Waspadai Flu Varian Baru dari Amerika Serikat, Kenali Gejala Super Flu dan Cara Penanganannya
- Pexels/Yaroslav Shuraev
Karena tingkat penyebaran virus yang cepat, seseorang dapat tertular hanya dengan terpapar percikan batuk atau bersin dari penderita dalam jarak dekat.
Cara Penanganan dan Pencegahan Super Flu
Hanya tenaga medis yang dapat memastikan diagnosis flu melalui pemeriksaan fisik dan tes swab hidung atau tenggorokan.
Bila terdeteksi dalam 48 jam pertama, dokter mungkin akan meresepkan obat antivirus seperti oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir (Relenza) untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi komplikasi.
Namun, jika pasien sudah sakit lebih dari dua hari, penggunaan antivirus biasanya tidak efektif. Dalam kondisi ini, pasien disarankan untuk fokus pada perawatan mandiri di rumah:
- Istirahat cukup agar sistem imun bekerja optimal.
- Minum banyak cairan, terutama air putih, untuk mencegah dehidrasi.
- Konsumsi obat bebas (OTC) seperti paracetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri otot.
- Hindari kontak dekat dengan orang lain agar tidak menularkan virus.
Selain itu, mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker saat batuk atau bersin, dan menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penyebaran super flu ini.
CDC juga menegaskan bahwa vaksinasi tahunan tetap menjadi langkah pencegahan utama, meskipun tidak 100% sesuai dengan varian yang beredar.
Vaksin membantu mengurangi risiko komplikasi berat dan kematian, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penderita penyakit kronis. (adk)
Load more