News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menderita Maag? Wajib Konsumsi Ramuan Herbal ala Dr Zaidul Akbar Ini ..

Sebagai seorang praktisi kesehatan sunnah sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar mengaku kerap menerima keluhan berbagai masalah lambung, seperti menderita mag.
Rabu, 30 April 2025 - 21:29 WIB
dr Zaidul Akbar.
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube dr Zaidul Akbar

tvOnenews.com - Dewasa ini permasalahan tentang lambung dan pencernaan banyak dialami oleh banyak orang, beberapa berawal dari makanan yang tidak sehat dikonsumsi, jangan khawatir, dr Zaidul Akbar punya solusinya.

dr Zaidul Akbar mengaku kerap menerima keluhanberbagai masalah lambung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah lambung yang banyak terjadi di era ini, menurut dr Zaidul Akbar disebabkan karena berlimpahnya makanan yang miskin serat, tinggi kalori, tinggi gula, bahkan tinggi lemak jahat.

 “Ujung-ujungnya pencernaannya terganggu, jadi akhirnya sekarang melimpah orang sakit lambung, tidak fit badannya,” kata dr Zaidul Akbar di kanal Youtube resminya.

Ilustrasi sakit lambung.
Ilustrasi sakit lambung.
Sumber :
  • ANTARA

 

“Nah sejujurnya saya sudah banyak memberikan nasehat untuk menghadapi hal seperti itu, tapi memang tidak mudah untuk menyuruh orang berhenti atau sekedar mengurangi makan seperti itu, jadi saya berpikir harus ada solusi untuk itu,” tambahnya.

Caranya pun terbilang mudah, siapkan bahan-bahan berikut ini, resep ramuan herbal untuk perbaiki pencernaan yang rusak ala dr Zaidul Akbar:

  • Air
  • Madu
  • Kolagen teripang atau gamat
  • Garam mineral

“Taruh madu secukupnya ke dalam gelas, campur dengan air, lau aduk,” katanya.

“Kemudian tambahkan kolagen teripang untuk meningkatkan fungsi lambung kita,” imbuh dr Zaidul Akbar.

Kemudian untuk memberikan ketenangan pada lambung bisa ditambahkan garam yang tidak direvinasi, secukupnya.  Lalu aduk kembali, dan minuman sehat ini siap dikonsumsi.

“Minum di pagi hari menjelang makan, atau malam sebelum tidur. InsyaAllah akan membantu mengembalikan keseimbangan asam lambung kita,” katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Resep di atas adalah salah satu caranya. Idealnya ramuan tersebut bisa dikonsumsi selama tiga bulan paling lama, namun biasanya 14 hari sudah menunjukkan perubahan. 

“Konsumsi sebanyak 2 kali sehari, itu salah satu cara jaga perut kita ya,” pungkasnya. (amr/ind)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT