News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Polusi Kian Nyata, Ini Solusi Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan untuk Menjaga Kualitas Hidup dan Alam

Isu lingkungan hidup kini menjadi salah satu tantangan besar yang dihadapi dunia. Selain udara, kualitas air juga menjadi persoalan serius, lebih dari 60% sungai
Jumat, 12 September 2025 - 01:10 WIB
Ilustrasi Ancaman Polusi Kian Nyata, Ini Solusi Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan untuk Menjaga Kualitas Hidup dan Alam
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Isu lingkungan hidup kini menjadi salah satu tantangan besar yang dihadapi dunia, termasuk Indonesia. Pertumbuhan penduduk, pembangunan infrastruktur, serta perkembangan industri berbanding lurus dengan meningkatnya tekanan terhadap kualitas lingkungan. 

Menurut data World Health Organization (WHO, 2023), polusi udara menyebabkan lebih dari 7 juta kematian dini setiap tahun di dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK, 2024) melaporkan kualitas udara di sejumlah kota besar, termasuk Medan dan Jakarta, sering berada pada level tidak sehat, terutama akibat emisi kendaraan dan industri.

Selain udara, kualitas air juga menjadi persoalan serius. Data Badan Pusat Statistik (BPS, 2023) menunjukkan bahwa lebih dari 60% sungai di Indonesia tercemar limbah domestik maupun industri. 

Kondisi ini mengancam ekosistem dan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah perkotaan dan kawasan industri. 

Di Sumatera misalnya, peningkatan aktivitas ekonomi telah memicu kebutuhan besar akan pemantauan kualitas air dan pengelolaan limbah cair agar tidak berdampak buruk terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.

Masalah lain yang juga mendapat sorotan adalah pengelolaan limbah padat dan B3 (bahan berbahaya dan beracun). 

Berdasarkan laporan KLHK (2024), Indonesia menghasilkan lebih dari 67 juta ton sampah setiap tahun, dan baru sekitar 65% yang berhasil terkelola dengan baik. 

Belum lagi tantangan di sektor lingkungan kerja, di mana paparan debu, zat kimia, hingga kebisingan sering kali menurunkan produktivitas dan membahayakan kesehatan tenaga kerja. 

Semua persoalan tersebut menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan hidup harus berjalan seiring dengan laju pembangunan ekonomi.

Dalam konteks itu, hadirnya fasilitas pengujian yang kredibel dan terakreditasi menjadi kebutuhan mutlak. Di Sumatera, salah satu solusi nyata diwujudkan melalui Laboratorium Lingkungan yang beroperasi sejak 2 November 2019 di Kawasan Industri Medan (KIM) IV, Deli Serdang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laboratorium ini memberikan layanan pengujian sampel air, udara, emisi, limbah, hingga lingkungan kerja dengan standar yang diakui secara nasional oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) serta terdaftar resmi di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Keberadaan laboratorium ini bukan sekadar fasilitas teknis, melainkan wujud nyata komitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Rekan Setim Emil Audero, Bek Muda Pinjaman AC Milan Ucapkan Terima Kasih kepada Cremonese

Jadi Rekan Setim Emil Audero, Bek Muda Pinjaman AC Milan Ucapkan Terima Kasih kepada Cremonese

Bek Muda AC Milan, Filippo Terracciano jadi sorotan setelah mengungkapkan pengalaman dan proses perkembangannya selama menjalani masa peminjaman di Cremonese.
AS Serang Venezuela, Pertamina Pastikan Aset Minyak Tak Terdampak

AS Serang Venezuela, Pertamina Pastikan Aset Minyak Tak Terdampak

PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan bahwa aset minyak milik mereka di Venezuela tidak terdampak menyusul serangan Amerika Serikat ke negara tersebut.
Menkum Supratman Sebut Korupsi hingga Kekerasan Seksual Tak Berlaku Restorative Justice di KUHAP Baru

Menkum Supratman Sebut Korupsi hingga Kekerasan Seksual Tak Berlaku Restorative Justice di KUHAP Baru

Pemerintah menegaskan tidak semua perkara pidana bisa diselesaikan melalui restorative justice (RJ) dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru.
Restorative Justice Tak Otomatis Hentikan Perkara, Eddy Hiariej Tegaskan Hak Korban Jadi Penentu di KUHAP Baru

Restorative Justice Tak Otomatis Hentikan Perkara, Eddy Hiariej Tegaskan Hak Korban Jadi Penentu di KUHAP Baru

Pemerintah menegaskan mekanisme restorative justice dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru tidak bisa digunakan secara sepihak untuk menghentikan perkara pidana.
Aksi Penganiayaan di SPBU Manyar Gresik Terekam CCTV, Pelaku Diburu Polisi

Aksi Penganiayaan di SPBU Manyar Gresik Terekam CCTV, Pelaku Diburu Polisi

Sebuah rekaman kamera CCTV memperlihatkan detik-detik seorang pria di Kabupaten Gresik yang sedang mengantre mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) tiba-tiba dihajar oleh OTK (orang tak dikenal) atau yang kerap disebut “bang jago”.
Satgaspam TNI AL Juanda Amankan Ribuan Rokok Ilegal Tanpa Cukai

Satgaspam TNI AL Juanda Amankan Ribuan Rokok Ilegal Tanpa Cukai

Satgaspam TNI AL Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan upaya pengiriman paket barang berisi ribuan bungkus rokok ilegal tanpa pita cukai yang akan dikirim melalui jasa ekspedisi udara di Regulated Agent PT Integrasi Aviasi Solusi (RA PT IAS), Cargo Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.

Trending

Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan

Cara Tak Biasa dan Filosofi Aneh Allegri yang Membawa AC Milan Masuk Bursa Scudetto: Biarkan Lawan Menekan, Serang Saat Kelelahan

Massimiliano Allegri kembali menjadi pusat perbincangan di sepak bola Italia setelah membawa AC Milan bersaing dalam perburuan Scudetto musim ini.
Perang Dunia III di Depan Mata? Anggota DPR Peringatkan Dampak Ngeri AS Tangkap Presiden Venezuela

Perang Dunia III di Depan Mata? Anggota DPR Peringatkan Dampak Ngeri AS Tangkap Presiden Venezuela

Anggota DPR RI, Jazuli Juwaini, melontarkan kritik tajam terhadap aksi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela. 
Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Januari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces, lengkap dengan peluang rezeki hari esok.
Kondisi Finansial Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 6 Januari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 6 Januari 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Pasal Perzinaan KUHP Baru Tetap Delik Aduan, Ini Bedanya dengan Aturan Lama

Pasal Perzinaan KUHP Baru Tetap Delik Aduan, Ini Bedanya dengan Aturan Lama

Menhukam Supratman menegaskan pasal perzinaan di KUHP baru tak jauh berbeda dari KUHP lama. Tetap delik aduan dan fokus lindungi keluarga serta anak.
Sebagian Besar Tim Pengamanan Maduro Tewas, Korban Operasi Militer AS di Venezuela Capai 80 Orang

Sebagian Besar Tim Pengamanan Maduro Tewas, Korban Operasi Militer AS di Venezuela Capai 80 Orang

Operasi militer Amerika Serikat (AS) di Venezuela pada Sabtu (3/1) memakan banyaka korban jiwa. Hingga kini jumlah korban tewas akibat serangan AS menjadi 80 orang, demikian dilaporkan The New York Times, Minggu (4/1).
Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 6 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, nasihat, dan arah rezeki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT