News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Anak-anak Jangan Dikasih Makan Roti Setiap Hari, dr. Zaidul Akbar Bilang Efeknya Bisa…

dr. Zaidul Akbar ingatkan bahaya memberi anak makan roti setiap hari. Kandungan tepung, gula, dan lemak bisa picu masalah kesehatan serius. Seperti apa?
Minggu, 7 September 2025 - 15:46 WIB
dr. Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

tvOnenews.com - Kebiasaan memberi anak-anak roti sebagai makanan harian ternyata tidak selalu menyehatkan.

Hal ini disampaikan oleh dr. Zaidul Akbar dalam sebuah tayangan di kanal YouTube pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan bahwa konsumsi roti berbahan dasar tepung terigu setiap hari dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan.

Terutama bila dikombinasikan dengan pola makan yang sudah kaya gula dan minim serat.

“Ini sebenarnya jadi masalah besar dalam banyak kesehatan atau masalah kesehatan di era sekarang ini. Apa? Double karbo bahkan triple carbo, miskin serat, miskin nilai gizi,” ungkap dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, banyak orang tua yang tanpa sadar memberikan makanan berbasis tepung-tepungan, seperti roti, hampir setiap hari kepada anak-anak mereka.

Ilustrasi Roti

Padahal, roti yang beredar di pasaran umumnya terbuat dari tepung terigu yang cepat menaikkan kadar gula darah.

Meski demikian, bukan berarti semua jenis roti buruk untuk kesehatan.

dr. Zaidul Akbar menyebut ada pilihan roti yang lebih sehat apabila dibuat dari bahan alami seperti tepung sorgum, tepung mokaf (modifikasi singkong), tepung sagu aren, atau tepung beras.

Roti dari bahan tersebut memiliki kadar serat lebih tinggi dan tidak terlalu meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

“Roti kita tahu kalau rotinya roti yang baik dan masih tinggi serat seperti dari tepung sorgum, mokaf, atau sagu aren, insyaAllah enggak masalah. Cuma masalahnya kalau anak sudah sering minum minuman kemasan dengan gula tambahan, ditambah lagi roti yang mengandung lemak dari mentega sawit, itu bisa menimbulkan efek berbahaya,” jelasnya.

Roti yang banyak dijual saat ini biasanya mengandung lemak dari margarin atau mentega berbahan dasar minyak sawit.

Kombinasi lemak jenis ini dengan gula tambahan dari minuman kemasan atau makanan lain yang juga dikonsumsi anak bisa memperparah kondisi metabolisme tubuh.

“Nah, akhirnya terjadi apa yang terjadi? Peningkatan gula yang berlebihan. Urusan gula yang berlebihan atau mungkin tidak terkendalikan oleh tubuh ini masalahnya bukan cuma sekedar gula darah naik, tapi juga menimbulkan peradangan dalam tubuh,” tambah dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, peradangan (inflamasi) akibat konsumsi gula berlebih bukan hanya soal naiknya gula darah.

Radikal bebas yang berlimpah juga dapat merusak sel-sel tubuh.

“Sel-sel tubuh kita tuh banyak yang harusnya berpasangan, tapi karena ada peradangan maka banyak yang lepas. Jadilah dia menjadi oksidator atau radikal bebas,” ucapnya.

Keberadaan radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh dapat memunculkan tanda-tanda yang sering tidak disadari.

Gejala tersebut antara lain, mood atau suasana hati yang sering bermasalah, gangguan tidur atau insomnia, masalah pencernaan, termasuk buang air besar yang tidak lancar, tubuh terasa letih, kurang energi, dan sering mengantuk.

Dari penjelasan tersebut, dr. Zaidul Akbar menegaskan pentingnya keseimbangan dalam memberi asupan makanan kepada anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsumsi roti sekali-sekali bukanlah masalah besar, terutama jika dibuat dari bahan yang kaya serat dan alami.

Namun, jika diberikan setiap hari bersamaan dengan minuman atau makanan tinggi gula, maka risiko peradangan tubuh semakin tinggi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Karena Lepas Kewarganegaraan Indonesia, Ini Alasan Nathan Tjoe-A-On Bisa Kembali Bermain di Liga Belanda

Bukan Karena Lepas Kewarganegaraan Indonesia, Ini Alasan Nathan Tjoe-A-On Bisa Kembali Bermain di Liga Belanda

Nathan Tjoe-A-On diizinkan untuk kembali memperkuat Willem II setelah sempat menepi selama beberapa pekan atas rekomendasi dari Asosiasi Pengusaha Klub Liga Belanda (FBO).
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Megawati Hangestri Cs Rebut Puncak Klasemen, Persaingan ke Grand Final Memanas!

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Megawati Hangestri Cs Rebut Puncak Klasemen, Persaingan ke Grand Final Memanas!

Klasemen Final Four Proliga 2026 usai laga pembuka seri kedua yang berlangsung di Kota Solo antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Indonesia.
Top 3: KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno Hatta, Pembuat Konten Dijemput KDM, hingga Pemain Timnas Indonesia Masuk Radar Klub Raksasa

Top 3: KDM Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno Hatta, Pembuat Konten Dijemput KDM, hingga Pemain Timnas Indonesia Masuk Radar Klub Raksasa

Top 3: Dedi Mulyadi nonaktifkan kepala Samsat Soekarno Hatta, pembuat konten dijemput KDM, hingga pemain Timnas Indonesia masuk radar klub raksasa eredivisie.
Novel Bamukmin Ungkap Ada Pelapor Minta Lanjut Proses Pandji Pragiwaksono: Masalah Hukum Bisa Saja Lanjut

Novel Bamukmin Ungkap Ada Pelapor Minta Lanjut Proses Pandji Pragiwaksono: Masalah Hukum Bisa Saja Lanjut

Pelapor Pandji Pragiwaksono, Novel Bamukmin menerangkan ada pelapor yang ingin melanjutkan proses hukum soal materi Stand Up Comedy Mens Rea.
BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

BNN Minta Vape Dilarang Total, DPR Respons Begini

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menilai pelarangan vape layak dipertimbangkan, terutama jika didukung hasil riset soal kandungan berbahaya di dalamnya.
Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan Disertai Mutilasi dan Perampokan di Brebes, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Kasus pembunuhan disertai mutilasi dan perampokan yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada pertengahan bulan Februari 2026, lalu akhirnya memasuki tahap rekontruksi.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT