News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masuk Angin Menurut Pandangan Medis, Benarkah Ada dalam Dunia Kesehatan?

Istilah masuk angin sering digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kondisi tidak enak badan. Namun, bagaimana pandangan medis sebenarnya?
Jumat, 9 Januari 2026 - 21:17 WIB
Ilustrasi demam
Sumber :
  • Pexels/Yaroslav Shuraev

tvOnenews.com - Istilah masuk angin sudah lama dikenal di masyarakat Indonesia dan sering digunakan untuk menggambarkan kondisi tubuh yang terasa tidak enak, pegal-pegal, mual, kembung, atau meriang.

Namun, menurut dunia medis, “masuk angin” bukanlah sebuah penyakit yang diakui secara ilmiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pandangan medis, keluhan tersebut biasanya berkaitan dengan gangguan pada daya tahan tubuh, infeksi virus, atau bakteri yang menyebabkan gejala mirip seperti flu atau gangguan pencernaan.

Menurut dokter sekaligus influencer kesehatan dr. Tirta, istilah “masuk angin” sebenarnya tidak ada dalam terminologi kedokteran.

Ia menjelaskan bahwa kondisi yang sering disebut masuk angin oleh masyarakat merupakan bentuk misinterpretasi gejala penyakit lain.

“Ketika orang enggak enak badan terus dia sendawa, mereka asumsi itu karena ada angin yang harus dikeluarkan. Padahal itu mitos budaya. Sebenarnya itu enggak pernah ada,” ujar dr. Tirta.

Ia menambahkan bahwa fenomena tersebut tidak bisa dijelaskan secara logis.

Banyak orang menganggap berbagai gejala seperti demam, pegal-pegal, kembung, atau perut begah sebagai tanda “masuk angin”, padahal itu adalah reaksi tubuh terhadap infeksi atau gangguan metabolik tertentu.

“Contohnya demam dan pegal-pegal yang merupakan gejala infeksi bakteri atau virus, itu dikategorikan sebagai masuk angin. Atau perut kembung karena makan berlebihan dan asam lambung naik pun dianggap masuk angin. Padahal tidak ada hubungannya,” tegasnya.

Dalam dunia medis, gejala-gejala yang sering disebut masyarakat sebagai “masuk angin” sebenarnya bisa disebabkan oleh beragam kondisi medis, seperti:

  • Flu (Influenza) akibat infeksi virus.
  • Gangguan pencernaan seperti dispepsia atau gastritis.
  • Masalah otot dan sendi karena kelelahan.
  • Penurunan daya tahan tubuh yang membuat tubuh rentan terhadap infeksi.

Keluhan “masuk angin” paling sering muncul ketika daya tahan tubuh sedang menurun. Hal ini menyebabkan seseorang lebih mudah mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, pilek, atau kelelahan.

Kondisi tersebut sering dikaitkan dengan paparan cuaca dingin atau kehujanan, padahal penyebab utamanya bukan angin, melainkan penurunan imunitas tubuh.

Kondisi ini umumnya terjadi saat tubuh kekurangan asupan vitamin dan nutrisi penting.

Kurangnya paparan sinar matahari, terutama saat musim hujan, bisa menurunkan produksi vitamin D dalam tubuh. Padahal, vitamin D berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal.

Selain vitamin D, kekurangan vitamin C, vitamin E, dan vitamin A juga dapat membuat sistem imun melemah.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih rentan terserang penyakit yang ditandai dengan gejala yang dikenal masyarakat sebagai “masuk angin”.

Mengapa Dikenal sebagai “Masuk Angin”?

Secara budaya, istilah “masuk angin” dipercaya muncul karena masyarakat mengaitkan rasa tidak nyaman di tubuh dengan kondisi cuaca atau paparan angin dingin.

Ketika seseorang merasa meriang setelah kehujanan atau terlalu lama di luar ruangan, mereka cenderung berasumsi bahwa “angin masuk” ke dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tidak dikenal dalam dunia medis, istilah “masuk angin” tetap melekat kuat di masyarakat Indonesia.

Namun, secara medis, kondisi ini sebaiknya dilihat sebagai tanda tubuh sedang menurun daya tahannya atau mengalami infeksi ringan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.
Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Persatuan bukan hanya fondasi kehidupan berbangsa, tetapi juga modal penting agar pembangunan dapat terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri
FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA membuka peluang FIFA ASEAN Cup kembali digelar empat tahun lagi, tetapi masa depan turnamen masih menunggu pembahasan soal kalender bersama AFC.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT