News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Besok Kalau Sarapan Nasi Uduk Tambahi Lauk Ini Ya, dr Zaidul Akbar Ingatkan Bahaya Pagi Hari Makan Karbo

Nasi uduk salah satu kuliner khas Betawi masih menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia, terutama sebagai menu sarapan. Aromanya yang khas dan rasa gurihnya
Minggu, 22 Juni 2025 - 21:22 WIB
Kolase foto nasi uduk - Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan layar - Freepik

Jakarta, tvOnenews.com — Nasi uduk salah satu kuliner khas Betawi masih menjadi favorit banyak masyarakat Indonesia, terutama sebagai menu sarapan. Aromanya yang khas dan rasa gurihnya kerap menggugah selera.

Namun, di balik kelezatannya, ada hal yang perlu diwaspadai. dr. Zaidul Akbar, praktisi kesehatan dan penggagas Jurus Sehat Rasulullah (JSR), mengingatkan agar konsumsi nasi uduk terutama saat pagi hari tidak berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau mau badannya gak lemot, matanya gak ngantuk, nasinya jangan banyak-banyak,” tegas dr. Zaidul dilansir dari kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Minggu (6/4/2025).

dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube

 

Menurut Zaidul, mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat di pagi hari dapat berdampak buruk pada tubuh. Beberapa efek yang disebutkan antara lain penurunan fokus, kantuk berlebih, hingga peningkatan berat badan.

Ia juga menjelaskan bahwa tubuh memiliki growth hormon (hormon pertumbuhan) yang aktif bekerja di malam hari ketika tubuh dalam kondisi tidak mencerna makanan.

Jika di pagi hari tubuh kembali “dibebani” dengan makanan dalam jumlah besar, terutama yang tinggi karbohidrat seperti nasi uduk, maka hormon tersebut tidak dapat bekerja optimal.

“Growth hormon itu hormon reparasi yang bekerjanya saat tidak ada makanan. Kalau mau badan fit dan segar, pagi-pagi jangan banyak makan,” ujar dr. Zaidul.

Sarapan Pagi Nasi Uduk Dianggap Tidak Sehat kalau Dicampur Bahan Ini, Kata dr Zaidul Akbar Bikin Ngantuk
Sarapan Pagi Nasi Uduk Dianggap Tidak Sehat kalau Dicampur Bahan Ini, Kata dr Zaidul Akbar Bikin Ngantuk
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

 

Tips Konsumsi Nasi Uduk agar Lebih Sehat

Meski memberi peringatan, dr. Zaidul tidak melarang konsumsi nasi uduk sepenuhnya. Ia justru memberi beberapa tips agar santapan ini tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu kesehatan.

Salah satu kunci utamanya adalah memperbanyak asupan protein dan sayuran dibandingkan porsi nasi atau bihun.

Menurutnya, lauk-pauk pendamping nasi uduk seperti tempe, telur, dan mentimun mengandung nutrisi yang lebih penting dan membuat kenyang lebih lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bihunnya sedikit aja, daging empalnya sedikit, tapi timunnya dibanyakin, telurnya dibanyakin, tempe juga,” jelas Zaidul.

Protein, kata dia, adalah pilihan paling tepat untuk sarapan karena bisa menahan rasa lapar lebih lama dibandingkan karbohidrat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tergiur Barang Mewah, ART Angel Lelga Ditangkap Usai Diduga Curi Kaus Kaki Gucci hingga Vitamin

Tergiur Barang Mewah, ART Angel Lelga Ditangkap Usai Diduga Curi Kaus Kaki Gucci hingga Vitamin

Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial EW kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan pencurian di kediaman artis Angel Lelga.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Topan Mekkhala Ancam Jepang, 2 Juta Warga Dievakuasi usai Higos Picu Hujan Ekstrem

Topan Mekkhala Ancam Jepang, 2 Juta Warga Dievakuasi usai Higos Picu Hujan Ekstrem

Jepang masih berada dalam status siaga tinggi pada Sabtu (27/6/2026) setelah Topan Mekkhala bergerak mendekati pesisir timur negara tersebut.
Total 5 Calon Manager Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan Ungkap Alasan harus Ada Latihan Militer

Total 5 Calon Manager Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan Ungkap Alasan harus Ada Latihan Militer

Menurutnya, ragam kemampuan itu, harus dimiliki para calon manajer KDKMP dan KNMP karena nantinya mereka akan menjadi mengelola perputaran uang rakyat melalui koperasi.
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Masih Berharap, Tinggal Tiga Tiket Tersisa

Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026: Iran Masih Berharap, Tinggal Tiga Tiket Tersisa

Perebutan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 kini semakin memanas. Tak hanya perebutan posisi juara dan runner-up, tapi juga jalur peringkat tiga terbaik
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pacitan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Masyarakat di kawasan pesisir Jawa Timur dapat tetap tenang menyusul adanya aktivitas tektonik atau gempa pada Sabtu (27/6) siang. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT