GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Penyakit Akibat Tidak Suka Makan Sayur, Bisa Tingkatkan Risiko Kanker dan Diabetes

Jarang makan sayur bisa memicu berbagai penyakit serius. Kenali 4 penyakit akibat kurang konsumsi sayuran, mulai dari masalah pencernaan hingga risiko kanker.
Minggu, 28 September 2025 - 10:29 WIB
ilustrasi menolak makan sayur
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Sayuran merupakan sumber utama serat, vitamin, dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh.

Namun, masih banyak orang yang enggan mengonsumsinya karena rasa atau kebiasaan makan yang kurang sehat. Padahal, kurang makan sayur dalam jangka panjang dapat berdampak serius bagi kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4 risiko penyakit akibat tidak mengonsumsi sayur melansir dari Hidup Sehat tvOne

Ilustrasi Sayuran
Ilustrasi Sayuran
Sumber :
  • Pixabay

 

1. Sembelit

Kebiasaan malas mengonsumsi sayuran dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Salah satunya adalah sembelit, yaitu gangguan pencernaan yang terjadi ketika tubuh kekurangan serat.

Kondisi ini membuat feses menjadi lebih keras dan padat sehingga sulit dikeluarkan. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, sembelit bisa menimbulkan komplikasi, termasuk wasir atau ambeien akibat tekanan berlebih dari feses pada saluran pencernaan.

2. Iritasi usus besar

Berikutnya, kurang konsumsi sayur juga bisa memicu iritasi usus besar. Kondisi ini bisa terjadi lantaran tekstur feses menjadi keras, sehingga sulit dikeluarkan dari tubuh.

Hal tersebut membuat perut jadi kembung, bergejolak, serta penuh gas. Jika sudah terjadi, disarankan agar mengurangi makanan berlemak tinggi, juga minuman beralkohol dan bersoda.

3. Kanker

Kerap dianggap sepele, ternyata tidak mengonsumsi sayur juga bisa memicu penyakit mematikan seperti kanker.

Meskipun penyebab utama dari penyakit ini karena adanya mutasi genetik (perubahan DNA) pada sel-sel yang menyebabkan pertumbuhan tidak terkendali, namun gaya hidup kurang sehat juga bisa jadi pemicu lainnya.

Kombinasi asupan makanan yang tidak seimbang dan kurang mengonsumsi sayuran bisa meningkatkan risiko kanker.

Sayur-sayuran mengandung zat antioksidan alami yang mampu mencegah tumbuhnya sel kanker. Kekurangan antioksidan akan meningkatkan risiko seseorang terkena kanker. 

4. Diabetes melitus

Kemudian, kurang konsumsi sayur juga bisa memicu terjadinya diabetes melitus atau penyakit kencing manis.

Seseorang menderita diabetes biasanya disebabkan oleh pola makanan yang tidak sehat. Penyakit diabetes kerap dipicu oleh akibat terlalu sering mengkonsumsi makanan yang tinggi gula.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, dengan rutin mengkonsumsi sayur-sayuran, resiko serangan penyakit diabetes bisa menurun sebanyak 28 persen.

Meskipun terlihat sepele, kebiasaan jarang makan sayur dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang berbahaya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Makarim 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,6 Triliun

Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Kemendikbudristek. Jaksa juga menuntut uang pengganti Rp5,6 triliun.
Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Kian Tertinggal dari Para Rival, Lewis Hamilton Curiga Ferrari Melewatkan Hal Penting di F1 2026

Lewis Hamilton menilai Ferrari mungkin melewatkan detail penting yang kini dimaksimalkan para rival pada F1 2026.
Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Resmi Jadi Wakil di Asia, AFC Malah Beri Sanksi Berat untuk Persib Bandung di Ajang Liga Champions Asia Imbas Pitch Invasion

Akibat ulah Bobotoh, Persib pun terpaksa memulai kompetisi musim depan dengan kerugian besar. AFC resmi menghukum Persib Bandung dalam putusan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 
Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT