Tips Hindari Mabuk Perjalanan Darat Saat Mudik Lebaran, Perjalanan Jadi Lebih Nyaman
- Antara
tvOnenews.com - Perjalanan darat saat momen Idul Fitri sering kali identik dengan perjalanan panjang yang memakan waktu berjam-jam.
Banyak orang harus duduk lama di mobil, bus, atau kendaraan lain untuk menuju kampung halaman.
Namun bagi sebagian orang, perjalanan panjang tersebut bisa memicu mabuk perjalanan.
Kondisi ini membuat perjalanan terasa tidak nyaman karena menimbulkan gejala seperti mual, pusing, keringat dingin, hingga muntah.
Mabuk perjalanan atau motion sickness sebenarnya cukup umum terjadi saat perjalanan darat.
Meski begitu, kondisi ini bisa dicegah dengan beberapa langkah sederhana agar perjalanan mudik tetap nyaman.
Mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima sinyal yang saling bertentangan dari sistem sensorik tubuh.
Tubuh manusia memiliki beberapa sistem yang bekerja untuk memberi tahu otak mengenai posisi dan gerakan tubuh, seperti mata, telinga bagian dalam, serta reseptor gerakan di otot dan sendi.
Ketika seseorang berada di kendaraan yang sedang bergerak, telinga bagian dalam akan merasakan gerakan tersebut.
Namun jika mata melihat sesuatu yang tampak diam, misalnya saat membaca buku atau menatap layar ponsel, otak menerima informasi yang berbeda.
Konflik sinyal inilah yang membuat otak “bingung” dan akhirnya memicu gejala seperti mual dan pusing.
Karena itu, memahami penyebab mabuk perjalanan dapat membantu seseorang mengambil langkah pencegahan sebelum melakukan perjalanan jauh.
1. Pilih Posisi Duduk yang Stabil
Salah satu cara efektif untuk mencegah mabuk perjalanan adalah memilih posisi duduk yang paling stabil di kendaraan.
Beberapa posisi yang biasanya lebih stabil antara lain, kursi depan mobil, bagian tengah bus, area yang tidak terlalu jauh dari pusat kendaraan
Posisi tersebut cenderung mengalami guncangan yang lebih kecil dibandingkan bagian belakang kendaraan.
2. Fokuskan Pandangan ke Depan
Menatap objek yang stabil di kejauhan dapat membantu otak menyesuaikan sinyal dari mata dan telinga bagian dalam.
Saat berada di kendaraan, usahakan untuk melihat jalan di depan atau horizon.
Cara ini membantu mengurangi konflik sensorik yang memicu mabuk perjalanan.
Sebaliknya, membaca buku atau bermain ponsel saat kendaraan bergerak justru dapat memperburuk gejala.
Load more