News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan Asap TPA Jatiwaringin Berbahaya untuk Kesehatan: Mata Iritasi sampai Gangguan Pernafasan

Melihat kasus kebakaran TPA Jatiwaringin ini, mengingatkan kita bahaya soal sampah yang dibakar. Berikut di bawah dijelaskan tips mengelola sampah.
Senin, 13 Juli 2026 - 16:28 WIB
TPA Jatiwaringin Penuh Asap
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

Jakarta, tvonenews.com- TPA Jatiwaringin mengalami kebakaran pada 30 Juni 2026. Peristiwa ini mendapat perhatian publik, karena sudah sepekan lebih masih dalam proses pemadaman dan pendinginan.

Dalam proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin yang berwilayah di kabupaten Tangerang, Banten itu, muncul sebuah dampak buruk untuk kesehatan. Hal yang harus diwaspadai masyarakat, terlebih warga sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemadaman TPA Jatiwaringin
Pemadaman TPA Jatiwaringin
Sumber :
  • YouTube tvOne

TPA yang merupakan singkatan dari tempat pembuangan akhir itu. Secara umum dilihat dalam berbagai media visuai terdapat tumpukkan sampah yang menggunung.

Peringatan Bahaya Asap TPA Jatiwaringin

Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr. Ngabila Salama mengatakan kasus kebakaran TPA Jatiwaringin tidak bisa dianggap sepele oleh publik. Pasalnya, ada kandungan berbahaya bisa membahayakan kesehatan.  

Kandungan tersebut bersumber dari sampah yang terbakar, dan mengeluarkan asap. Asap inilah yang bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

TPA Jatiwaringin Penuh Asap
TPA Jatiwaringin Penuh Asap
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube tvOnenews

"kebakaran tempat pembuAngan sampah itu menghasilkan partikulat halus (PM2.5), karbon monoksida (CO), nitrogen oksida , sulfur dioksida, serta berbagai zat kimia berbahaya," kata dr. Ngabila Salama dalam keterangannya, dikutip Senin (13/7).

"Jika yang terbakar mengandung plastik, karet, atau limbah tertentu, maka asap juga dapat mengandung dioksin, furan, dan senyawa organik volatil yang berisiko bagi kesehatan," sambungnya.

Dampak kesehatan akut yang mengancam masyarakat seperti, gangguan kesehatan mata sampai pernafasan. Ini ditegaskan dr. Ngabila Salama agar bisa menjadi perhatian bersama, terlebih sampai saat ini masih dalam pendinginan.

Lebih lanjut kata dr. Ngabila kalau warga yang sudah lansia dan ibu hamil sampai penderita jantung harus ikut mewaspadai asap TPA Jatiwaringin.

"pada anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit jantung atau paru, paparan dapat menyebabkan kondisi yang lebih berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit," jelasnya.

"pada paparan jangka panjang terhadap dioksin dan zat toksik tertentu, dapat meningkatkan risiko gangguan hormon, gangguan reproduksi serta beberapa jenis kanker," imbuh dr. Ngabila Salama.

Kendatinya dr. Ngabila menganjurkan agar masyarakat selalu mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Juga banyak minum air agar selalu melembabkan saluran pernafasan.

Sejauh ini, TPA Jatiwaringin telah ditetapkan oleh BNPB dengan label Siaga Kedaruratan Bencana sampai tanggal 14 Juli 2026.

Sehubungan dengan kasus kebakaran TPA Jatiwaringin ini, mengingatkan kita bahaya soal sampah yang dibakar.

Dengan begitu guna menekan bahaya membakar sampah, pemerintah sudah mengaturnya dalam undang-undang nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Peraturan ini melarang pembakaran sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis pengelolaan sampah.

Berikut tips dirangkum dari Alodokter, cara mengelola sampah yang benar, di antaranya:

-Mengurangi sampah dengan lebih memilih produk dalam satu kemasan yang besar daripada dalam kemasan plastik kecil, serta produk yang bisa diisi dan didaur ulang dibandingkan produk yang hanya sekali pakai

-Menggunakan kembali barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan

-Mendonasikan barang-barang yang sudah tidak lagi dibutuhkan, seperti pakaian, buku, atau furnitur

-Mengolah kembali sampah organik menjadi kompos, misalnya sampah yang dihasilkan dari dapur

-Membuang sampah melalui petugas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) jika tidak bisa mengolah sampah sendiri.(klw)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT