News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Orang yang Selama Ini Salah soal Hubungan Hujan dan Sakit

Hujan kerap dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit. Tak jarang, masyarakat melarang anak-anak bermain hujan dengan alasan takut jatuh sakit. Namun anggapan
Jumat, 23 Januari 2026 - 20:40 WIB
lustrasi - Seorang warga melintas saat hujan di Jakarta
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Hujan kerap dianggap sebagai penyebab berbagai penyakit. Tak jarang, masyarakat melarang anak-anak bermain hujan dengan alasan takut jatuh sakit. Namun anggapan tersebut dinilai keliru jika ditinjau dari sudut pandang Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW.

Hal itu disampaikan oleh dr. Zaidul Akbar dalam salah satu kajian yang diunggah melalui kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official. Menurutnya, manusia terbaik adalah mereka yang senantiasa menjaga hati, pikiran, akal, dan iman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengingatkan bahwa Allah SWT tidak menciptakan sesuatu di muka bumi ini secara sia-sia. Hal tersebut sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, salah satunya dalam Surah Ali Imran, yang mengajak manusia untuk merenung dan mentadaburi ciptaan Allah.

“Banyak orang hari ini justru menyalahkan apa-apa yang sudah ditakdirkan Allah,” ungkapnya.

Salah satu contoh kekeliruan yang sering terjadi, kata dr. Zaidul Akbar, adalah anggapan bahwa hujan menjadi penyebab penyakit. Padahal, jika merujuk pada Al-Qur’an, fungsi hujan justru sangat mulia.

Dalam penjelasannya, hujan disebut sebagai sarana untuk menenangkan hati, menghilangkan rasa was-was, serta menguatkan keimanan. Tidak ada satu pun ayat yang menyebut hujan sebagai sumber penyakit.

Bahkan, Rasulullah SAW dicontohkan sangat memuliakan hujan. Ketika hujan turun, Nabi Muhammad SAW disebut membuka penutup kepala dan membiarkan air hujan membasahi kepalanya.

Beliau menyebut hujan sebagai rahmat yang baru saja turun dari langit, penuh keberkahan dari Allah SWT.

Tak hanya Rasulullah, para sahabat pun melakukan hal serupa. Sebagian dari mereka bahkan membiarkan peralatan rumah tangga diletakkan di luar agar terkena air hujan, dengan keyakinan akan keberkahan yang dibawa hujan tersebut.

dr. Zaidul Akbar menegaskan bahwa ketakutan manusia terhadap hujan kerap muncul karena terlalu mengedepankan logika semata, tanpa memahami hikmah ciptaan Allah secara utuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sering kali, apa yang Allah ciptakan justru kita anggap sebagai sesuatu yang menakutkan,” ujarnya.

Ia pun mengajak umat Islam untuk kembali meluruskan cara pandang terhadap hujan, tidak sekadar melihatnya dari sisi fisik, tetapi juga sebagai rahmat dan tanda kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT