News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan dari Banyaknya Keringat, Olahraga yang Maksimal dapat Diukur dengan Cara Ini

Banyak orang yang sering salah kaprah karena mengukur olahraga yang cukup dengan berpatokan intensitas keringat yang keluar. Sebab itu merupakan kesalahan besar
Minggu, 25 September 2022 - 22:12 WIB
Ilustrasi olahraga
Sumber :
  • Freepik

Olahraga membuat tubuh menjadi lebih sehat, pada umumnya olahraga dilakukan pada pagi hari agar aktivitas lebih segar dalam sehari. 

Banyak orang yang sering salah kaprah karena mengukur olahraga yang cukup dengan berpatokan intensitas keringat yang keluar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semakin banyak keringat yang keluar dianggap olahraganya sudah cukup maksimal dan efektif. Namun sebenarnya salah besar.

dr. Veranika Darmidy, Sp.KO, seorang Spesialis Kedokteran Olahraga, mengatakan keringat yang banyak bukan menjadi patokan olahraga yang efektif atau pembakaran kalorinya sudah maksimal. 

“Jangan jadikan keringat sebagai patokan, karena itu bukan patokan standar. Karena ada orang yang berkeringat banyak, tapi ada juga orang yang susah berkeringat. Apalagi ada AC, ruangan sejuk, itu sulit sekali berkeringat. Jadi jangan jadikan itu patokan,” ungkap dokter Veranika dalam program acara Hidup Sehat, tvOne.

Dokter Veranika menjelaskan intensitas olahraga yang baik dan cukup dengan melakukan tes bicara atau bernyanyi

“Olahraga sambil nyanyi. Kalau kita masih bisa nyanyi berarti olahraganya terlalu rendah intensitasnya. Jadi bisa dinaikin lagi, lebih cepat dikit,” sarannya.

Apabila saat Anda berolahraga sudah tidak bisa sambil bernyanyi namun masih dapat menjawab perkataan seseorang, artinya olahraga Anda masih dalam intensitas sedang atau zona pembakaran lemak. 

Namun harus diwaspadai bila kondisi Anda sudah memasuki fase berikut.

“Tapi hati-hati, kalau kita nanya jawabnya udah megap-megap, itu intensitasnya sudah terlalu tinggi. Turunin, karena berbahaya,” ujarnya.

Selain itu, intensitas berolahraga dapat diketahui dengan cara lain yaitu menggunakan alat pengukur denyut nadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau punya alat pengukur denyut nadi, kita lihat dari nadi kita. Kalau nadi kita detak jantungnya sudah di zona sedang yaitu di 100 sekian (tergantung umur), kalau zonanya sudah pas di situ, pertahankan kecepatannya di situ,” kata dr. Veranika Darmidy.

Agar mendapatkan tubuh yang sehat, perlu berolahraga secara rutin. Selain menyehatkan, olahraga dapat membuat lebih bugar serta menjaga tubuh lebih segar saat beraktivitas. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

Tabrakan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, mengevakuasi 16 korban meninggal dunia akibat tabrakan maut antara bus ALS dan truk tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu siang (6/5/2026).
Sambil Mengusap Air Mata, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Memeluk Ibu Rani Penerima Bantuan RTLH 2026: Gimana Rasanya?

Sambil Mengusap Air Mata, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Memeluk Ibu Rani Penerima Bantuan RTLH 2026: Gimana Rasanya?

Momen paling emosional terjadi saat Gubernur Malut Sherly Tjoanda tiba dan melihat langsung hasil perubahan rumah ibu Rani, penerima program RTLH 2026
Indonesia Akan Terbitkan “Panda Bond” Bulan Depan, Purbaya Tak Mau Bergantung pada Negara Barat

Indonesia Akan Terbitkan “Panda Bond” Bulan Depan, Purbaya Tak Mau Bergantung pada Negara Barat

Instrumen utang Panda Bond akan menyasar langsung pasar domestik China, demi mengurangi eksposur terhadap kebijakan suku bunga dan arah ekonomi negara-negara Barat, khususnya AS.
KAI Ungkap 17 Orang Korban Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan

KAI Ungkap 17 Orang Korban Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur Masih Jalani Perawatan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) membeberkan kondisi korban yang dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Bekasi Timur.
Masih Ingat Muchlis Hadi, Eks Wonderkid Persib yang Hilang Ditelan Bumi? Ternyata Terlibat Skandal Tendangan Kungfu Bhayangkara U-20 Hingga Komdis PSSI Turun Tangan

Masih Ingat Muchlis Hadi, Eks Wonderkid Persib yang Hilang Ditelan Bumi? Ternyata Terlibat Skandal Tendangan Kungfu Bhayangkara U-20 Hingga Komdis PSSI Turun Tangan

Komite Disiplin PSSI resmi memberikan hukuman pada setiap yang terlibat dalam skandal tendangan kungfu yang terjadi di laga Bhayangkara FC melawan Dewa United di Elite Pro Academy U-20. 
Orang Dekat Marc Marquez ini Ragu Mereka Bisa Reuni di Honda, Ia Yakin Sang Juara Bertahan akan...

Orang Dekat Marc Marquez ini Ragu Mereka Bisa Reuni di Honda, Ia Yakin Sang Juara Bertahan akan...

Mantan kepala kru Honda, Santi Hernandez, meragukan peluang kembali bekerja dengan Marc Marquez di pabrikan Jepang itu.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT