News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

dr. Zaidul Akbar Ungkap Pola Makan Sahur dan Buka untuk Penderita Maag agar Kuat Puasa Ramadhan

dr. Zaidul Akbar jelaskan pola makan sahur dan buka untuk penderita maag agar kuat puasa Ramadhan tanpa kambuh.
Minggu, 22 Februari 2026 - 22:22 WIB
Ilustrasi GERD Mirip Sakit Jantung
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Menjalani ibadah puasa Ramadhan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita maag dan GERD (asam lambung).

Rasa perih di ulu hati, mual, dan kembung sering kali membuat sebagian orang khawatir tidak mampu berpuasa dengan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, menurut dr. Zaidul Akbar, kondisi ini sebenarnya bisa diatasi dengan memperhatikan pola makan yang sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.

Dalam kajiannya, dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa kunci utama berpuasa bagi penderita maag adalah niat yang benar serta pola makan yang mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

“Kalau mau puasa, pertama niat dulu karena puasa itu obat. Kedua, ikuti pola-pola atau petunjuk-petunjuk Nabi yang berkaitan dengan puasa, baik waktu sahur maupun berbuka,” jelasnya.

Sahur menjadi waktu penting yang tidak boleh dilewatkan, terutama bagi penderita maag.

Menurut dr. Zaidul Akbar, sahur berfungsi memberikan sinyal pada tubuh bahwa asupan terakhir telah masuk sebelum berpuasa.

Hal ini membantu lambung menyesuaikan diri sehingga tidak memproduksi asam lambung secara berlebihan.

“Sahurlah kalian meskipun hanya dengan seteguk air,” sabda Rasulullah SAW yang dikutip dr. Zaidul.

Dari hadis ini, ia menegaskan bahwa sahur tidak boleh ditinggalkan karena berfungsi menjaga kestabilan sistem pencernaan.

Lebih lanjut, dr. Zaidul menyarankan agar penderita maag mengonsumsi makanan lembut dan alami seperti kurma basah (ruthob).

Menurutnya, kurma basah mengandung gula sederhana yang mudah diserap tubuh serta memberikan energi yang stabil sepanjang hari.

“Kurma itu panas-lembab, memberi kehangatan, dan cocok untuk semua jenis lambung, baik yang sensitif maupun kuat,” ujarnya.

Selain kurma, ia juga merekomendasikan air madu hangat atau air tajin (air beras yang sudah ditanak) dengan sedikit garam mineral sebagai minuman pendamping sahur.

Kombinasi ini dapat membantu melapisi dinding lambung, menjaga pH tubuh tetap seimbang, serta mengurangi risiko naiknya asam lambung saat berpuasa.

“Air madu dan garam sangat baik untuk memperbaiki gangguan lambung. Kalau tidak ada madu, bisa diganti air tajin yang diambil dari beras yang sudah ditanak, tambahkan sedikit garam, minum hangat-hangat,” kata dr. Zaidul.

Ia juga menambahkan bahwa campuran air tajin dengan rumput laut akan lebih baik karena kolagen alami dalam rumput laut membantu melapisi dan menenangkan lambung.

Sementara itu, saat berbuka, dr. Zaidul Akbar mengingatkan agar tidak langsung mengonsumsi makanan berat.

Prinsip berbuka sebaiknya dimulai dengan sesuatu yang ringan dan alami, sebagaimana yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

“Rasulullah berbuka dengan kurma dan air, baru setelah itu salat Maghrib, kemudian makan,” ujarnya. Bagi penderita maag, berbuka dengan kurma dan air hangat dapat menyiapkan lambung untuk menerima makanan berikutnya tanpa memicu lonjakan asam.

Setelahnya, baru disarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang tidak terlalu pedas, asam, ataupun berminyak.

Makanan seperti nasi hangat dengan sayur bening, ikan kukus, atau ayam rebus dapat menjadi pilihan aman.

dr. Zaidul juga menegaskan untuk menghindari makanan olahan, gorengan, serta minuman bersoda yang dapat memperparah iritasi lambung.

“Yang bikin lambung bermasalah itu makanan olahan, tinggi gula, minyak berulang, serta yang banyak penyedapnya. Kalau mau aman, makanlah makanan alami yang dekat dengan bumi,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi dr. Zaidul Akbar, menjalani pola makan sehat di bulan Ramadhan bukan sekadar menjaga lambung, tetapi juga bagian dari ibadah.

"Awalnya memang berat, tapi kalau sudah terbiasa makan sehat, tubuh akan menyesuaikan. Bahkan teman pun nanti segan menawari makanan yang tidak sehat,” ujarnya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT