Mengenal Istilah Gluten Free pada Kasus Toko Roti yang Dilaporkan ke Polisi
- dok.kolase tvOnenews.com/Instagram @feliciaelizabeth
Jakarta, tvonenews.com- Istilah gluten free umum terdengar di telinga perempuan. Sebab gluten free sering ditemukan pada produk-produk yang disediakan untuk program diet.
Kali ini menarik perhatian publik karena terkait, sebuah toko roti berlabel gluten free diduga menipu pelanggan.
Toko roti yang dilaporkan ke Polisi pada 2025, kini kasusnya masuk ke tahap penyidikan. Kasus yang membuat setiap orang tua lebih aware pada makanan untuk anak.
Toko Roti Bake n Grind milik FN yang mengklaim roti-rotinya bebas dari bahan gluten.
Ternyata, setelah dilakukan ke lab oleh pelanggannya (ibu korban) positif gluten.
“Benar. Terdapat dua laporan yang berkaitan dengan perkara tersebut. Kedua perkara saat ini sudah dalam proses penyidikan dan ditangani secara terpisah sesuai objek laporannya,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, kepada wartawan, Minggu (4/10/2026).
Kasus tersebut belum mencapai kesimpulan, karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari Kepolisian.
Lantas, apa itu gluten free?
Merangkum dari berbagai sumber terpercaya seperti, Cleveland Clinic serta Alodokter, dijelaskan secara umum gluten free, ialah istilah soal makanan yang bebas dari bahan protein gluten.
Gluten adalah jenis protein yang terkandung di biji-bijian, seperti gandum dan barley atau jelai. Selain itu, gluten juga dapat ditemukan dibeberapa jenis makanan olahan, seperti pasta, roti, dan sereal.
Sehingga pada produk makanan seperti roti berlabel gluten free, artinya roti tersebut bebas dari kandungan protein gluten, atau bahan-bahan itu.
Gejala umum seseorang alergi gandum atau gluten yaitu sakit perut setelah mengonsumsi makanan mengandng gluten, atau bisa jadi Anda menderita penyakit celiac.
Apabila seorang anak punya alergi gluten atau sakit celiac maka reaksinya bisa beragam. Sakit celiac ialah kondisi autoimun yang merusak usus, jika konsumsi gluten.
Agau juga bisa karena orang dengan intoleransi atau alergi gluten. Hingga beberapa orang memilih gluten-free untuk alasan kesehatan atau tren, meski tidak memiliki kondisi medis.
Namun yang umum anak-anak bisa rasakan nyeri perut, perut kembung, berat badan menurun, hingga gangguan tumbuh kembang.
Sehubungan dengan ini, bila anda dan anak habis mengonsumsi makanan mengandung gluten, konsultasikan keluhan Anda ke dokter agar dapat mendeteksi reaksi setelah makan.
Reaksi alergi sang anak, berupa ruam dan bengkak setelah mengonsumsi roti dari toko tersebut.
Setelah melakukan uji laboratorium, jika roti tersebut positif mengandung gluten dan susu.
Produk itu diduga bukan buatan sendiri (homemade), melainkan produk kemasan ulang (repack) dari toko lain dengan harga jual yang jauh lebih mahal
Setelah kejadian itu, FE pun sebagai korban melaporkan pemilik toko roti yang dilaporkan terkait dugaan penipuan buntut produk FN yang berlabel gluten free.
Maka dengan kondisi ini, para orang tua pastikan terlebih dahulu, apakah anak alergi bahan makanan tertentu atau tidak.
Dalam laman resmi Persagi, ada contoh makanan Gluten Free, antara lain: Beras, jagung, kentang, singkong. Juga buah, sayur, daging, ikan, telur.
Serta Kacang-kacangan dan produk olahan non-gandum. Juga produk khusus gluten-free (roti, pasta dari tepung bebas gluten).
Maka periksalah terlebih dahulu produk makan atau minum anak. Periksa daftar bahan dan label "mengandung gandum/barley/rye" atau "gluten-free".(klw)
Load more