News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bisa Tetap Makan Enak Tanpa Takut Kena Diabetes, dr Zaidul Akbar Bocorkan Cara Aman agar Gula Darah Tak Meroket!

dr Zaidul Akbar ungkap cara aman agar tetap bisa makan enak tanpa takut diabetes, cukup minum cuka dan makan sayur dulu agar gula darah tak meroket.
Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:44 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

tvOnenews.com - Diabetes menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti banyak orang.

Penyebab utamanya adalah tingginya kadar gula darah yang tidak terkendali, sering kali dipicu oleh pola makan yang tidak sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang kemudian takut untuk menikmati makanan enak karena khawatir gula darah melonjak.

Namun, dr Zaidul Akbar, dokter sekaligus pendakwah kesehatan, memberikan solusi sederhana agar tetap bisa makan enak tanpa takut kena diabetes.

Dalam salah satu video di kanal YouTube pribadinya, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa makanan berbahan dasar tepung atau gula pasir, seperti roti, kue, dan makanan manis lainnya, sangat cepat meningkatkan gula darah.

“Makan itu gula darah naik nggak? Pasti naik. Dan naiknya itu bikin kelabakan pankreasnya kita,” jelas dr Zaidul.

Pankreas yang kewalahan ini bisa menyebabkan resistensi insulin hingga berujung pada diabetes jika dibiarkan terus-menerus.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, dr Zaidul memberikan tips sederhana.

“Salah satu cara untuk mencegah atau menjaga agar habis makan itu, katalah pengin tetap makan itu supaya gula darahnya nggak naik, maka apa yang harus Anda kerjakan? Anda minum cuka,” katanya.

Menurutnya, cuka yang bisa digunakan antara lain cuka apel, cuka madu, atau cuka nanas.

Cara mengonsumsinya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan satu sendok cuka ke dalam segelas air, lalu diminum sebelum makan makanan yang tinggi gula atau karbohidrat sederhana.

“Masukin cuka satu sendok atau berapa sendok gitu kan secukupnya aja. Minum itu sebelum Anda makan yang itu,” ujar dr Zaidul.

Cuka memiliki kandungan asam asetat yang dipercaya mampu memperlambat pencernaan karbohidrat dan menekan lonjakan gula darah setelah makan.

Dengan begitu, tubuh tidak perlu bekerja terlalu keras untuk menyeimbangkan kadar gula.

Selain tips minum cuka, dr Zaidul juga menekankan pentingnya mengatur urutan makan.

“Yang kedua apa? Kalau tetap pengin makan itu, makan sayur dulu. Terutama kalau masih suka makan nasi ya, makan sayurnya dulu,” jelasnya.

Sayuran kaya akan serat yang bisa memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.

Jika dikonsumsi sebelum nasi atau roti, serat dari sayuran akan membentuk lapisan pelindung di usus sehingga karbohidrat tidak langsung diserap dengan cepat.

Hal ini membuat gula darah lebih stabil dan tidak melonjak drastis.

Banyak orang sering merasa tersiksa karena harus menghindari makanan manis atau roti yang mereka sukai demi menjaga kesehatan.

Dengan cara yang dibocorkan dr Zaidul Akbar, sebenarnya masih ada jalan tengah agar tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa khawatir berlebihan.

Cukup dengan minum cuka apel atau jenis cuka sehat lainnya sebelum makan, serta membiasakan diri mengonsumsi sayur terlebih dahulu sebelum karbohidrat, lonjakan gula darah bisa ditekan secara alami.

Cara ini tidak hanya baik bagi penderita diabetes, tetapi juga bermanfaat bagi mereka yang ingin mencegah risiko penyakit ini sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dr Zaidul juga selalu mengingatkan pentingnya pola hidup sehat secara keseluruhan.

Olahraga rutin, tidur cukup, mengurangi stres, serta memperbanyak konsumsi makanan alami tanpa pengawet adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan pankreas dan metabolisme tubuh tetap seimbang. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT