News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begadang Jangan Begadang, Dokter Ungkap Kurang Tidur Bisa Sebabkan Gula Darah Naik dan Diabetes

dr. CH. Dion Saelan, MARS., Sp.PD., FINASIM atau Doctor Dee, dokter spesialis penyakit dalam, ungkapkan bahwa kurang tidur bisa jadi pemicu penyakit diabetes.
Senin, 1 September 2025 - 15:00 WIB
ilustrasi kurang tidur
Sumber :
  • Freepik/wayhomestudio

tvOnenews.com - Bukan hanya konsumsi gula berlebiha, dokter ungkap bahwa kurang tidur juga bisa memicu diabtes.

Begadang sering dianggap hal sepele, entah karena pekerjaan yang menumpuk, belajar hingga larut malam, atau sekadar menikmati hiburan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, kebiasaan kurang tidur dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan. Para dokter mengungkap bahwa kurang tidur tidak hanya membuat tubuh mudah lelah, tetapi juga berisiko meningkatkan kadar gula darah.

Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini bisa memicu penyakit kronis seperti diabetes.

Melalui akun Instagram miliknya, @dokterdioninternist, dr. CH. Dion Saelan, MARS., Sp.PD., FINASIM atau Doctor Dee, dokter spesialis penyakit dalam, menjelaskan bagaimana kurang tidur bisa jadi pemicu diabetes.

dr. CH. Dion Saelan, MARS., Sp.PD., FINASIM
dr. CH. Dion Saelan, MARS., Sp.PD., FINASIM
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram @dokterdioninternist

 

"Kalau kamu tidur kurang dari 6 jam semalam, gula darahmu itu bisa naik kayak habis makan donat," ucap Doctor Dee.

Ia menjelaskan bahwa penyebab diabetes bukan sekadar makan makanan yang manis saja, tetapi waktu tidur juga punya pengaruh yang tak kalah besar.

"Sebuah studi dari Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism tahun 2003 menunjukan bahwa, kurang tidur menurunkan sensitivitas insulin. Artinya, tubuh jadi lebih ‘cuek’ terhadap insulin dan gula darah naik," papar Doctor Dee.

Tak hanya itu, dokter spesialis tersebut juga menjelaskan bahwa kurang tidur juga bisa mengganggu kesetabilan hormon ghrelin dan leptin.

Ilustrasi diabetes
Ilustrasi diabetes
Sumber :
  • Freepik

 

Itulah kenapa, saat begadang, kita cenderung terus merasa lapar dan menginginkan makanan manis.

"Dalam studi yang lain dari Diabetes Care (2022), peserta yang kurang tidur dari 5 jam per malam  punya risiko dua kali lipat lebih tinggi untuk terkena diabetes tipe 2 dibandingkan yang tidur cukup," ungkapnya.

Tidur bukan hanya sekadar waktu untuk beristirahat setelah seharian beraktivitas, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat tidur, metabolisme bekerja lebih stabil sehingga proses pengolahan energi dan gula darah tetap terkontrol.

Inilah alasan mengapa tidur yang cukup menjadi salah satu cara alami untuk membantu mencegah berbagai masalah kesehatan serius, termasuk risiko diabetes.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT