News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sembuhkan Diabetes dan Turunkan Berat Badan dengan Puasa, Begini Caranya Kata dr Zaidul Akbar

Puasa dan Intermittent Fasting: Pendekatan alami untuk kesehatan dan berat badan, begini penjelasan dr Zaidul Akbar.
Senin, 23 Februari 2026 - 00:21 WIB
Potret dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube dr Zaidul Akbar Official

tvOnenews.com - Puasa selama ini identik dengan ibadah. Namun di balik itu, banyak yang merasakan perubahan positif pada tubuh ketika pola makan lebih teratur dan waktu makan lebih terkendali. 

Dalam dunia kesehatan modern, konsep ini dikenal dengan istilah intermittent fasting (IF), sebuah metode yang menitikberatkan pada pengaturan jadwal makan, bukan sekadar memilih jenis makanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan puasa dalam ibadah, intermittent fasting tetap memperbolehkan konsumsi air putih. 

Fokus utamanya adalah memberi jeda bagi tubuh dari proses pencernaan, sehingga sistem metabolisme memiliki waktu untuk bekerja lebih optimal. 

Metode ini semakin banyak dibahas karena dinilai memiliki dampak baik bagi kesehatan, termasuk dalam pengelolaan berat badan dan kadar gula darah.

Dalam salah satu penjelasannya, dr Zaidul Akbar menekankan bahwa rasa lapar yang muncul saat menjalani intermittent fasting bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. 

Potret dr Zaidul Akbar
Potret dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/dr. Zaidul Akbar Official

Justru, menurutnya kondisi tersebut memberi kesempatan bagi tubuh untuk melakukan proses perbaikan alami.

"Resistensi insulin pada orang diabetes hanya bisa diperbaiki dengan cara puasa atau menyengajakan lapar," ujar dr Zaidul Akbar.

Penjelasan tersebut berkaitan dengan resistensi insulin, kondisi yang umum terjadi pada penderita diabetes. 

Saat tubuh terlalu sering menerima asupan makanan, terutama yang tinggi gula, sistem metabolisme bekerja tanpa henti. 

Dengan memberi jeda melalui puasa atau sengaja menahan lapar, tubuh didorong untuk menata kembali mekanisme energi dan hormon.

Menariknya, pola seperti ini sejatinya bukan hal baru. Dalam berbagai kisah, disebutkan bahwa para sahabat Nabi SAW memiliki kebiasaan makan yang sederhana ketika berpuasa. 

Mereka berbuka secukupnya, lalu tidak makan lagi hingga waktu sahur. 

Kebiasaan tersebut secara tidak langsung mencerminkan prinsip dasar intermittent fasting yang kini banyak dipraktikkan.

Selain dikaitkan dengan pengelolaan diabetes, intermittent fasting juga kerap dipilih sebagai strategi menurunkan berat badan. 

Pengaturan waktu makan membantu tubuh mengoptimalkan pembakaran lemak serta menstabilkan kadar energi. 

Namun, dr Zaidul Akbar juga menyoroti pentingnya memperhatikan apa yang dikonsumsi selama menjalani pola ini, khususnya minuman.

Beberapa pilihan minuman yang sering direkomendasikan meliputi teh hijau, teh hitam, white tea, kopi tanpa gula, serta campuran jeruk nipis dan madu. 

Minuman-minuman ini dinilai dapat mendukung metabolisme tanpa memberikan beban kalori berlebih.

Khusus untuk kopi, yang disarankan adalah kopi tanpa tambahan gula. 

Selain rendah kalori, kopi dikenal mampu membantu meningkatkan metabolisme dan mendukung proses pembakaran lemak. 

Tentu saja, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

Selain minuman, ada pula bahan alami yang kerap dibahas dalam pola hidup sehat, seperti chia seed. 

Biji kecil ini dikenal kaya akan omega-3 dan memiliki sifat antiinflamasi yang kuat. 

Kandungan nutrisinya membuat chia seed banyak dipilih sebagai pelengkap asupan selama menjalani pola makan tertentu.

Meski demikian, penting untuk memahami bahwa setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda. 

Bagi mereka yang memiliki keluhan tertentu, seperti asam lambung, konsumsi minuman atau bahan tertentu perlu dilakukan dengan lebih hati-hati. 

Respons tubuh terhadap kopi, teh, atau bahan alami lainnya tidak selalu sama pada setiap individu.

Baik puasa maupun intermittent fasting, keduanya sama-sama menekankan keseimbangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tubuh memerlukan asupan, tetapi juga membutuhkan jeda. 

Mengatur pola makan dengan bijak, disertai pemahaman terhadap kondisi kesehatan pribadi, menjadi kunci utama untuk meraih manfaat yang optimal. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT