News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Baik Pilih Toilet Duduk atau Toilet Jongkok? Ini Kelebihan dan Kekurangannya dari Segi Kesehatan

Kenyamanan, tentu toilet duduk akan lebih nyaman bila digunakan. Namun apakah toilet duduk lebih baik daripada toilet jongkok, bila dilihat dari segi kesehatan?
Kamis, 1 September 2022 - 16:01 WIB
Ilustrasi Toilet
Sumber :
  • Pixabay

Tvonenews.com - Pada umumnya, terdapat dua jenis toilet yang berada di Indonesia yaitu toilet duduk dan toilet jongkok. Toilet salah satu barang yang sering kita gunakan setiap hari, bahkan dapat dibilang sebagai barang wajib yang harus ada di setiap bagunan.

Banyak orang beranggapan, toilet dapat menjadi tempat sepi dan menyendiri. Selain digunakan untuk buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK), terkadang toilet juga menjadi tempat mengumpulkan inspirasi karena lingkungannya yang privat dan sunyi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika berbicara soal kenyamanan, tentu toilet duduk akan lebih nyaman bila digunakan. Namun apakah toilet duduk lebih baik daripada toilet jongkok, bila dilihat dari segi kesehatan?

Berikut penjelasan kelebihan dan kekurangan dari Toilet Duduk maupun Toilet Jongkok dari segi kesehatan:

Toilet Duduk
Toilet duduk memiliki desain dan model yang lebih modern dan mewah. Bagi beberapa kalangan, toilet ini juga dianggap paling nyaman dan aman untuk digunakan. Terutama bagi kalangan seperti lansia, wanita hamil, maupun yang memiliki cedera lutut.

Namun pada umumnya, harga toilet duduk cenderung lebih mahal dibandingkan harga toilet jongkok. 


Ilustrasi Toilet Duduk. (Ist)
Dilansir dari Alodokter, BAB dengan menggunakan toilet duduk dinilai tidak lebih sehat dibandingkan toilet jongkok. 

Berdasarkan penelitian, BAB dengan menggunakan toilet duduk akan membutuhkan waktu yang lebih lama serta tenaga yang dikeluarkan lebih besar dibandingkan dengan toilet jongkok.

Efek samping yang akan dihasilkan dari toilet duduk, bila terlalu keras mengejan saat BAB, atau duduk terlalu lama di toilet tersebut dikhawatirkan akan meningkatkan risiko sejumlah penyakit, seperti wasir dan sembelit.

Kemudian, penggunaan toilet duduk juga dapat meningkatkan risiko terjangkit penyakit lainnya, seperti diare, flu, hingga infeksi kulit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disebabkan karena toilet duduk mengharuskan pengguna untuk bersentuhan langsung dengan permukaan toilet. Dudukan toilet tersebut digunakan oleh banyak orang yang membuat toilet menjadi sarang bakteri

Bakteri yang biasa terdapat pada permukaan toilet seperti E.coli, Shigella, Norovirus penyebab diare, atau Virus Hepatitis A.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Mendagri Tito Ingatkan Mahasiswa Unhan NTT Perluas Pilihan Karier

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mendorong mahasiswa Politeknik "Ben Mboi" Unhan NTT untuk melihat peluang karier di luar jalur TNI, Polri, dan ASN. 
Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Cegah Permainan Calo, Menhub Masih Rahasiakan Detail Rute MRT Menuju Tangerang Selatan

Kementerian Perhubungan memutuskan untuk tidak memublikasikan rute Mass Rapid Transit (MRT) tujuan Tangerang Selatan (Tangsel) guna mengantisipasi maraknya spekulasi lahan. 
Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT