GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bumil Harus Tahu, Benarkah Makan Pedas Bisa Bikin Cepat Kontraksi dan Memicu Persalinan Lebih Awal? Ini Faktanya!

Makan pedas bikin kontraksi cepat dan persalinan lebih awal hanyalah mitos. Bumil wajib tahu penjelasan medis dr. Nisa Fathoni soal fakta ini.
Minggu, 28 September 2025 - 13:23 WIB
Ilustrasi sambal pedas
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Kehamilan selalu menjadi fase penuh perhatian, di mana setiap ibu hamil atau bumil kerap mencari berbagai cara untuk menjaga kesehatan diri dan janinnya.

Salah satu mitos yang paling sering beredar di masyarakat adalah anggapan bahwa makan makanan pedas bisa membuat kontraksi lebih cepat dan bahkan memicu persalinan lebih awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah benar demikian atau hanya sekadar kepercayaan turun-temurun?

Dilansir dari kanal YouTube Brawijaya Healthcare, dokter spesialis kandungan dr. Nisa Fathoni, SpOG memberikan penjelasan ilmiah terkait isu tersebut.

Menurutnya, informasi bahwa makanan pedas bisa mempercepat persalinan adalah mitos.

“Mitos. Kenapa? Karena kontraksi yang dihasilkan adalah kontraksi usus akibat reaksi makanan pedas. Memang makanan pedas akan merangsang peristaltik atau gerakan usus untuk mendorong makanan pada level usus selanjutnya. Tapi ini bukanlah kontraksi yang menggiring ke arah proses persalinan,” jelas dr. Nisa Fathoni.

Ia menambahkan, kontraksi yang berhubungan dengan persalinan berbeda jauh dengan kontraksi akibat makanan pedas.

Kontraksi usus biasanya hanya menimbulkan rasa mulas, kembung, atau sensasi tidak nyaman di perut, tetapi tidak memiliki kaitan langsung dengan kontraksi rahim yang memicu persalinan.

Lebih lanjut, dr. Nisa menjelaskan bahwa persalinan normal akan terjadi ketika rahim atau uterus mengalami kontraksi alami.

Proses ini merupakan hasil dari kerja sama kompleks antara sel-sel tubuh ibu hamil yang sudah diprogram secara biologis.

“Padahal yang namanya proses persalinan normal, maka akan terjadi kontraksi uterus ataupun rahim secara sendirinya. Jadi santai saja menunggu waktunya. Selama masih berada pada usia kehamilan 38-40 minggu, dan kondisi bayi, plasenta, serta ketuban masih baik, tidak masalah kita menunggu waktunya,” ujarnya.

Artinya, ibu hamil tidak perlu memaksakan diri mencari cara instan untuk mempercepat persalinan, termasuk dengan mengonsumsi makanan pedas berlebihan.

Meskipun tidak berhubungan langsung dengan persalinan, konsumsi makanan pedas bagi ibu hamil tetap perlu diperhatikan.

Beberapa dampak yang bisa dirasakan antara lain:

1. Mulas dan diare: Kandungan capsaicin pada cabai bisa merangsang usus, sehingga meningkatkan peristaltik yang memicu buang air besar lebih sering.

2. Gangguan pencernaan: Ibu hamil yang sensitif bisa mengalami maag, perut perih, hingga mual setelah makan makanan pedas.

3. Ketidaknyamanan tidur: Sensasi panas di perut bisa membuat bumil sulit tidur nyenyak.

Namun, jika dikonsumsi dalam batas wajar, makanan pedas tidak berbahaya bagi kehamilan.

Setiap ibu hamil juga memiliki toleransi berbeda terhadap rasa pedas, sehingga sebaiknya menyesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Banyak ibu hamil yang merasa cemas ketika usia kehamilan mendekati 40 minggu, apalagi jika tanda-tanda kontraksi belum juga muncul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini wajar, tetapi dokter mengingatkan bahwa setiap kehamilan memiliki waktunya masing-masing.

Selama kondisi bayi dan ibu sehat, menunggu proses persalinan secara alami lebih aman daripada mencoba metode yang belum terbukti secara medis. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Bek kiri Nathan Tjoe-A-On tampil konsisten bersama Willem II di Eerste Divisie, kabar positif bagi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Getway Cicadas Bandung

Pria 21 Tahun Ditemukan Tewas Usai Jatuh dari Lantai 15 Apartemen Getway Cicadas Bandung

Suasana di kawasan apartemen Gateway Cicadas, Kota Bandung, mendadak berubah duka, Senin (16/8/2026) sore.
Ahli Feng Shui Beri Saran soal Penataan Rumah yang Bisa Hadirkan Keberuntungan di Tahun Kuda Api

Ahli Feng Shui Beri Saran soal Penataan Rumah yang Bisa Hadirkan Keberuntungan di Tahun Kuda Api

Ahli Feng Shui Yulius Fang memberikan saran soal penataan rumah yang bisa menghadirkan keberuntungan dalam rumah tangga menurut ilmu Feng Shui di tahun Kuda Api 2577.
Dititipkan ke Pamannya, Balita 4 tahun di Surabaya Malah Jadi Korban Kekerasan

Dititipkan ke Pamannya, Balita 4 tahun di Surabaya Malah Jadi Korban Kekerasan

Balita perempuan berusia empat tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur.
Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Polisi Malaysia menyelidiki kematian lima sekeluarga di Kuantan. Kepala keluarga diduga menyerang anggota keluarga sebelum bunuh diri, motif masih didalami.
Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Persib dalam situasi tertinggal di babak 16 besar  AFC Champions League Two 2025/2026. Pada laga leg pertama, tim asuhan Bojan Hodak kalah dengan skor telak 0-3 di Thailand.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT