Jangan Langsung Kasih Odol, Begini Penanganan Pertama saat Kulit Terbakar
- Ilustrasi dari kemenkes
Jakarta, tvOnenews.com- Luka bakar seringkali dialami oleh kita saat memasak, tetapi ada cara penanganan yang dianjurkan agar tidak memperparah luka di kulit.
Luka bakar ini, tidak dapat dianggap sepele. Terlebih bagi mereka yang menjadi korban seperti di kasus dugaan pembakaran santri di NTB yang lagi jadi sorotan publik di media sosial (Medsos).
Saat ini korban diketahui telah mendapatkan penanganan dan perawatan. Dikonfirmasi tvOnenews.com ke Kementerian Kesehatan, disebut berada di RS Polri.
- dok.kolase tvOnenews.com/tiktok Denny Sumargo
"Setau saya di RS Polri," ucap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman, kepada tvOnenews.com, Kamis (9/7).
Mengenal Luka Bakar
Ternyata luka bakar terbagi 3 tiga jenis luka bakar, adalah luka bakar superfisial, luka bakar tingkat dua, dan luka bakar tingkat tiga. Secara umum luka bakal dialami karena terkena api.
Luka superfisial ditandai dengan kemerahan, nyeri dan bengkak. Luka hanya terjadi pada lapisan atas kulit.
Luka kedua, di sisi lain, berada di lapisan terluar dari kulit yang rusak dan mengiritasi lapisan di bawahnya. Cirinya adalah munculnya gelembung-gelembung berisi cairan pada kulit.
Lalu ada luka bakar tingkat tiga yang terjadi pada kulit hingga tulang dan organ dalam. Hal ini dibutuhkan penanganan medis dan perawatan lebih mendalam.
- Ilustrasi dari kemenkes
Dengan begitu, berikut tips perawatan pertama pada luka bakar, antara lain:
1. Tidak Panik
Bagi kita, ketika terpapar minyak panas, api atau terkena sumber luka bakar lainnya. Sering orang menggunakan pasta gigi atau es batu untuk mendinginkan luka, namun hal ini tidak sepenuhnya benar.
Namun dalam laman Kemenkes, disebutkan pertolongan pertama luka bakar adalah dengan menuangkan air suhu ruangan pada area yang terbakar selama 15 menit adalah pertolongan pertama pada luka bakar.
Pilihan lain adalah menggunakan kompres es, tetapi tidak langsung ke kulit. Karena luka bakar yang lebih dalam akan terjadi jika suhu yang berhubungan dengan kulit terlalu dingin.
2. Balut Kasa Dingin
Setelah air mengalir, maka langkah selanjutnya adalah perban dengan menggunakan kain lembut atau kapas yang telah dibasahi air dingin.
Dengan pemberian perban ini bertujuan untuk melindungi luka lepuh agar tak teriritasi dan terinfeksi.
3. Tidak Memecahkan Gelumbung
Bila ada muncul gelembung maka jangan dipecahkan karena dapat membuat kulit menjadi infeksi
4. Lepas Perlahan Pakaian
Kemudian, pakaian atau perhiasan yang melekat pada luka sebaiknya tidak dipaksa dilepas namun digunting perlahan.(klw)
Sebagai catatan: Jika mengalami luka bakar sebaiknya langsung ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas atau Klinik.
Load more