News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Salah, Waktu Sarapan yang Baik Bukan Jam 7, 8, atau 9! dr. Zaidul Akbar Bilang Sebaiknya Lakukan Saat...

Menurut dr. Zaidul Akbar, waktu terbaik untuk sarapan bukan di jam 7, 8 atau 9. Pada waktu tersebut hormon lapar sedang rendah, sebaiknya makan di jam segini...
Senin, 6 Januari 2025 - 11:31 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Waktu sarapan yang ideal ternyata bukan di jam 7,8 ataupun 9 seperti yang sering dilakukan kebanyakan orang.

Menurut dr. Zaidul Akbar, ada waktu khusus yang lebih baik untuk sarapan, terutama jika ingin menjaga kesehatan tubuh dengan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya, banyak orang memilih untuk sarapan pagi di jam 6 hingga 9.

Waktu ini sering dianggap praktis, terutama bagi yang harus berangkat kerja atau sekolah.

Tak jarang pula porsi sarapan dibuat besar dengan harapan memberikan energi yang cukup hingga waktu makan siang tiba. 

Namun, dr. Zaidul Akbar menyebutkan bahwa kebiasaan ini perlu dikoreksi.

Menurutnya, waktu sarapan yang baik justru tidak berada di rentang jam tersebut.

Jadi, kapan waktu sarapan yang terbaik untuk tubuh? 

Meskipun terdengar sepele, waktu makan ternyata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan tubuh.

Hal ini berkaitan erat dengan cara kerja organ tubuh manusia, termasuk sistem pencernaan. 

Ketika Anda makan pada waktu yang tidak sesuai, proses pencernaan dapat terganggu.

Selain itu, porsi makan yang berlebihan di pagi hari juga bisa menjadi beban bagi tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk memahami kapan waktu yang tepat untuk makan agar tubuh tetap sehat dan berfungsi optimal.

Dalam salah satu video di kanal YouTube-nya, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa sarapan ideal dilakukan pada waktu tertentu, yaitu sebelum subuh atau pada waktu sahur. 

"Kalau Anda pengen tetap makan (sarapan), maka makannya sebelum subuh," jelas dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, waktu sahur adalah momen yang paling baik untuk sarapan karena berkaitan dengan kondisi tubuh.

Pada waktu ini, hormon lapar, yang dikenal sebagai ghrelin, berada pada puncaknya.

Hal ini membuat tubuh lebih siap untuk menerima makanan, sehingga pencernaan dapat bekerja dengan maksimal.

Banyak orang melakukan sarapan di rentang jam 6 hingga 8 pagi karena dianggap sebagai kebiasaan umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa pada waktu tersebut hormon lapar sebenarnya sedang berada di titik rendah. 

"Hormon lapar, ya namanya ghrelin. Kalau Anda makan pada jam tujuh atau jam delapan, itu bukan merupakan waktu yang tepat untuk makan," kata dr. Zaidul Akbar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT