Waspadai Flu Varian Baru dari Amerika Serikat, Kenali Gejala Super Flu dan Cara Penanganannya
- Pexels/Yaroslav Shuraev
tvOnenews.com - Kasus flu varian baru tengah menjadi perhatian serius di Amerika Serikat. Berdasarkan laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kasus influenza meningkat signifikan di berbagai negara bagian.
Kota New York City bahkan tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat aktivitas flu-like tertinggi di seluruh negeri.
Data CDC mencatat, sejak awal musim flu 2025, telah terjadi sedikitnya 4,6 juta kasus flu, dengan sekitar 49 ribu pasien dirawat inap dan 1.900 kematian yang dikonfirmasi terkait infeksi influenza.
Lonjakan kasus ini didominasi oleh varian influenza tipe A (H3N2) subclade K, yang kini disebut-sebut sebagai “super flu” karena tingkat penularannya yang tinggi dan gejala yang cukup berat.
Negara bagian yang mengalami peningkatan aktivitas penyakit pernapasan pada level sedang antara lain Alabama, Colorado, Connecticut, Hawaii, Louisiana, Maryland, Minnesota, New Hampshire, New Jersey, Ohio, Rhode Island, dan Texas.
Sementara sebagian besar wilayah lainnya masih berada pada level rendah hingga sangat rendah.
Dari lebih dari 900 sampel flu yang dianalisis oleh CDC, sekitar 90 persen merupakan virus influenza tipe A (H3N2), dan hampir semua di antaranya termasuk dalam subclade K.
Para ahli mengungkapkan, mutasi pada subclade ini menyebabkan mismatch dengan komposisi vaksin flu yang digunakan pada musim ini.
Namun, vaksin tetap dianggap penting untuk mengurangi tingkat keparahan penyakit.
Gejala Super Flu (Influenza H3N2 Subclade K)
- Pexels/Andrea Piacquadio
Dilansir dari Verywell Health, infeksi virus influenza H3N2 biasanya berlangsung antara lima hingga tujuh hari, namun batuk berat dapat bertahan hingga tiga minggu.
Meskipun sebagian besar kasus dapat sembuh sendiri, varian ini memiliki gejala yang cukup berat dan dapat dengan cepat melemahkan kondisi tubuh.
Gejala umum flu varian baru ini meliputi:
- Demam tinggi dan sakit kepala
- Sakit tenggorokan dan batuk kering
- Sakit badan dan nyeri otot
- Kelelahan ekstrem
- Hidung tersumbat atau pilek ringan
- Mual, muntah, dan diare (lebih sering terjadi pada anak-anak)
Load more