinya panas dalam serta rekomendasi obat untuk penderitanya.

Apa saja penyebab utama dari panas dalam?

Panas dalam adalah kondisi yang sering dianggap sebagai kumpulan gejala yang berkaitan dengan ketidaknyamanan di tenggorokan dan mulut. Berikut adalah penyebab utama terjadinya panas dalam meliputi:

1. Infeksi virus dan bakteri

Penyebab paling umum dari penyakit ini adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus seperti flu atau rhinovirus atau bakteri seperti streptococcus.

2. Pola makan yang tidak sehat

Iritasi tenggorokan dan panas dalam dapat disebabkan oleh makanan pedas, berminyak, atau terlalu asin. Makanan goreng dan santan juga dapat memperburuk gejala.

3. Perubahan cuaca dan suhu ekstrem

Jika terpapar cuaca ekstrem, seperti pergeseran mendadak dari panas ke dingin atau sebaliknya, sistem kekebalan tubuh dapat melemah dan menyebabkan panas dalam.

4. Adanya penyakit asam lambung atau GERD

Asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi tenggorokan, yang mirip dengan gejala panas dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengatasi panas dalam?

Panas dalam dapat dicegah dan diobati agar tidak menimbulkan penyakit seperti radang tenggorokan. Obat ini dapat ditemukan di apotek terdekat. Berikut adalah lima obat yang direkomendasikan untuk mengatasi panas dalam meliputi:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Bojan Hodak terus menunda kata sepakat atas penawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Persib.
ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

Pengurus baru Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur, yang diketuai Dr Suko Widodo secara resmi dilantik.
KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Ponorogo, kali ini kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu lantai dua, Jalan Basuki Rahmat
KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha masuk dalam kategori pelanggaran hak anak berat. 
Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Nova Arianto buka suara soal wacana penghapusan aturan pemain U-23 di Super League. Ia berharap pemain muda tetap bersaing dan punya kompetisi khusus usia muda.
Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari sorotan pada sosok Dedi Mulyadi hingga Gubernur Sherly Tjoanda.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT