GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mitos atau Fakta Stres Kerja Bisa Jadi Penyebab Sakit Kelenjar Getah Bening? dr. Tirta Bongkar Fakta, Sebenarnya…

Mitos atau fakta stres karena pekerjaan picu masalah kelenjar getah bening? Dokter Tirta ungkap penyebab utamanya, salah satunya gaya hidup buruk!
Selasa, 9 September 2025 - 15:16 WIB
Ilustrasi Kelenjar Getah Bening
Sumber :
  • ChatGPT

tvOnenews.com - Kelenjar getah bening sering kali menjadi perhatian banyak orang ketika tubuh mengalami gejala tidak biasa, seperti bengkak di leher, ketiak, atau bagian tubuh lainnya.

Tidak sedikit pula yang mengaitkan kondisi ini dengan stres kerja berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan pun muncul, benarkah terlalu ekstra bekerja bisa menyebabkan masalah di kelenjar getah bening?

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta, memberikan penjelasan lengkap mengenai hal ini melalui kanal YouTube pribadinya tirtapengpengpeng.

Menurutnya, anggapan bahwa kelenjar getah bening muncul akibat stres kerja semata adalah mitos.

dr. Tirta

“Itu mitos ya, penyebab kelenjar getah bening itu banyak, bisa jadi cancer, bisa jadi infeksi, ada infeksi virus, terus ada gangguan imun contohnya HIV. Jadi dia gampang banget terinfeksi," ungkap dr. Tirta.

"Autoimun SLE juga berpengaruh, terus radiasi itu sangat ekstrem sekali. Jadi paparan radiasi terus-menerus bisa menyebabkan kerusakan kelenjar getah bening dan tiba-tiba terjadi mutasi pada beberapa sel,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa mutasi sel adalah sesuatu yang sulit diprediksi.

Mutasi bisa dipicu oleh faktor karsinogenik, radiasi, hingga genetik.

Bahkan gaya hidup yang buruk dapat meningkatkan risiko mutasi sel.

“Nah mutasi ini kan nggak ada yang tahu. Mutasi bisa terjadi karena karsinogenik, bisa karena radiasi, juga bisa genetik. Dan karena gaya hidup yang sangat buruk juga bisa," jelasnya.

Hal ini berarti, bekerja keras atau stres kerja tidak serta-merta menimbulkan masalah kelenjar getah bening.

Namun, gaya hidup yang kurang sehat justru bisa memperbesar peluang seseorang mengalami gangguan pada sistem limfatik.

dr. Tirta menegaskan bahwa gaya hidup yang buruk bukan hanya soal bekerja keras.

Banyak orang yang menganggap bekerja ekstra adalah akar masalah kesehatan, padahal faktor lain sering kali lebih dominan.

“Gaya hidup yang sangat buruk itu bukan hanya banyak bekerja. Ya mager lah (malas gerak), makan fast food terus-terusan, karsinogenik terus-terusan,” kata dr. Tirta.

Pola hidup malas, konsumsi makanan cepat saji, serta kebiasaan yang berhubungan dengan zat karsinogenik dapat memperlemah sistem kekebalan tubuh.

Pada akhirnya, kondisi ini bisa membuat kelenjar getah bening lebih rentan mengalami masalah.

Selain gaya hidup, daya tahan tubuh juga memegang peranan besar.

Menurut dr. Tirta, kelenjar getah bening sering kali bermasalah ketika seseorang berada dalam kondisi imunosupresan, yaitu sistem imun tubuhnya lemah.

“Tapi kapan sel tersebut terinfeksi itu sulit ditebak. Namun rata-rata sangat berhubungan dengan keadaan manusia yang dia imunosupresan, jadi imun tubuhnya sangat rendah," ucapnya.

Itu sebabnya, menjaga imunitas tubuh tetap stabil melalui asupan makanan sehat, olahraga teratur, serta manajemen stres yang baik sangat dianjurkan.

Berdasarkan penjelasan dr. Tirta, stres kerja memang bisa memengaruhi kesehatan secara umum.

Tetapi bukan penyebab langsung dari pembengkakan atau masalah kelenjar getah bening.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor risiko lebih banyak berkaitan dengan infeksi virus dan bakteri, penyakit autoimun seperti SLE, paparan radiasi dalam jangka panjang, hingga gaya hidup buruk.

Dengan kata lain, penyebab utama bukanlah bekerja terlalu ekstra, melainkan pola hidup yang dijalani sehari-hari serta kondisi imun tubuh masing-masing individu. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Sejumlah Daerah Masih Kekurangan Guru, DPR Desak Presiden Prabowo Angkat Semua Guru Jadi ASN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendesak Presiden Prabowo Subianto mengangkat seluruh guru yang masih berstatus non-ASN menjadi ASN.
357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

357 Huntap Rampung Dibangun, Penyintas Bencana di Sumatera Segera Tinggalkan Huntara

Berdasarkan data Satgas PRR hingga 11 Mei 2026, jumlah hunian tetap atau huntap yang telah rampung dibangun di tiga provinsi terdampak mencapai 357 unit.
Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Gagal ke Piala Dunia, Maarten Paes Jagokan Belanda: Siap Beri Bocoran pada Ronaldo Koeman Main di Kandang FC Dallas

Berjuang sampai tetes darah terakhir, Timnas Indonesia tersingkir dari babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak. 
Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Dulu Pernah Buat Kang Sung-hyung 'Frustrasi', Megawati Hangestri Kini Justru Jadi Andalan Baru Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Menariknya, Megatron ternyata pernah membuat pelatih Kang Sung-hyung 'frustrasi' saat membela Red Sparks.
Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Diklaim Biang Paspoortgate, Maarten Paes Akhirnya Angkat Suara Atas Skandal yang Merugikan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Ajax mengurus seluruh administrasi Maarten Paes, termasuk gaji yang harus dibayarkan hingga izin bekerja sang pemain di Belanda. 
Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Wali Kota dan Bupati di Jabar Kena Ultimatum Dedi Mulyadi soal Izin Pembangunan Perumahan

Seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat kena ultimatum Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi terkait penerbitan izin pembangunan tempat wisata dan perumahan di hutan

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT