News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pramono Anung Berantas Ikan Sapu-sapu di Sungai Jakarta, Memang Apa Bahayanya?

Gubernur Pramono Anung berantas ikan sapu-sapu di sungai di Jakarta, Jumat (17/4)). Lantas, apa bahaya ikan sapu-sapu untuk ekosistem dan kesehatan manusia?
Sabtu, 18 April 2026 - 11:09 WIB
Berita Foto: Puluhan Petugas PPSU Sisir Kali Ciliwung untuk Berantas Ikan Sapu-Sapu
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar aksi pembersihan ikan sapu-sapu secara massal dan serentak sebagai upaya menyelamatkan ekosistem sungai.

Dalam kegiatan tersebut, Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta turut turun langsung memantau dan terlibat dalam pembersihan di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah provinsi juga menyiapkan pasukan khusus untuk mengendalikan populasi ikan invasif tersebut.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Sumber :
  • Antara

Kebijakan ini diambil karena laju perkembangbiakan ikan sapu-sapu yang sangat cepat, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem jika tidak segera ditangani secara serius.

Selain menjaga aspek kesehatan lingkungan, aksi yang digelar pada hari Jumat (17/4) ini juga menyasar perbaikan kondisi fisik sungai yang mengalami kerusakan.

Ikan sapu-sapu diketahui memiliki kebiasaan merusak struktur dinding sungai serta memakan telur ikan lokal, yang mengancam kelestarian spesies asli perairan Jakarta.

Oleh karena itu, pembersihan massal ini menjadi langkah mendesak yang dinilai penting untuk menekan populasi ikan sapu-sapu sekaligus memulihkan fungsi sungai sebagai habitat yang sehat dan berkelanjutan.

Selain akan merusak ekosistem, berikut ini sederet bahaya dari ikan sapu-sapu

Bangkai ikan sapu-sapu
Bangkai ikan sapu-sapu
Sumber :
  • ANTARA

Ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus biasanya hidup di perairan tawar seperti sungai dan danau.

Banyak orang bertanya apakah ikan ini bisa dimakan. Jawabannya, ikan sapu-sapu sebenarnya bisa dikonsumsi, tetapi harus memperhatikan habitat asal ikan dan cara mengolahnya.

Namun, melihat maraknya ikan sapu-sapu dari perairan yang kotor atau tercemar sebaiknya ikan ini tidak dimakan lantaran ikan yang hidup di lingkungan tersebut bisa menyerap logam berat dan zat berbahaya.

Jika dikonsumsi, kandungan racun tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Berbeda dengan ikan dari perairan bersih, ikan sapu-sapu yang hidup di lingkungan tercemar memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Air yang kotor biasanya mengandung limbah industri dan rumah tangga, yang kemudian dapat diserap oleh ikan.

Salah satu bahaya utama adalah paparan logam berat. Ikan sapu-sapu dari perairan tercemar bisa mengandung:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Lakukan Upgrade Mesin sebelum F1 GP Italia, Bos Ferrari Akui Mereka Masih Tertinggal dari Mercedes di Musim Ini

Sudah Lakukan Upgrade Mesin sebelum F1 GP Italia, Bos Ferrari Akui Mereka Masih Tertinggal dari Mercedes di Musim Ini

Ferrari masih menghadapi persoalan kecepatan mesin meski telah melakukan upgrade besar pada F1 GP Italia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin di Monza
Integrasikan EBT dengan Sektor Pertanian, Begini Model yang Dikembangkan Pertamina Patra Niaga di Cilacap

Integrasikan EBT dengan Sektor Pertanian, Begini Model yang Dikembangkan Pertamina Patra Niaga di Cilacap

Pemanfaatan energi terbarukan di Kalijaran, Cilacap, mulai dikembangkan untuk mendukung irigasi dan pertanian berkelanjutan. Program ini diklaim menghemat biaya hingga menekan emisi.
Era Kepemimpinan PBNU Baru Diharapkan Putus Mata Rantai Konflik Internal

Era Kepemimpinan PBNU Baru Diharapkan Putus Mata Rantai Konflik Internal

Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin resmi menahkodai PBNU usai terpilih dalam Muktamar ke-35 NU.
Buntut Penembakan 3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Oleh KKB, KSAD Janji Evaluasi Perlindungan Sipil di Papua

Buntut Penembakan 3 Pegawai Pemkab Jayawijaya Oleh KKB, KSAD Janji Evaluasi Perlindungan Sipil di Papua

Insiden penembakan yang menewaskan tiga aparatur sipil negara oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan pada Rabu (9/9), mendapat perhatian serius dari pucuk pimpinan TNI Angkatan Darat. 
Sokong Hilirisasi Industri Timah Lewat Perluasan Akses Pasar

Sokong Hilirisasi Industri Timah Lewat Perluasan Akses Pasar

Berbagai pihak turut ambil peran dalam memperkuat hilirisasi industri timah Indonesia dalam upaya perluasan akses pasar hingga penguatan teknologi.
Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan: Ojol Punya Status Mandiri, Bukan Buruh

Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan: Ojol Punya Status Mandiri, Bukan Buruh

Konfederasi Serikat Ojol Sulawesi Selatan (KSOS) menegaskan bahwa pengemudi ojek online (ojol) tidak dapat secara otomatis dikategorikan sebagai buruh hanya karena bekerja melalui platform digital.

Trending

Bursa Transfer Liverpool: Rencana Super The Reds, Siap Pecahkan Rekor Liga Inggris Buat Datangkan Bintang Bournemouth

Bursa Transfer Liverpool: Rencana Super The Reds, Siap Pecahkan Rekor Liga Inggris Buat Datangkan Bintang Bournemouth

Liverpool kembali membidik winger kanan untuk memperkuat skuad. Nama Rayan dari Bournemouth masuk radar setelah kebutuhan di posisi tersebut belum teratasi.
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT