News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! BPOM Instruksikan Nestle Setop Produksi Susu Formula Bayi, Toksin Cereulide Dinilai Berbahaya

Heboh kabar BPOM melakukan penghentian impor dan penarikan susu formula produksi Nestle Suisse SA-Pabrik Konolfingen, Swiss.
Rabu, 14 Januari 2026 - 18:35 WIB
Tegas! BPOM Instruksikan Nestle Setop Produksi Susu Formula Bayi, Toksin Cereulide Dinilai Berbahaya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ilustrasi istock-wikipedia

Jakarta,tvOnenews.com- Badan pengawas obat dan makanan indonesia (BPOM) dengan tegas menginstruksikan Nestle untuk berhenti produksi susu formula bayi. Hal ini menanggapi adanya notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) soal cemaran toksin cereulide.

Apa Sebenarnya Toksin Cereulide yang Ada di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 Milik Nestle?
Apa Sebenarnya Toksin Cereulide yang Ada di Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 Milik Nestle?
Sumber :
  • dok.ilustrasi pixabay

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangan resminya, BPOM mengatakan telah melakukan penghentian impor dan penarikan susu formula produksi Nestle Suisse SA-Pabrik Konolfingen, Swiss. Produk susu formula bayi tersebut, varian S-26 Promil Gold pHPro 1 disebut terkontaminasi toksin cereulide (toxin cereulide).

Sebagaimana untuk melindungi keamanan produk yang dibeli oleh masyarakat. BPOM mengimbau agar para orang tua yang memakai susu formula bayi 0 sampai 6 bulan varian S-26 Promil Gold pHPro 1 dari Nestle dikembalikan ke Toko.

"Kembalikan produk tersebut ke tempat pembelian atau hubungi layanan konsumen PT Nestlé Indonesia untuk proses pengembalian/penukaran," jelas BPOM dalam keterangan resminya, Rabu (14/1).

Sehubungan dengan ini, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan penarikan produk formula bayi produksi Nestlé Suisse SA – Pabrik Konolfingen, Swiss di beberapa negara disebabkan adanya potensi cemaran toksin cereulide pada bahan baku arachidonic acid (ARA) oil tertentu yang digunakan dalam proses produksi.

"Berdasarkan penelusuran data importasi BPOM, dua bets produk formula bayi terdampak tersebut telah diimpor ke Indonesia. Namun, hasil pengujian terhadap sampel dari kedua bets menunjukkan bahwa toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ < 0,20 µg/kg)," katanya, dikutip dari Antara.

"Paparan toksin ini bisa menimbulkan gejala secara cepat, umumnya dalam rentang 30 menit hingga 6 jam setelah konsumsi, berupa muntah hebat atau persisten, diare, serta kelesuan yang tidak biasa," jelas Taruna.

Tegas! BPOM Instruksikan Nestle Setop Produksi Susu Formula Bayi, Toksin Cereulide Dinilai Berbahaya
Tegas! BPOM Instruksikan Nestle Setop Produksi Susu Formula Bayi, Toksin Cereulide Dinilai Berbahaya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ilustrasi istock-wikipedia

Perlu diketahui, produk yang terdampak toksin cereulide adalah S-26 Promil Gold pHPro 1 (formula bayi usia 0–6 bulan) dengan Nomor izin edar: ML 562209063696 dan nomor bets: 51530017C2 dan 51540017A1.

Apa Itu Toksin cereulide?

Melihat penarikan susu bayi yang ditarik BPOM tersebut, membuat masyarakat jadi mengenal istilah toksin cereulide pada susu bayi. Hal ini pun masih tabu, simak di bawah ini. 

Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr Yohan Samudera, Sp.Gk kalau toksin cereulide berasal dari Bacillus Cereus yang dapat menyebabkan anak muntah.

Sehingga gejala yang perlu dipahami para orang tua, ketika anak terkontaminasi bakteri ini, sebagai berikut:

-Anak mengalami mual
-Anak mengalami muntah
-Anak mengalami diare
-Anak mengalami nyeri atau kram perut (cirinya anak sering menangis)

"Dengan menangis terus-menerus gelisah dan menolak makan," jelas dr Yohan kepada tvonenews.com, Rabu (14/1).

Lebih lanjut, dikatakan dr Yohan kalau anak akan mengalami muntah setelah konsumsi susu yang mengandung toksin cereulide selama 30 menit hingga 6 jam. Para orang tua wajib berhati-hati, jika gejala muncul, sebaiknya segera ke layanan kesehatan terdekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"pada kasus keracunan, gejala muncul dengan cepat, sekitar 30 menit hingga 6 jam setelah mengkonsumsi susu yang terkontaminasi," pesan dr Yohan.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).
Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Eks Timnas Indonesia U-19 yang Pernah Gabung Rayo Vallecano Ini Pensiun Dini di Usia 22 Tahun

Teuku Razzaa Fachrezzi Aziz mengakhiri karier sepak bola profesional pada usia 22 tahun setelah meninggalkan Arema FC dan memilih menekuni cabang olahraga lain.
Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson Perkenalkan Sprint 440, Motor Cruiser 440 cc dengan Harga 'Murah'

Harley-Davidson memperkenalkan Sprint 440, motor cruiser bermesin 440 cc dengan tenaga 27 dk dan torsi 38 Nm yang dibanderol sekitar Rp121 juta di Inggris.
Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Naik Podium di Grand Prix Malaysia, Alex Marquez Malah Putuskan Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengumumkan bahwa ia akan mundur dari MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung akhir pekan ini.
Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Strategi Pemprov Jawa Tengah Kurangi Limbah Minyak: Libatkan ASN hingga Kader Posyandu

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT