6 Rutinitas Pagi yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Nomor 1 Sering Disepelekan
- Pixabay
tvOnenews.com - Menurunkan berat badan tidak selalu harus dimulai dengan olahraga berat atau menjalani pola makan yang sangat ketat.Â
Justru, beberapa kebiasaan sederhana yang dilakukan sejak pagi dapat membantu tubuh lebih siap menjalani aktivitas sekaligus mendukung proses pengelolaan berat badan.
Dokter sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Ema Surya, pernah membagikan sejumlah kebiasaan pagi yang dapat diterapkan untuk membantu menurunkan berat badan.Â
Tips tersebut disampaikan melalui kanal YouTube Emasuperr.
Mulai dari mencukupi kebutuhan cairan setelah bangun tidur hingga memilih jenis olahraga yang sesuai, berikut enam kebiasaan pagi yang bisa dicoba sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
1. Awali pagi dengan minum air putih
Setelah tidur selama beberapa jam, tubuh membutuhkan cairan untuk kembali terhidrasi. Karena itu, minum air putih setelah bangun tidur bisa menjadi kebiasaan sederhana yang baik untuk dimulai.
Dalam tips yang dibagikan dr. Ema, konsumsi sekitar 500 ml air ketika perut masih kosong disebut dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.
Air dingin juga dapat menjadi pilihan karena tubuh perlu menyesuaikan suhunya. Namun, bagi yang kurang nyaman dengan air dingin, air bersuhu normal maupun hangat tetap dapat dikonsumsi.
Yang terpenting adalah memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan tidak membiarkan tubuh mengalami dehidrasi.
2. Konsumsi kopi dalam jumlah secukupnya
Bagi pencinta kopi, secangkir kopi di pagi hari dapat menjadi salah satu pilihan. Namun, kopi yang dikonsumsi sebaiknya tidak terlalu pekat dan tidak perlu ditambahkan gula secara berlebihan.
Dalam tipsnya, dr. Ema menyebut penggunaan kopi robusta tanpa ampas dalam jumlah sedikit. Kopi juga dapat dikonsumsi bersama makanan ringan seperti roti, terutama bagi orang yang merasa kurang nyaman mengonsumsi kopi saat perut kosong.
Kandungan kafein dalam kopi dapat memberikan efek stimulan. Pada sebagian orang, kopi juga dapat membantu merangsang keinginan untuk buang air besar.
Meski demikian, konsumsi kopi tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Jangan berlebihan, terutama jika tubuh sensitif terhadap kafein.
3. Jadikan teh hijau sebagai pilihan minuman
Selain kopi, teh hijau juga bisa menjadi pilihan minuman pada pagi hari. Teh hijau dikenal mengandung antioksidan dan kafein dalam jumlah tertentu yang dapat mendukung metabolisme.
Minuman ini juga bisa membantu mengontrol keinginan makan pada sebagian orang. Namun, manfaat tersebut akan lebih optimal jika dibarengi dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik secara rutin.
Teh hijau sebaiknya dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebihan agar tidak justru menambah asupan kalori harian.
4. Jangan lewatkan sarapan dengan menu tinggi protein
Sarapan menjadi waktu yang tepat untuk memberikan tubuh asupan energi sebelum beraktivitas. Jika sedang berusaha mengatur berat badan, pilihan makanan juga perlu diperhatikan.
Menu yang mengandung protein, seperti telur rebus dan roti gandum, dapat menjadi alternatif. Protein membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga seseorang tidak mudah lapar dan tergoda mengonsumsi camilan secara berlebihan.
Sebaliknya, sarapan dengan makanan yang tinggi gula perlu dibatasi. Asupan gula yang berlebihan dapat membuat pola makan sepanjang hari menjadi lebih sulit dikendalikan.
Karena itu, usahakan sarapan dengan kombinasi protein, serat, karbohidrat kompleks, serta sumber nutrisi lainnya sesuai kebutuhan tubuh.
5. Luangkan waktu untuk terkena sinar matahari pagi
Kebiasaan sederhana lainnya adalah melakukan aktivitas di luar ruangan pada pagi hari. Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D.
Dalam tips yang dibagikan dr. Ema, berjemur sekitar 10 menit pada pagi hari dapat menjadi salah satu kebiasaan yang dilakukan untuk mendukung program penurunan berat badan.
Namun, paparan sinar matahari bukanlah cara utama untuk menurunkan berat badan. Pengaturan pola makan dan aktivitas fisik tetap menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Agar lebih bermanfaat, waktu di luar ruangan juga bisa dimanfaatkan untuk berjalan santai atau melakukan aktivitas ringan.
6. Pilih olahraga sesuai kondisi tubuh
Olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga berat badan. Jenis dan intensitas latihan sebaiknya disesuaikan dengan usia, kondisi tubuh, kemampuan fisik, serta tujuan masing-masing.
Bagi orang yang memiliki berat badan berlebih dan baru mulai berolahraga, aktivitas kardio sederhana seperti berjalan kaki atau jogging dapat menjadi pilihan. Durasi sekitar 30 menit bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.
Sementara itu, latihan kekuatan seperti angkat beban dapat menjadi pilihan bagi orang yang ingin membangun dan mempertahankan massa otot. Latihan dapat dimulai dengan durasi singkat, misalnya 10-20 menit, kemudian ditingkatkan secara perlahan.
Selain berolahraga, penting pula menyiapkan camilan yang lebih sehat ketika merasa lapar di sela-sela aktivitas. Pilih makanan yang mengandung protein dan serat serta tidak tinggi lemak maupun gula agar asupan kalori tetap lebih terkontrol.
Konsistensi lebih penting daripada cara instan
Enam kebiasaan tersebut pada dasarnya merupakan langkah sederhana yang dapat dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari.Â
Namun, menurunkan berat badan tetap membutuhkan proses dan tidak bisa hanya mengandalkan satu kebiasaan tertentu.
Pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, serta konsistensi menjalani gaya hidup sehat memiliki peran penting dalam mencapai berat badan yang lebih ideal.
Jadi, daripada mencari cara instan, tidak ada salahnya memulai dari kebiasaan kecil setiap pagi dan menjalankannya secara konsisten sesuai kondisi tubuh. (gwn)
Load more