News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gangguan Irama Jantung Ancam 60 Juta Orang, IJN Pertama di Asia Gunakan Teknologi Baru untuk Cegah Risiko Stroke

Fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung terjadi ketika bagian atas jantung (atrium) berdetak tidak teratur. Akibatnya, aliran darah tidak lancar dan kerja jantung menjadi tidak maksimal. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa memicu komplikasi serius, terutama stroke.
Rabu, 25 Februari 2026 - 16:04 WIB
Dokumetasi
Sumber :
  • Istimewa

Kuala Lumpur, tvOnenews.com — Gangguan irama jantung yang dikenal sebagai fibrilasi atrium (AFib) kini menyerang lebih dari 60 juta orang di seluruh dunia. Penyakit ini berbahaya karena bisa meningkatkan risiko stroke, gagal jantung, hingga pasien harus bolak-balik dirawat di rumah sakit.

Di tengah meningkatnya kasus tersebut, Institut Jantung Negara (IJN) Malaysia mulai menggunakan teknologi baru untuk menangani pasien dengan gangguan irama jantung ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IJN menjadi rumah sakit pertama di Asia yang secara klinis menggunakan Sistem Pemetaan & Ablasi Affera™️ Prism-2 bersama Kateter Sphere-9™️ dalam prosedur elektrofisiologi bagi pasien gangguan irama jantung.

Fibrilasi atrium terjadi ketika bagian atas jantung (atrium) berdetak tidak teratur. Akibatnya, aliran darah tidak lancar dan kerja jantung menjadi tidak maksimal. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa memicu komplikasi serius, terutama stroke.

Ketua Pegawai Eksekutif Institut Jantung Negara, Prof Mohamed Ezani Md Taib, mengatakan penggunaan teknologi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan layanan pasien jantung di Malaysia.

“Ini merupakan tonggak penting bagi IJN. Kami ingin memastikan pasien mendapatkan pilihan terapi jantung terbaru yang sesuai standar global,” ujarnya.

Teknologi yang digunakan IJN menggabungkan alat pemetaan jantung dan tindakan terapi dalam satu sistem. Dengan cara ini, dokter bisa lebih akurat menemukan bagian jantung yang menjadi sumber gangguan, lalu melakukan tindakan untuk menormalkan kembali irama jantung.

Sistem ini juga memiliki dua jenis energi untuk terapi, yakni energi panas (radiofrekuensi) dan energi non-panas yang disebut pulsed field. Dokter dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing pasien, sehingga penanganan menjadi lebih tepat dan risiko terhadap jaringan sehat di sekitar jantung bisa ditekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Konsultan Kardiologi Senior dan Direktur Klinis Elektrofisiologi Intervensi & Perangkat Implan di IJN, Azlan Hussin, menjelaskan bahwa fibrilasi atrium termasuk penyakit yang bisa semakin memburuk jika tidak ditangani sejak dini.

“Fibrilasi atrium sering kali makin sulit ditangani seiring perkembangan penyakitnya. Karena itu, pendekatan yang lebih tepat dan personal sangat dibutuhkan agar hasil pengobatan lebih baik,” katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jakarta Bhayangkara Presisi Rekrut Pemain Asing Baru untuk AVC Champions League 2026, Middle Blocker Asal Kuba

Jakarta Bhayangkara Presisi Rekrut Pemain Asing Baru untuk AVC Champions League 2026, Middle Blocker Asal Kuba

Jakarta Bhayangkara Presisi dikabarkan rekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai middle blocker untuk AVC Champions League 2026.
Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Pimpin Indonesia Jadi Negara Maju, Wamendagri Bima Arya: Jangan Berhenti Belajar

Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Pimpin Indonesia Jadi Negara Maju, Wamendagri Bima Arya: Jangan Berhenti Belajar

Di hadapan ratusan peserta Garuda Youth Camp 2026, Wamendagri Bima Arya menekankan bahwa kepemimpinan merupakan kunci utama dalam menghadapi masa depan.
Di Tengah Kasus Passportgate, Jay Idzes Buat Pernyataan Nasionalis Tentang Kecintaannya pada Merah Putih

Di Tengah Kasus Passportgate, Jay Idzes Buat Pernyataan Nasionalis Tentang Kecintaannya pada Merah Putih

Di tengah badai isu paspor dan status kewarganegaraan yang tengah mengancam sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda sang kapten Jay Idzes muncul mem...
Dedi Mulyadi Usul Pelaku Kerusuhan di Dago Dapat Pembinaan di Barak Militer

Dedi Mulyadi Usul Pelaku Kerusuhan di Dago Dapat Pembinaan di Barak Militer

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menilai pelaku kerusuhan yang terjadi di Dago, Bandung, Jumat (1/5/2026) bisa dibina melalui program barak militer.
John Herdman Terima Kabar Bahagia, Gelandang Argentina Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

John Herdman Terima Kabar Bahagia, Gelandang Argentina Ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

John Herdman dapat kabar baik! Gelandang Argentina Alexis Messidoro berpeluang bela Timnas Indonesia, tinggal selangkah lagi penuhi syarat naturalisasi.
Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Laga Persib dan Borneo FC Dipimpin Wasit Asing,  Pengandil Persijap Vs Persija Lokal

Walau menggunakan wasit asing untuk dua tim teratas di klasemen, I.League justru menunjuk wasit lokal untuk pertandingan Persija yang saat ini berada di peringkat ketiga klasemen. 

Trending

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT