News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak yang Ragu Pilih KB Suntik 1 Bulan atau 3 Bulan, Mana Lebih Aman untuk Jangka Panjang? Kenali Efek Sampingnya

KB suntik 1 bulan dan 3 bulan sama-sama efektif mencegah kehamilan, tapi punya efek samping berbeda. Kenali risikonya agar lebih aman untuk jangka panjang.
Sabtu, 20 September 2025 - 17:11 WIB
Ilustrasi KB Suntik
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Kontrasepsi suntik atau yang dikenal dengan KB suntik merupakan salah satu metode kontrasepsi paling populer di Indonesia.

Metode ini dinilai efektif hingga 99% dalam mencegah kehamilan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KB suntik bekerja dengan cara menyuntikkan hormon ke dalam tubuh yang berfungsi mencegah ovulasi atau pelepasan sel telur pada masa subur. Dengan begitu, pembuahan bisa dicegah.

Namun, KB suntik tidak hanya tersedia dalam satu pilihan.

Ada dua jenis KB suntik yang umum digunakan, yaitu KB suntik 1 bulan dan KB suntik 3 bulan.

Keduanya memiliki kandungan hormon yang berbeda serta efek samping yang perlu diketahui sebelum memilih mana yang lebih sesuai untuk jangka panjang.

1. Gangguan Menstruasi

Salah satu efek samping utama KB suntik adalah perubahan pola menstruasi.

“Pertama membuat menstruasi menjadi tidak teratur. Kondisi ini lebih sering terjadi pada penggunaan KB suntik 3 bulan. Sedangkan pada penggunaan KB suntik 1 bulan, biasanya haid masih terjadi lebih teratur,” jelas dr. Darrell Fernando, SpOG.

2. Butuh Waktu Lama untuk Hamil Kembali

Efek samping lain dari penggunaan KB suntik, khususnya KB suntik 3 bulan, adalah waktu yang lebih lama untuk kembali subur setelah berhenti menggunakannya.

"Kondisi ini lebih sering terjadi pada penggunaan KB suntik yang tiga bulan, terutama jangka panjang. Mungkin waktu sekitar enam sampai 10 bulan bila ingin hamil lagi. Tapi pada penggunaan KB suntik 1 bulan biasanya tidak ditemukan kesulitan untuk hamil kembali,” kata dr. Darrell.

3. Berisiko Mengurangi Kepadatan Tulang

Penggunaan KB suntik jangka panjang juga dapat menimbulkan efek pada kesehatan tulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Beberapa wanita yang menggunakan KB suntik dalam jangka waktu lama, yaitu lebih dari 2 tahun, berisiko mengalami penurunan kepadatan tulang. Itulah sebabnya wanita di bawah usia 18 tahun atau lebih dari 35 tahun tidak dianjurkan untuk memakai KB suntik, terutama jangka panjang,” kata dr. Darrell.

Bagi wanita yang tetap ingin menggunakan KB suntik dalam jangka panjang, disarankan untuk mengimbanginya dengan konsumsi suplemen vitamin D serta memperbanyak asupan makanan kaya kalsium seperti susu, keju, dan sayuran hijau.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.
Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT